Iklan

Iklan

Pertanyaan

Hitunglah tekanan uap, titik didih, dan titik beku larutan glukosa 36% dalam air padasuhu 2 5 ∘ C , jika tekanan uap air murni pada suhu adalah 20 mmHg. ( , , dan M r ​ glukosa = 180)

Hitunglah tekanan uap, titik didih, dan titik beku larutan glukosa 36% dalam air pada suhu , jika tekanan uap air murni pada suhu 25 degree C adalah 20 mmHg. (K subscript b italic space air equals 0 comma 52 begin inline style bevelled fraction numerator degree C over denominator molal end fraction end style, K subscript f space air equals 1 comma 86 begin inline style bevelled fraction numerator degree C over denominator molal end fraction end style, dan  glukosa = 180)

Iklan

S. Lubis

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dari data larutan glukosa pada soal diperolehtekanan uap jenuh ,titik didih , dan titik beku .

dari data larutan glukosa pada soal diperoleh tekanan uap jenuh P bold equals bold 18 bold comma bold 9 bold space bold mmHg, titik didih italic T subscript italic b bold equals bold 101 bold comma bold 625 bold degree C, dan titik beku  italic T subscript italic f bold equals bold minus sign bold 5 bold comma bold 813 bold degree C.

Iklan

Pembahasan

Pembahasan

Diketahui 36% glukosa, maka terdapat 64% air sebagai pelarut, adapun massanya sebagai berikut: Langkah awal, menentukan fraksi mol pelarut (air) dengan memperhitungkan mol zat terlarut (glukosa) dan mol zat pelarut (air) terlebih dahulu. Kemudian, menentukan tekanan uap larutan glukosa. Selanjutnya, menentukan titik didih larutan glukosa sebagai larutan non-elektrolit yang tidak dipengaruhi oleh faktor Van't Hoff. sehingga Langkah terakhir, menentukan titik beku larutan glukosa sebagai larutan non-elektrolit yang tidak dipengaruhi oleh faktor Van't Hoff. sehingga Jadi, dari data larutan glukosa pada soal diperolehtekanan uap jenuh ,titik didih , dan titik beku .

Diketahui 36% glukosa, maka terdapat 64% air sebagai pelarut, adapun massanya sebagai berikut:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell m subscript glukosa end cell equals cell 36 over 100 cross times 100 end cell row blank equals cell 36 space gram end cell row cell m subscript air end cell equals cell 64 over 100 cross times 100 end cell row blank equals cell 64 space gram end cell end table 

Langkah awal, menentukan fraksi mol pelarut (air) dengan memperhitungkan mol zat terlarut (glukosa) dan mol zat pelarut (air) terlebih dahulu.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell n subscript glukosa end cell equals cell m over italic M subscript r end cell row blank equals cell 36 over 180 end cell row blank equals cell 0 comma 2 space mol end cell row cell n subscript air end cell equals cell m over italic M subscript r end cell row blank equals cell 64 over 18 end cell row blank equals cell 3 comma 5 space mol end cell end table 

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell X subscript p end cell equals cell fraction numerator n subscript air over denominator n subscript air and n subscript glukosa end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 3 comma 5 over denominator 3 comma 5 plus 0 comma 2 end fraction end cell row blank equals cell 0 comma 945 end cell end table 

Kemudian, menentukan tekanan uap larutan glukosa.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row P equals cell P degree cross times X subscript p end cell row blank equals cell 20 space mmHg cross times 0 comma 945 end cell row blank equals cell 18 comma 9 space mmHg end cell end table 

Selanjutnya, menentukan titik didih larutan glukosa sebagai larutan non-elektrolit yang tidak dipengaruhi oleh faktor Van't Hoff.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell K subscript b cross times m end cell row blank equals cell K subscript b cross times open parentheses n subscript glukosa cross times 1000 over m subscript air close parentheses end cell row blank equals cell 0 comma 52 cross times open parentheses 0 comma 2 cross times 1000 over 64 close parentheses end cell row blank equals cell 1 comma 625 degree C end cell end table 

sehingga

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell T subscript b bond T subscript b degree end cell row cell T subscript b end cell equals cell T subscript b degree plus increment T subscript b end cell row blank equals cell left parenthesis 100 plus 1 comma 625 right parenthesis degree C end cell row blank equals cell 101 comma 625 degree C end cell end table 

Langkah terakhir, menentukan titik beku larutan glukosa sebagai larutan non-elektrolit yang tidak dipengaruhi oleh faktor Van't Hoff.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript f end cell equals cell K subscript f cross times m end cell row blank equals cell K subscript f cross times open parentheses n subscript glukosa cross times 1000 over m subscript air close parentheses end cell row blank equals cell 1 comma 86 cross times open parentheses 0 comma 2 cross times 1000 over 64 close parentheses end cell row blank equals cell 5 comma 813 degree C end cell end table 

sehingga

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript f end cell equals cell T subscript f degree minus sign T subscript f end cell row cell T subscript f end cell equals cell T subscript f degree minus sign increment T subscript f end cell row blank equals cell left parenthesis 0 minus sign 5 comma 813 right parenthesis degree C end cell row blank equals cell negative sign 5 comma 813 degree C end cell end table 

Jadi, dari data larutan glukosa pada soal diperoleh tekanan uap jenuh P bold equals bold 18 bold comma bold 9 bold space bold mmHg, titik didih italic T subscript italic b bold equals bold 101 bold comma bold 625 bold degree C, dan titik beku  italic T subscript italic f bold equals bold minus sign bold 5 bold comma bold 813 bold degree C.

Latihan Bab

Pendahuluan Sifat Koligatif

Penurunan Titik Beku

Kenaikan Titik Didih

Penurunan Tekanan Uap

4rb+

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan ketiga larutan pada gambar di bawah. Larutan manakah yang memiliki tekanan uap paling besar, titik didih paling tinggi, dan titik beku paling tinggi?

1rb+

2.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia