Iklan

Pertanyaan

Isomer posisi dari CH 3 ​ CH = CHCH 3 ​ adalah ...

Isomer posisi dari  adalah ...space

  1. C H subscript 2 double bond C H bond C H subscript 2 bond C H subscript 3 

  2. C H subscript 3 bond C H subscript 2 C H subscript 2 bond C H subscript 3 

  3. C H subscript 3 bond C H subscript 2 bond C H subscript 2 bond C H subscript 3 

  4.  

  5.  

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

48

:

00

Klaim

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A.

jawaban yang tepat adalah A.space

Pembahasan

Beberapa senyawa hidrokarbon memiliki isomer gugus fungsi apabila senyawa-senyawa tersebut memiliki rumus molekul yang sama, tetapi dengan gugus fungsi yang berbeda. Isomer posisi adalah kelompok senyawa-senyawa dengan rumus molekul dan gugus fungsi yang sama, tetapi dengan letak gugus fungsi yang berbeda . Pada senyawa hidrokarbon tak jenuh, ikatan rangkap dianggap sebagai gugus fungsi . Sebagai contoh, senyawa alkena dapat berupa senyawa 1-butena dan 2-butena. Senyawa pada soal di atas, yaitu senyawa 2-butena memiliki struktur sebagai berikut. Pada senyawa 2-butena, ikatan rangkap ( ) terletak pada posisi 2, sedangkan dalam senyawa alkena dan alkuna isomer posisi dapat terjadi hanya dengan perbedaan posisi ikatan rangkap. Dalam senyawa butena, posisi ikatan rangkap hanya dapat ditempatkan pada 2 posisi, yaitu pada posisi 1 dan posisi 2. Dengan demikian, maka isomer posisi dari senyawa 2-butena adalah 1-butena dengan struktur sebagai berikut. Dengan demikian, maka isomer posisi dari adalah . Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Beberapa senyawa hidrokarbon memiliki isomer gugus fungsi apabila senyawa-senyawa tersebut memiliki rumus molekul yang sama, tetapi dengan gugus fungsi yang berbeda. Isomer posisi adalah kelompok senyawa-senyawa dengan rumus molekul dan gugus fungsi yang sama, tetapi dengan letak gugus fungsi yang berbeda. Pada senyawa hidrokarbon tak jenuh, ikatan rangkap dianggap sebagai gugus fungsi. Sebagai contoh, senyawa alkena C subscript 4 H subscript 8 dapat berupa senyawa 1-butena dan 2-butena.

Senyawa pada soal di atas, yaitu senyawa 2-butena memiliki struktur sebagai berikut.


C H subscript 3 bond C H double bond C H bond C H subscript 3 


Pada senyawa 2-butena, ikatan rangkap (equals) terletak pada posisi 2, sedangkan dalam senyawa alkena dan alkuna isomer posisi dapat terjadi hanya dengan perbedaan posisi ikatan rangkap. Dalam senyawa butena, posisi ikatan rangkap hanya dapat ditempatkan pada 2 posisi, yaitu pada posisi 1 dan posisi 2. Dengan demikian, maka isomer posisi dari senyawa 2-butena adalah 1-butena dengan struktur sebagai berikut.


C H subscript 2 double bond C H bond C H subscript 2 bond C H subscript 3 


Dengan demikian, maka isomer posisi dari C H subscript 3 C H double bond C H C H subscript 3 adalah C H subscript 2 double bond C H bond C H subscript 2 bond C H subscript 3.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

dwiraahayu dwiraahayu

Makasih ❤️

WindaYolanda

Pembahasan lengkap banget

haldy sirait

Ini yang aku cari!

Hikmah, A

Mudah dimengerti Makasih ❤️

Kiloww

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Senyawa pentena ( C 5 ​ H 10 ​ ) memiliki isomer sebanyak . . . .

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia