Roboguru

Josep Bros Tito merupakan salah satu pendiri Gerakan Non Blok yang berasal dari Yugoslavia. Pada masa kepemimpinannya Yugoslavia sangat diperhitungkan khususnya dikawasan Balkan, namun setelah Josep Bos Tito meninggal dunia, Yugoslavia dirundung konflik politik yang berkepanjangan. Hal ini disebabkan ....

Pertanyaan

Josep Bros Tito merupakan salah satu pendiri Gerakan Non Blok yang berasal dari Yugoslavia. Pada masa kepemimpinannya Yugoslavia sangat diperhitungkan khususnya dikawasan Balkan, namun setelah Josep Bos Tito meninggal dunia, Yugoslavia dirundung konflik politik yang berkepanjangan. Hal ini disebabkan ....

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Yugoslavia adalah sebuah negara republik yang pernah eksis pada tahun 1943 hingga 1992. Yugoslavia merupakan negara federal dengan enam negara bagian dan dua daerah otonomi khusus. Kejayaan Yogoslavia pada masa pemerintahan Josep Broz Tito. Namun, sepeninggalnya muncul berbagai masalah sosial dan politik yang menyebabkan keruntuhan Yugoslavia. Beberapa faktor yang menjadi latar belakang keruntuhan Yugoslavia adalah adanya Vacuum of Power (kekosongan kekuasaan) di Yugoslavia, tidak ada figur pemimpin yang ideal pengganti Josep Broz Tito, terjadinya perpecahan antar-etnis di Yugoslavia, dan runtuhnya kekuatan komunisme pada akhir dekade 1980-an. Pada saat  Joseph Broz Tito meninggal, Yugoslavia kehillangan sosok pemimpin sehingga menyebabkan terjadinya konflik antar keenam republik tersebut. Puncak awal konflik Politik terjadi pada 1991, dimana Slovenia dan Kroasia menarik anggotanya dari pemerintahan Yugoslavia. Hal ini semakin diperparah dengan Slovenia dan Kroasia memproklamirkan kemerdekaan dan kedaulatannya secara sepihak yang diikuti dengan pembentukan mata uang sendiri, termasuk pembentukan Angkatan Bersenjata dan penentuan tapal batas wilayah negara sendiri. Hal inipun diikuti oleh negara Republik lainnya.

Dengan demikian, konflik berkepanjangan Yugoslavia disebabkan oleh konflik antar etnis yang berujung pada pemerintahan masing-masing.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

E. Mar'Atus

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pada saat terjadi Perang Dingin, Indonesia merupakan salah satu pelopor dari GNB. Namun, pada saat itu pemimpin Indonesia Soekarno terkenal bersahabat dengan J.F Kennedy (Presiden AS) dan berhubungan ...

Pembahasan Soal:

Presiden Soekarno memang terkenal sangat dekat dengan J.F. Kennedy selaku Presiden Amerika Serikat dan Presiden Uni Soviet, yaitu Nikita Khrushchev. Hubungan Presiden Soekarno dengan dua negara yang sedang berselisih pada masa Perang Dingin tersebut dilaksanakan agar dapat membantu Indonesia. Hal ini tercermin dengan Kennedy yang ingin membantu Indonesia dalam penyelesaian Irian Barat dari Belanda. Sementara hubungan dengan Khrushchev membuat Indonesia mendapatkan berbagai macam persenjataan yang digunakan untuk operasi militer dalam merebut Irian Barat. Bersahabat dan menjalin hubungan dengan negara yang sedang berselisih itu sah-sah saja, apalagi untuk kepentingan politik Indonesia sendiri. Namun, yang harus diperhatikan adalah Presiden Soekarno tidak boleh memihak salah satu diantara dua blok yang sedang berseteru pada masa Perang Dingin. Hal ini karena Indonesia menganut politik luar negeri yang bebas dan aktif serta Indonesia termasuk ke dalam anggota Gerakan Non-Blok yang tidak memihak blok manapun.

Jadi, hubungan antara Soekarno dengan J.F. Kennedy selaku Presiden Amerika Serikat dan Nikita Krushcev selaku Presiden Uni Soviet pada masa Perang Dingin sah-sah saja. Namun, Indonesia harus tetap pada pendiriannya, yaitu tidak memihak blok manapun. space

Roboguru

Berikut ini yang tidak termasuk negara-negara penyelenggara konferensi KTT Nonblok yaitu ....

Pembahasan Soal:

KTT Non-Blok adalah konferensi tingkat tinggi yang dilakukan oleh negara-negara yang menganut prinsip politik tidak terikat oleh blok manapun saat terjadinya Perang Dingin. Adapun negara-negara yang telah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) Non-Blok termasuk Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, Kuba, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Jawaharlal Nehru merupakan salah satu tokoh pemrakarsa terbentuknya ....

Pembahasan Soal:

Diketahui bahwa Jawaharlal Nehru merupakan Perdana Menteri India yang menjabat dari tahun 1947-1964. Setelah Perang Dunia-II, terjadi perebutan pengaruh antara dua negara besar atau biasa disebut dengan Perang Dingin (Cold War). Akibatnya, negara-negara di dunia terbagi  menjadi 2 blok, yakni blok Barat di bawah pimpinan Amerika Serikat dan blok Timur dibawah pimpinan Uni Soviet. Dari perebutan pengaruh ini, terjadi berbagai konflik di dunia negara ketiga (Asia, Afrika dan Amerika Latin) khususnya di Asia terjadi perang Korea dan perang Vietnam. Dalam kondisi seperti ini, muncul kesadaran yang kuat dari para pemimpin dunia ketiga saat itu untuk tidak terseret dalam persaingan antara kedua blok tersebut.

Dengan dipelopori oleh lima pemimpin negara Indonesia, India, Pakistan, Burma dan Sri Lanka. Terselenggara sebuah pertemuan pertama di Kolombo (Sri Lanka) pada 28 April-2 Mei 1952, dilanjutkan dengan pertemuan di Istana Bogor pada 29 Desember 1954. Dua konferensi diatas merupakan cikal bakal dari terselenggaranya Konferensi Asia-Afrika /KAA di Bandung pada 18 April-25 April 1955 yang dihadiri oleh wakil dari 29 negara Asia dan Afrika. KAA di Bandung merupakan proses awal lahirnya GNB. Tujuan KAA adalah mengidentifikasi dan mendalami masalah-masalah dunia waktu itu dan berusaha memformulasikan kebijakan bersama negara-negara yang baru merdeka tersebut pada tataran hubungan internasional. Sejak saat itu proses pendirian GNB semakin mendekati kenyataan, dan proses ini tokoh-tokoh yang memegang peran kunci sejak awal adalah Presiden Mesir Ghamal Abdul Naser, Presiden Ghana Kwame Nkrumah, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, Presiden Indonesia Soekarno, dan Presiden Yugoslavia Josep Broz Tito. Kelima tokoh ini kemudian dikenal sebagai para pendiri GNB. Dengan demikian, Jawaharal Nehru merupakan salah satu tokoh pemrakarsa terbentuknya Gerakan Non-Blok (GNB).

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Perhatikan pernyataan di bawah ini! Sebagai pelopor terbentuknya gerakan Non Blok Aktif dalam persiapan pembentukan KTT Non Blok pertama di Beograd Menjadi tuan rumah kegiatan KTT X GNB pada tahu...

Pembahasan Soal:

Gerakan Non-Blok (GNB) merupakan sebuah gerakan dari negara-negara di dunia ketiga yang tercipta saat perang dingin pada tahun 1961. Gerakan ini hadir karena negara bekas jajahan barat yang baru merdeka enggan memihak kedua blok, baik Amerika maupun Rusia. Gerakan ini beranggotakan negara-negara berkembang yang baru merdeka dari jajahan bangsa barat, salah satunya Indonesia. Adapun peran Indonesia dalam Gerakan Non Blok, antara lain:

  1. Sebagai pelopor terbentuknya gerakan Non Blok
    Indonesia menjadi salah satu penggagas Gerakan Non-Blok yang dirintis oleh beberapa pemimpin negara. Para pemimpin negara yang terlibat di antaranya, Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito, PM India Jawaharlal Nehru, Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser, PM sekaligus Presiden Ghana Kwame Nkrumah, dan Presiden Indonesia Soekarno. 
  2. Aktif dalam persiapan pembentukan KTT Non Blok pertama di Beograd
    Sebagai salah satu penggagas, Indonesia tentunya juga aktif dalam persiapan pembentukan KTT Non Blok pertama di Beogard pada September 1961.
  3. Menjadi tuan rumah kegiatan KTT X GNB pada tahun 1992
    Indonesia menjadi ketua dan penyelenggaraan KTT GNB ke X yang berlangsung pada 1-7 September 1992 di Jakarta dan Bogor.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Perwakilan Indonesia yang hadir sekaligus menjadi tokoh pendiri dari Gerakan Non-Blok adalah ….

Pembahasan Soal:

Pada saat dunia berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan akibat adanya Perang Dingin. Beberapa tokoh dan kepala negara berupaya membangun sebuah kekuatan yang menjadi penengah dan tidak ikut terlibat dalam konflik tersebut. Dalam KTT Beograd yang diselenggarakan pada tahun 1961. lima kepala negara berkumpul dan memprakarsai terbentuknya Gerakan Non-Blok. Adapun lima negara tersebut adalah Yugoslavia yang diwakili Josip Broz Tito, India yang diwakili oleh Jawaharlal Nehru, Indonesia yang diwakili oleh Ir. Sukarno, Mesir yang diwakili oleh Gamal Abdul Nasser dan Ghana yang diwakili oleh Kwame Nkrumah.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D. undefined 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved