Roboguru

Jelaskan tujuan pelaksanaan politik luar negeri bebas-aktif pada masa awal kemerdekaan (1945-1949) !

Pertanyaan

Jelaskan tujuan pelaksanaan politik luar negeri bebas-aktif pada masa awal kemerdekaan (1945-1949) !

Pembahasan Soal:

Politik Luar Negeri adalah upaya pencapaian kepentingan-kepentingan nasional melalui kebijakan yang berhubungan dengan negara lain. Politik luar negeri yang diterapkan suatu negara dapat mencerminkan kondisi dalam negeri negara tersebut. Pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia 1945-1949, Indonesia mempunyai prioritas kepentingan nasional untuk memperoleh kedaulatan secara penuh serta mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional, khususnya Belanda. Oleh karena itu, politik luar negeri Indonesia diarahkan pada usaha-usaha untuk mencari simpati dan berhubungan baik dengan negara-negara maju serta negara dunia ketiga.

Dengan demikian, tujuan pelaksanaan politik luar negeri bebas-aktif pada masa awal kemerdekaan (1945-1949) diarahkan pada usaha-usaha untuk mencari simpati dan berhubungan baik dengan negara-negara maju serta negara dunia ketiga.undefined

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan kutipan berikut! "Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketert...

Pembahasan Soal:

Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Tujuan Nasional Negara Republik Indonesia tertuang dalam alinea keempat, yaitu "..melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial...". Dari alinea tersebut, dapat disimpulkan bahwa tujuan nasional berdasarkan Pancasila, yaitu: 

  • melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,
  • memajukan kesejahteraan umum,
  • mencerdaskan kehidupan bangsa serta
  • ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Dengan tujuan di atas, maka jelaslah landasan konstitusional politik luar negeri Indonesia yang berarti Indonesia harus memperjuangkan hak dan perdamaian dunia.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

1

Roboguru

Dalam sidang Badan Pekerja KNIP di Yogyakarta pada 2 September 1948 Mohammad Hatta menyampaikan pidato berjudul "Mendayung Antara Dua Karang". Melalui pidato tersebut, Mohammad Hatta menegaskan bahwa ...

Pembahasan Soal:

Keinginan Indonesia pada awal kemerdekaannya untuk tidak memihak dalam perang dingin selain untuk meredakan ketegangan yang ada juga dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional Indonesia saat itu, yaitu mencari dukungan dunia Internasional terhadap perjuangan kemerdekaannya. Oleh karena itu, keterikatan pada salah satu kubu (blok) yang ada belum tentu akan mendatangkan keuntungan bagi perjuangan kemerdekaannya. Karena pada waktu itu negara-negara dari Blok Barat (Amerika) masih ragu-ragu untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia menghadapi Belanda yang juga termasuk salah satu dari Blok Barat. Di lain pihak, para pemimpin Indonesia saat itu juga masih ragu-ragu dan belum dapat memastikan apa tujuan sebenarnya dari dukungan-dukungan yang diberikan negara Blok Timur terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia di forum PBB. Selain itu, Indonesia pada saat itu disibukkan oleh usaha mendapatkan pengakuan atas kedaulatannya, sehingga Indonesia harus berkonsentrasi pada masalah tersebut. Secara resmi politik luar negeri Indonesia baru mendapatkan bentuknya pada saat Wakil Presiden Mohammad Hatta memberikan keterangannya kepada BP KNIP (Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat) mengenai kedudukan politik Indonesia pada bulan September 1948, pada saat itu Hatta mengatakan bahwa.

“………tetapi mestikah kita bangsa Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara kita, harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika. Apakah tidak ada pendirian yang lain yang harus kita ambil dalam mengejar cita-cita kita? Pemerintahan berpendapat bahwa pendirian yang harus kita ambil ialah supaya kita jangan menjadi objek dalam pertarungan politik Internasional, melainkan kita harus menjadi subyek yang berhak menentukan sikap kita sendiri, berhak memperjuangkan tujuan kita sendiri, yaitu Indonesia merdeka seluruhnya.” (Sumber: Sejarah Diplomasi RI dari Masa ke Masa, Deplu, 2004)

Dari pernyataan pidato Mohammad Hatta yang berjudul "Mendayung Antara Dua Karang" tersebut terlihat jelas bahwa Indonesia tidak memihak pada salah satu blok yang ada pada masa itu. Indonesia juga tidak berniat menciptakan blok baru serta memilih bersahabat baik dengan negara-negara di seluruh dunia, baik blok Barat maupun blok Timur.

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah B.

0

Roboguru

Indonesia memilih bersikap netral dan tidak mencampuri urusan dalam negeri-negara lain. Pernyataan tersebut sesuai pelaksanaan politik luar negeri Indonesia, yaitu ....

Pembahasan Soal:

Dalam pergaulan internasional, Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif. Politik luar negeri bebas aktif merupakan cara Indonesia menempatkan diri dalam kerja sama dengan negara-negara lain. Dalam politik luar negeri bebas aktif, Indonesia tidak hanya bersikap netral, tetapi juga aktif dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. Upaya ini ditunjukkan dengan bebas menjalin persahabatan ataupun interaksi dengan semua negara atas dasar saling menghargai. 

Dengan demikian,  bersikap netral dan tidak mencampuri urusan dalam negeri-negara lain merupakan bentuk dari politik luar negeri Indonesia, yaitu politik bebas aktif.

0

Roboguru

Apa yang melatarbelakangi lahirnya politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif?

Pembahasan Soal:

Konsep politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif pertama kali ditawarkan dalam pidato Drs. Moh. Hatta yang berjudul “Mendayung diantara Dua Karang” yang disampaikannya pada tanggal 2 September 1948 di depan KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat). Menurut Hatta, Indonesia seharusnya menentukan sikap tersendiri terhadap pertarungan internasional (Perang Dingin) dan bukan menjadi objek politik internasional.

Dengan demikian latar belakang lahirnya politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif adalah netralitas yang ingin dijaga oleh Indonesia dalam menyikapi konflik Perang Dingin yang terjadi pada saat itu.

0

Roboguru

Politik luar negeri Indonesia pada masa awal kemerdekaan cenderung mengabaikan persoalan blok Barat dan blok Timur. Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

Kemerdekaan Indonesia terjadi pada tahun 1945 yangmana pada tahun itu sedang berlangsung Perang Dingin antara Amerika dengan kapitalismenya (Blok Barat) dan Uni Soviet dengan komunismenya (Blok Timur). Kedua negara tersebut saling berupaya memperluas pengaruhnya ke berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Situasi perang dingin juga turut mempengaruhi kondisi politik Indonesia di awal kemerdekaannya dimana terdapat kelompok yang mendukung agar Indonesia lebih Pro-Barat dan sebaliknya. Perebutan pengaruh antara kedua negara adidaya mengharuskan indonesia memiliki rumusan kebijakan politik luar negerinya sendiri yang tidak menyeret Indonesia ke dalam situasi Perang Dingin, tetapi tetap dapat memberikan keuntungan bagi kepentingan nasional.

Hatta yang ketika itu menjabat sebagai Perdana Mentri kemudian memaparkan politik luar negeri Indonesia, yang dikenal dengan istilah Politik Bebas Aktif, pada 2 September 1948. Politik bebas aktif ini bertujuan agar Indonesia tidak menjadi objek pertarungan antara Blok Barat dan Blok Timur, melainkan sebagai subjek yang politik luar negerinya didasarkan atas kepentingan nasional berdasarkan keadaan yang sedang dihadapi.

Dengan demikian politik Indonesia yang bebas dan aktif, membuat negara kita tidak memihak blok Barat maupun Timur pada awal kemerdekaan. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved