Iklan

Pertanyaan

   Gerobak itu bentuknya persegi panjang, dua setengah meter panjangnya. Keseluruhan sisi gerobak berbahan seng yang mulai berkarat itulah tempat tinggalnya. Dalam kerentaannya, bibir keringnya selalu gemelutuk … istrinya, kakinya …, kepalanya …, tubuhnya selalu meminta untuk berbaring. Dan gerobak itu menjadi tempat satu-satunya ia membaringkan diri.space

Kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….

Kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….space

  1. memanggil-manggil, gerak-gerak, kantuk-mengantukspace

  2. memanggil-manggil, menggerak-gerak, mengantuk-atukspace

  3. memanggil-manggil, bergerak-gerak, terkantuk-kantukspace

  4. memanggil-manggil, menggerak-gerakkan, terkantuk-kantukspace

  5. memanggil-manggil, gerak-gerakan, terantuk-antukspace

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

07

:

07

Klaim

Iklan

A. Pusporini

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah pilihan C.

jawaban yang tepat adalah pilihan C.space

Pembahasan

Teks di atas termasuk teks cerita pendek. Teks cerita pendek atau disingkat cerpen adalah bentuk karya sastra berupa prosa yang menggambarkan suatu tokoh serta lingkungannya, disertai berbagai permasalahan yang menimpa para tokoh tersebut serta bagaimana solusi untuk memecahkan permasalahan itu. Salah satu kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks cerpen adalah penggunaan kata ulang. Kata ulang adalah bentuk kata yang mengalami pengulangan pada kata dasar. Jenis-jenis kata ulang beraneka ragam, di antaranya: Dwipurwa ialah kata ulang sebagian. Kata ulang jenis mengalami suatu perulangan pada sebagian katanya saja. Misalnya yaitu leluasa, sesaji, dedaunan, leluhur, pepohonan dan lain sebagainya.kata ulang utuh, sebagian, dan berubah bunyi. Dwilingga ialah kata ulang menyeluruh. Kata ulang jenis yang satu ini ialah kata yang mengalami suatu pengulangan secara keseluruhan. Misalnya yaitu b apak–bapak, anak–anak, laki-laki, buku–buku , dan lain sebagainya. Kata ulang berubah bunyi ialah jenis kata ulang yang mengalami suatu perulangan disertai dengan suatu perubahan bunyi pada sebagian kata. Misalnya yaitu teka–teki, mondar–mandir, gotong–royong, sayur–mayur, dan lain sebagainya. Kata ulang berimbuhan ialah jenis kata ulang yang terjadi akibat suatu penambahan imbuhan pada sebagian kata. Misalnya pada t arik–menarik, maaf–memaafkan, pukul–memukul, putar–memutar, dan lain sebagainya. Kata ulang semua ialah jenis kata ulang yang mengalami suatu proses pengulangan seluruhnya tetapi tidak bisa dipisahkan, misalnya pada kupu–kupu, laba–laba, umang–umang, pura–pura, lain sebagainya. Berikut ini adalah analisis penggunaan kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas, yaitu: Kata ulang yang tepat untuk kalimat rumpang pertama yang berbunyi "Dalam kerentaannya, bibir keringnya selalu gemelutuk .... istrinya" dapat dilengkapi dengan kata ulang berimbuhan "memanggil-manggil" karena menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang. Kata ulang yang tepat untuk kalimat rumpang kedua yang berbunyi "kakinya …," dapat dilengkapi dengan kata ulang berimbuhan "bergerak-gerak" karena menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang. Kata ulang yang tepat untuk kalimat rumpang ketiga yang berbunyi "kepalanya…," dapat dilengkapi dengan kata ulang berimbuhan "terkantuk-kantuk" karena menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang. Berdasarkan analisis di atas, kata ulang yang tepat untuk teks tersebut adalah memanggil-manggil, bergerak-gerak, dan terkantuk-kantuk. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

Teks di atas termasuk teks cerita pendek. Teks cerita pendek atau disingkat cerpen adalah bentuk karya sastra berupa prosa yang menggambarkan suatu tokoh serta lingkungannya, disertai berbagai permasalahan yang menimpa para tokoh tersebut serta bagaimana solusi untuk memecahkan permasalahan itu.

Salah satu kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks cerpen adalah penggunaan kata ulang. Kata ulang adalah bentuk kata yang mengalami pengulangan pada kata dasar. Jenis-jenis kata ulang beraneka ragam, di antaranya:

  • Dwipurwa ialah kata ulang sebagian. Kata ulang jenis mengalami suatu perulangan pada sebagian katanya saja. Misalnya yaitu leluasa, sesaji, dedaunan, leluhur, pepohonan dan lain sebagainya.kata ulang utuh, sebagian, dan berubah bunyi.
  • Dwilingga ialah kata ulang menyeluruh. Kata ulang jenis yang satu ini ialah kata yang mengalami suatu pengulangan secara keseluruhan. Misalnya yaitu bapak–bapak, anak–anak, laki-laki, buku–buku, dan lain sebagainya.
  • Kata ulang berubah bunyi ialah jenis kata ulang yang mengalami suatu perulangan disertai dengan suatu perubahan bunyi pada sebagian kata. Misalnya yaitu teka–teki, mondar–mandir, gotong–royong, sayur–mayur, dan lain sebagainya.
  • Kata ulang berimbuhan ialah jenis kata ulang yang terjadi akibat suatu penambahan imbuhan pada sebagian kata. Misalnya pada tarik–menarik, maaf–memaafkan, pukul–memukul,  putar–memutar, dan lain sebagainya.
  • Kata ulang semua ialah jenis kata ulang yang mengalami suatu proses pengulangan seluruhnya tetapi tidak bisa dipisahkan, misalnya pada kupu–kupu, laba–laba, umang–umang, pura–pura, lain sebagainya.

Berikut ini adalah analisis penggunaan kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas, yaitu:

  • Kata ulang yang tepat untuk kalimat rumpang pertama yang berbunyi "Dalam kerentaannya, bibir keringnya selalu gemelutuk .... istrinya"  dapat dilengkapi dengan kata ulang berimbuhan "memanggil-manggil" karena menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang.
  • Kata ulang yang tepat untuk kalimat rumpang kedua yang berbunyi "kakinya …," dapat dilengkapi dengan kata ulang berimbuhan "bergerak-gerak" karena menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang.
  • Kata ulang yang tepat untuk kalimat rumpang ketiga yang berbunyi "kepalanya…," dapat dilengkapi dengan kata ulang berimbuhan "terkantuk-kantuk" karena menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang.

Berdasarkan analisis di atas, kata ulang yang tepat untuk teks tersebut adalah memanggil-manggil, bergerak-gerak, dan terkantuk-kantuk.


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Mfebrian Nur Rohim

Pembahasan tidak menjawab soal Jawaban tidak sesuai Pembahasan tidak lengkap

Iklan

Pertanyaan serupa

Bukti yang menunjukkan bahwa kutipan tersebut mengajarkan nilai-nilai bahwa manusia harus mendermakansebagian hartanya adalah kalimat ...

2

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia