Iklan

Pertanyaan

Ion kompleks [ Cu ( CN ) 4 ​ ] 2 − memiliki geometri…

Ion kompleks  memiliki geometri…

  1. tetrahedral

  2. segitiga planar

  3. oktahedral

  4. linear

  5. segiempat planar

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

23

:

03

:

55

Iklan

N. Puji

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Sebelas Maret

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Keberadaan ligan pada ion kompleks ini memegang peran penting dalam hal geometri ion kompleks. Hal ini dapat terjadi, karena adanya perbedaan kekuatan ligan. Ligan itu dibedakan menjadi 2, ada ligan kuat dan juga ada ligan lemah. Berikut ini adalah urutan kekuatannya, Ligan kuat : Ligan lemah : Terlihat disini bahwa ligan CN- merupakan ligan kuat. Untuk ligan kuat seperti ligan CN- dapat terjadi dua kemungkinan, Jika jumlah elektron yang tidak berpasangan pada atom pusat berjumlah genap, maka akan mendesak elektron tersebut untuk berpasangan. Jika jumlah elektron yang tidak berpasangan nya ganjil, maka nanti elektron ini mengalami eksitasi ke orbital lain yang kosong. Disini terdapat atom pusat Cu dengan nomor atom 29, dan bila dihitung, bilangan oksidasi atom pusatnya adalah +2. Muatan ion kompleks = muatan ligan + biloks atom pusat -2 = 4x(-1) + biloks Cu Biloks Cu = +2 Berikut ini adalah konfigurasi elektron dan diagram orbitalnya : Pada ion Cu2+ ini memiliki jumlah elektron yang tidak berpasangan nya ganjil, yaitu sebanyak 1 elektron. Maka nanti elektron ini mengalami eksitasi ke orbital lain yang kosong, seperti ini: Selanjutnya, terdapat 1 orbital kosong pada orbital 3d. Sehingga nanti 4 pasangan elektron dari ligan CN- yang merupakan ligan kuat akan menempati orbital kosong yang dimiliki oleh ion Cu2+. Keempat orbital itu adalah 1 orbital 3d, 1 orbital 4s dan2 orbital 4p, dan nantinya akan terjadi hibridisasi sehingga akan membentuk orbital hibrida dsp2, dimana orbital hibrida ini memiliki geometri segiempat planar.

Keberadaan ligan pada ion kompleks ini memegang peran penting dalam hal geometri ion kompleks. Hal ini dapat terjadi, karena adanya perbedaan kekuatan ligan. Ligan itu dibedakan menjadi 2, ada ligan kuat dan juga ada ligan lemah. 

Berikut ini adalah urutan kekuatannya, 

Ligan kuat : begin mathsize 12px style C O space greater than space C N minus sign space greater than space N O subscript 2 minus sign end subscript space greater than space N H subscript 3 space greater than space S C N to the power of minus sign end style  

Ligan lemah : begin mathsize 12px style H subscript 2 O space greater than space C subscript 2 O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent space greater than space O H minus sign space greater than space F minus sign space greater than space Cl minus sign space greater than space Br minus sign space greater than space I minus sign end style  

Terlihat disini bahwa ligan CN- merupakan ligan kuat.

Untuk ligan kuat seperti ligan CN- dapat terjadi dua kemungkinan, 

  1. Jika jumlah elektron yang tidak berpasangan pada atom pusat berjumlah genap, maka akan mendesak elektron tersebut untuk berpasangan.
  2. Jika jumlah elektron yang tidak berpasangan nya ganjil, maka nanti elektron ini mengalami eksitasi ke orbital lain yang kosong.

Disini terdapat atom pusat Cu dengan nomor atom 29, dan bila dihitung, bilangan oksidasi atom pusatnya adalah +2.

Muatan ion kompleks = muatan ligan + biloks atom pusat

-2 = 4x(-1) + biloks Cu

Biloks Cu = +2

Berikut ini adalah konfigurasi elektron dan diagram orbitalnya :

begin mathsize 12px style Cu presubscript 29 presuperscript blank space equals space open square brackets Ar close square brackets space 4 s to the power of 1 space 3 d to the power of 10 end style   

begin mathsize 12px style Cu presubscript 29 presuperscript blank superscript 2 plus end superscript space equals space open square brackets Ar close square brackets space 4 s to the power of 0 space 3 d to the power of 9 end style   

Pada ion Cu2+ ini memiliki jumlah elektron yang tidak berpasangan nya ganjil, yaitu sebanyak 1 elektron. Maka nanti elektron ini mengalami eksitasi ke orbital lain yang kosong, seperti ini:

begin mathsize 12px style Cu presubscript 29 presuperscript blank superscript 2 plus end superscript space equals space open square brackets Ar close square brackets space 3 d to the power of 8 space 4 s to the power of 0 space 4 p to the power of 1 end style  

Selanjutnya, terdapat 1 orbital kosong pada orbital 3d. Sehingga nanti 4 pasangan elektron dari ligan CN- yang merupakan ligan kuat akan menempati orbital kosong yang dimiliki oleh ion Cu2+. Keempat orbital itu adalah 1 orbital 3d, 1 orbital 4s dan 2 orbital 4p, dan nantinya akan terjadi hibridisasi sehingga akan membentuk orbital hibrida dsp2, dimana orbital hibrida ini memiliki geometri segiempat planar.

Buka akses jawaban yang telah terverifikasi

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Iklan

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!