Roboguru

Kalender Jawa Islam diperkenalkan oleh ...

Pertanyaan

Kalender Jawa Islam diperkenalkan oleh ...undefined 

Pembahasan Soal:

Sistem penanggalan Kalender Jawa Islam diperkenalkan oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo yang bertahta di Mataram pada abad ke-16 M. Pada kalender Jawa Islam ini biasanya nama bulan dibuat berdasarkan nama bulan pada tahun Hijriyah seperti Rejeb dari Rajab, Ruwah dari (Sya'ba), dll. Penciptaan kalender Jawa Islam ini adalah salah satu upata akulturasi agama dengan budaya. Hal ini dilakukan agar masyarakat di Jawa dapat lebih cepat menerima agama Islam. Hal ini dikarenakan konsep agama yang dijadikan sebagai identitas yang melekat dengan budaya, sebagai jiwa manusia itu sendiri. Pada dasarnya perpaduan atau akulturasi agama dan budaya merupakan salah satu cara yang kerap dilakukan untuk menyebarkan sebuah agama, salah satunya adalah sistem penanggalan kalender Jawa Islam.

Dengan demikian,  kalender Jawa dikenalkan oleh Sultan Agung.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Jelaskan bukti-bukti kehidupan pengaruh Islam yang masih ada sampai kini!

Pembahasan Soal:

Bukti adanya pengaruh Islam bagi kehidupan masa lalu hingga sekarang dapat dilihat dari berberapa aspek diantaranya:

  1. Dibangunnya masjid yang arsitekturnya perpaduan antara hindu,budha,dan islam
  2. Ditemukannya makam makam islam
  3. Adanya keraton/istana kerajaan kerajaan islam di indonesia yang masih tersisa hingga sekarang
  4. Adanya tradisi/upacara adat budaya islam, seperti grebeg maulud dan tabuik

Dengan demikian, persebaran agama Islam di Nusantara membawa banyak sekali pengaruh terhadap kondisi sosial, ekonomi, politik maupun budaya.

1

Roboguru

Jelaskan bukti-bukti pengaruh Islam dalam sistem kalender!

Pembahasan Soal:

Pada masa Islam di Indonesia, terjadi akulturasi dengan budaya pra Islam (Hindu-Buddha dan kebudayaan asli Indonesia) di berbagai bidang, seperti kesenian, bangunan, sastra, hingga sistem kalender. Akulturasi antara kebudayaan Islam dengan pra Islam dalam sistem kalender dilakukan oleh Sultan Agung. Sistem kalender Islam (Hijriyah) diadopsi oleh Sultan Agung untuk menetapkan tahun Jawa. Tahun Jawa didasarkan pada peredaran bulan (sama dengan Hijriyah) namun permulaan tahun yang digunakan adalah permulaan tahun Saka. Nama-nama bulan Hijriyah kemudian diubah sesuai dengan nama Jawa, seperti Muharam=Sura, Shafar=Sapar, Rabiulawal=Mulud, Rabiultsani=Bakdamulud, Jumadil Ula=Jumadil Awal, Jumadil Tsani=Jumadil Akhir, Rajab=Rejeb, Syaban=Ruwah, Ramadhan=Pasa, Syawal=Sawal, Dzulqadah=Selo, Dzulhijjah=Besar.

Dengan demikian, bukti-bukti pengaruh Islam dalam sistem kalender terlihat dari nama bulan serta penetapan tahun berdasarkan peredaran bulan dan mulai diterapkan pada masa pemerintahan Sultan Agung.

0

Roboguru

Salah satu karya besar Sultan Agung yang berkaitan dengan peradaban Islam adalah...

Pembahasan Soal:

Sultan Agung adalah Sultan Mataram keempat yang memerintah dari tahun 1613 hingga 1645. Seorang sultan sekaligus senapati ing ngalaga (panglima perang) yang terampil ia membangun negerinya dan mengkonsolidasikan kesultanannya menjadi kekuatan teritorial dan militer yang besar. Sultan Agung atau Susuhunan Agung merupakan sebutan gelar dari sejumlah besar literatur yang meriwayatkan karena warisannya sebagai raja Jawa, pejuang, budayawan dan filsuf peletak pondasi Kajawen. Keberadaannya mempengaruhi dalam kerangka budaya Jawa dan menjadi pengetahuan kolektif bersama. Salah satu karya Sultan agung yang berkaitan dengan peradaban Islam adalah sebagai pendiri kalender Jawa yang masih digunakan hingga saat ini. Sistem penanggalan yang digunakan oleh Kesultanan Mataram dan berbagai kerajaan pecahannya serta yang mendapat pengaruhnya. Penanggalan ini memiliki keistimewaan karena memadukan sistem penanggalan Islam, sistem Penanggalan Hindu, dan sedikit penanggalan Julian yang merupakan bagian budaya Barat. Sistem kalender Jawa memakai dua siklus hari yaitu: siklus mingguan yang terdiri dari tujuh hari (Ahad sampai Sabtu, saptawara) dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari lima hari pasaran.space 

Dengan demikian, salah satu karya besar Sultan Agung yang berkaitan dengan peradaban Islam adalah sistem kalender Jawa.space

0

Roboguru

Rumuskan nilai-nilai karakter yang dapat diperoleh setelah belajar perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia!

Pembahasan Soal:

Banyak sekali nilai – nilai karakter yang dapat didapatkan setelah kita mempelajari perkembangan kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia, antara lain: (1) nasionalisme, berasal dari dibuktikannya masa – masa keemasan kerajaan yang berhasil didapatkan dari usaha setiap elemen masyarakat. Gotong royong antara kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak kerajaan dan rakyat. (2) patriotisme, yaitu sebuah rasa rela berkorban untuk membela hak mereka melawan segala bentuk perlawanan dari pihak asing yang ingin merebut apa yang mereka miliki.space space

Jadi kesimpulannya adalah dari perjuangan dan perkembangan kerajaan - kerajaan Islam di Indonesia kita dapat mempelajari bahwa adanya rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

0

Roboguru

Buatlah penjelasan dan Rumuskan nilai-nilai karakter yang dapat diperoleh setelah belajar perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia! Nilai apa saja yang sekiranya dapat kamu amalkan

Pembahasan Soal:

Kerajaan-kerajan Islam sebagai pusat kekuasaan di Indonesia sangat jelas berpengaruh dalam proses Islamisasi dan pendidikan Islam di Indonesia, yaitu sebagai suatu wdah atau lembaga yang dapat mempermudah penyebaran Islam di Indonesia. Ketika kekuasaaan politik Islam semakin kokoh dengan munculnya kerajan-kerajaan Islam, pendidikan semakin memperoleh perhatian, karena kekuataan poltik di gabungkan dngan semangat para mubaligh (pengajar agama) untuk mengajarkan Islam merupakan cara mempercepat tersebarnya Islam di wilayah Indonesia. Nilai-nilai karakter dari perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah adanya Nasionalisme, yaitu rasa cinta raja dan rakyat terhadap kerajaan atau kesultananya. Dibuktikan dengan masa-masa keemasan atau kejayaan kerajaan yang merupakan hasil dari kerjasama antara raja dan rakyatnya. Dan adanya Patriotisme, yaitu rasa rela berkorban raja dan rakyatnya untuk kerajaannya. Dibuktikan dengan perlawanan-perlawanan yang dilakukan untuk menghadapai penjajahan dari Belanda (VOC). Nilai-nilai karakter yang dapat diperoleh setelah belajar perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Dapat mengetahui sejarah perkembangan Islam di negara Indonesia.
  2. Lebih menghargai tentang nilai-nilai agama Islam, serta para penganut agama muslim di Indonesia.
  3. Lebih mengenali kekayaan akulturasi di Indonesia
  4. Kita bisa meniru keberanian leluhur kita dalam menyebarkan Islam.


Dengan demikian Nilai-nilai karakter yang dapat diperoleh setelah belajar perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia dapat mengetahui sejarah perkembangan Islam di negara Indonesia, lebih menghargai tentang nilai-nilai agama Islam, lebih mengenali kekayaan akulturasi di Indonesia, dan kita bisa meniru keberanian leluhur kita dalam menyebarkan Islam.space space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved