Diketahui :
F1F2F3F4l1l2l3l4========10 N4 N5 N10 N0 m2 m3 m6 m
Ditanya :
τA=....?
Jawab :
Konsep :
Torsi atau momen gaya merupakan perkalian antara lengan gaya dan gaya yang saling tegak lurus.
Lengan gaya merupkan jarak titik gaya ke poros putar.
Momen gaya merupakan vektor, kita gunakan aturan (torsi yang menyebabkan benda berputar searah putaran jarum jam (torsinya bernilai positif), torsi yang menyebabkan benda berputar berlawanan arah putaran jarum jam (torsinya bernilai negatif).
Langkah-langkah pengerjaan :
Langkah 1, menganalisis arah masing-masing torsi.
Gaya F1, tidak menghasilkan torsi karena gayanya berada di poros putar (lengan gayanya nol).
Gaya F2, menghasilkan torsi yang arahnya searah putaran jarum jam (gayanya berada di kanan poros putar dan arah gayanya ke bawah). (+)
Gaya F3, menghasilkan torsi yang berlawanan arah putaran jarum jam (gayanya berada di kanan poros putar dan arah gayanya ke atas). (-)
Gaya F4, menghasilkan torsi yang arahnya searah putaran jarum jam (gayanya berada di kanan poros putar dan arah gayanya ke bawah). (+)
Langkah 2, menentukan resultan torsi.
τA=τ1+τ2−τ3+τ4τA=l1F1+l2F2−l3F3+l4F4τA=(0)(10)+(2)(4)−(3)(5)+(6)(10)τA=0+8−15+60τA=53 Nm
Dengan demikian, torsi dengan poros putar di titik A sebesa 53 Nm dan arahnya searah putaran jarum jam (resultannya bernilai positif)