pH campuran yang terjadi dari50 mL larutan KOH 0,5 M yang dicampur dengan 50 mL larutan CH 3 COOH 0,5 M adalah 9 + log 5.
pH campuran yang terjadi dari 50 mL larutan KOH 0,5 M yang dicampur dengan 50 mL larutan CH3COOH 0,5 M adalah 9 + log 5.
Pembahasan
pH campuran50 mL larutan KOH 0,5 M dengan 50 mL larutan CH 3 COOH 0,5 M adalah 9 + log 5.
Hidrolisis adalah istilah umum untuk reaksi zat dengan air (hidrolisis berasal dari kata hidro yang berarti air dan lisis yang berarti peruraian ). Menurut konsep ini, komponen garam (kation atau anion) yang berasal dari asam lemah atau basa lemah bereaksi dengan air (terhidrolisis) membentuk ion H + atau ion OH − . Jika hidrolisis menghasilkan ion H + maka larutan bersifat asam, tetapi jika hidrolisis menghasilkan ion OH − maka larutan bersifat basa.
Reaksi antara larutan KOH dan CH 3 COOH pada soal di atas merupakanreaksi penetralan asam basa, dimana berlaku mol H + = mol OH − . Pada soal di atas, terjadi reaksi penetralan antara CH 3 COOH (asam lemah) dengan KOH (basa kuat), maka akan terbentuk senyawa garam yang bersifat basa.
Langkah-langkah penyelesaian soal di atas adalan sebagai berikut.
Menentukan mol senyawa-senyawa pereaksi.
mol KOH mol KOH mol KOH mol CH 3 COOH mol CH 3 COOH = = = = = M × volume 0 , 5 M × 50 mL 25 mmol mol KOH 25 mmol
Menentukan mol garam yang terbentuk.
Menghitung molaritas garam yang terbentuk.
M . CH 3 COOK M . CH 3 COOK M . CH 3 COOK M . CH 3 COOK = = = = volume total mol CH 3 COOK 50 mL + 50 mL 25 mmol 100 mL 25 mmol 0 , 25 M
Menghitung pH larutan garam.
[ OH − ] [ OH − ] [ OH − ] [ OH − ] pOH pOH pOH pH + pOH pH pH pH = = = = = = = = = = = K a K w × M 1 0 − 6 1 0 − 14 × 25 ⋅ 1 0 − 2 25 × 1 0 − 10 5 × 1 0 − 5 − lo g [ OH − ] − lo g 5 × 1 0 − 5 5 − lo g 5 14 14 − pOH 14 − ( 5 − lo g 5 ) 9 + lo g 5
Dengan demikian,pH campuran yang terjadi dari50 mL larutan KOH 0,5 M yang dicampur dengan 50 mL larutan CH 3 COOH 0,5 M adalah 9 + log 5.
pH campuran 50 mL larutan KOH 0,5 M dengan 50 mL larutan CH3COOH 0,5 M adalah 9 + log 5.
Hidrolisis adalah istilah umum untuk reaksi zat dengan air (hidrolisis berasal dari kata hidro yang berarti air dan lisis yang berarti peruraian). Menurut konsep ini, komponen garam (kation atau anion) yang berasal dari asam lemah atau basa lemah bereaksi dengan air (terhidrolisis) membentuk ion H+ atau ion OH−. Jika hidrolisis menghasilkan ion H+ maka larutan bersifat asam, tetapi jika hidrolisis menghasilkan ion OH− maka larutan bersifat basa.
Reaksi antara larutan KOH dan CH3COOH pada soal di atas merupakan reaksi penetralan asam basa, dimana berlaku mol H+ = mol OH−. Pada soal di atas, terjadi reaksi penetralan antara CH3COOH (asam lemah) dengan KOH (basa kuat), maka akan terbentuk senyawa garam yang bersifat basa.
Langkah-langkah penyelesaian soal di atas adalan sebagai berikut.