Kita akan menggambar ketiga grafik tersebut dengan terlebih dahulu menentukan dua titik yang dilalui masing-masing grafik.
Untuk grafik
, titik potong dengan sumbu-
diperoleh dengan mensubstitusikan 

sehingga diperoleh titik
.
Dan titik potong dengan sumbu-
diperoleh dengan mensubstitusikan 

sehingga diperoleh titik
.
Dengan menggambarkan kedua titik tersebut dan menghubungkannya dengan satu garis lurus, diperoleh grafik sebagai berikut:

Selanjutnya, untuk grafik
, titik potong dengan sumbu-
diperoleh dengan mensubstitusikan 

sehingga diperoleh titik
.
Dan titik potong dengan sumbu-
diperoleh dengan mensubstitusikan 

sehingga diperoleh titik
.
Dengan menggambarkan kedua titik tersebut di bidang koordinat yang sama dan menghubungkannya dengan satu garis lurus, diperoleh grafik sebagai berikut:

Terakhir, untuk grafik
, titik potong dengan sumbu-
diperoleh dengan mensubstitusikan 

sehingga diperoleh titik
.
Dan titik potong dengan sumbu-
diperoleh dengan mensubstitusikan 

sehingga diperoleh titik
.
Dengan menggambarkan kedua titik tersebut di bidang koordinat yang sama dengan kedua grafik sebelumnya dan menghubungkannya dengan satu garis lurus, diperoleh grafik sebagai berikut:

Perhatikan bahwa terdapat perubahan dari
menjadi
, yaitu dari grafik
(hijau) menjadi grafik
(oren). Terlihat bahwa grafik oren berada di atas grafik hijau, dan titik potong sumbu-
grafik oren berada
satuan di atas titik potong sumbu-
grafik hijau. Lalu perhatikan juga bahwa terdapat perubahan dari
menjadi
, yaitu dari grafik
(hijau) menjadi grafik
(biru). Terlihat bahwa grafik biru berada di bawah grafik hijau, dan titik potong sumbu-
grafik biru berada
satuan di bawah titik potong sumbu-
grafik hijau.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai
maka letak grafik garis lurus akan semakin ke atas, begitu pula sebaliknya.