Roboguru

Gambarkan struktur Lewis pembentukan molekul asam sulfat (H2​SO4​) dan gas SO3​.

Pertanyaan

Gambarkan struktur Lewis pembentukan molekul asam sulfat open parentheses H subscript 2 S O subscript 4 close parentheses dan gas S O subscript 3.space 

Pembahasan Soal:

Struktur Lewis adalah struktur yang menggambarkan ikatan antar atom dalam suatu molekul menggunakan penggambaran titik sebagai elekktron valensinya. Untuk menggambarkan struktur Lewis, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Molekul H subscript bold 2 S O subscript bold 4 

  1. Tentukan terlebih dahulu elektron valensi atom yang terlibat. Pada molekul H subscript 2 S O subscript 4, terdapat unsur H, S, dan O dengan nomor atom masing-masing 1, 16, dan 8.

    H presubscript 1 equals 1 s to the power of 1 S presubscript 16 equals open square brackets Ne close square brackets space 3 s squared space 3 p to the power of 4 O presubscript 8 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 4  
     
  2. Berdasarkan konfigurasi elektron tersebut, elektron valensi H, S, dan O berturut-turut adalah 1, 6, dan 6; molekul H subscript 2 S O subscript 4 terdiri dari 2 atom H, 1 atom S dan 4 atom O, maka total elektron valensi yang akan digambarkan adalah 2 plus 6 plus 24 equals 32, buat kerangka strukturnya dengan atom S sebagai atom pusat seperti berikut,
  3. Kemudian gambarkan pasangan elektron dimulai dari antar atom yang berikatan seperti berikut,
  4. Sisanya, 16 elektron lain digambarkan pada masing-masing atom sebagai pasangan elektron tak berikatan (sesuaikan dengan elektron valensi masing-masing atom).
  5. Semua atom O dan S sudah oktet (8 elektron valensi) setelah berikatan sedangkan untuk H duplet (2 elektron valensi). Namun, perlu diketahui bahwa, 1 atom S dapat menggunakan sampai 12 elektron dalam berikatan, sehingga kita sering menemukan penyimpangan aturan oktet untuk molekul-molekul yang mengandung atom S. Oleh sebab itu, untuk mengecek apakah struktur tersebut sudah benar atau belum, dapat dihitung muatan formal masing-masing atomnya. 
     
  6. Muatan formal (MF) adalah muatan elektronik nyata dari setiap atom dalam molekul dan dapat digunakan untuk menilai struktur Lewis.

    MF double bond e to the power of minus sign valensi bond Σe to the power of minus sign bebas bond Σe to the power of minus sign berikatan 

    Muatan formal atom H:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 1 minus sign 0 minus sign 1 end cell row blank equals 0 end table 

    Muatan formal atom O yang berikatan dengan S dan H:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 4 minus sign 2 end cell row blank equals 0 end table  

    Muatan formal atom O yang hanya berikatan dengan atom S:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 6 minus sign 1 end cell row blank equals cell negative sign 1 end cell end table 

    Muatan formal atom S:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 0 minus sign 4 end cell row blank equals cell plus 2 end cell end table 

    Muatan formal S dan O dapat diminimalisir (agar mendekati atau sama dengan 0) dengan cara memindahkan posisi elektron-elektron menjadi seperti berikut,

    Sehingga muatan formal atom O yang terikat hanya pada S menjadi:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 4 minus sign 2 end cell row blank equals 0 end table 

    dan muatan formal atom S:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 0 minus sign 6 end cell row blank equals 0 end table 

    Demikian, struktur ini lebih sesuai.
     

Molekul S O subscript bold 3 

  1. Tentukan terlebih dahulu elektron valensi atom yang terlibat. Pada molekul S O subscript 3, terdapat unsur S dan O dengan nomor atom masing-masing 16 dan 8.

    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell S presubscript 16 end cell equals cell open square brackets Ne close square brackets space 3 s squared space 3 p to the power of 4 end cell row cell O presubscript 8 end cell equals cell 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 4 end cell end table 
      
  2. Berdasarkan konfigurasi elektron tersebut, elektron valensi  S dan O adalah 6, molekul S O subscript 3 terdiri dari 1 atom S dan 3 atom O, maka total elektron valensi yang akan digambarkan adalah 6 plus 18 equals 24, buat kerangka strukturnya dengan atom S sebagai atom pusat seperti berikut,
  3. Kemudian gambarkan pasangan elektron dimulai dari antar atom yang berikatan seperti berikut,
  4. Sisanya, 18 elektron lain digambarkan pada masing-masing atom sebagai pasangan elektron tak berikatan (sesuaikan dengan elektron valensi masing-masing atom).
  5. Sama seperti molekul H subscript 2 S O subscript 4, karena atom S biasanya dapat membentuk struktur yang tidak sesuai dengan aturan oktet, maka kita hitung muatan formal masing-masing atomnya terlebih dahulu. 
     
  6. MF double bond e to the power of minus sign valensi bond Σe to the power of minus sign bebas bond Σe to the power of minus sign berikatan 

    Maka, muatan formal atom O:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 6 minus sign 1 end cell row blank equals cell negative sign 1 end cell end table 

    muatan formal atom S:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 0 minus sign 3 end cell row blank equals cell plus 3 end cell end table  

    Karena muatan formal atom O dan S berbeda terlalu jauh, maka muatan formal ini harus diminimalkan, yaitu dengan memindahkan sepasang elektron pada atom O ke dekat S, seperti berikut,

    Nuatan formal atom O (bagian bawah) menjadi:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 4 minus sign 2 end cell row blank equals 0 end table 

    Sedangkan muatan formal atom S:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 0 minus sign 4 end cell row blank equals cell plus 2 end cell end table 

    Dengan demikian, jika perlakuan yang sama diberikan pada atom O lainnya (bagian kanan dan kiri)

    maka aturan oktet untuk O tidak berubah dengan MF = 0, serta MF atom S menjadi:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row MF equals cell 6 minus sign 0 minus sign 6 end cell row blank equals 0 end table 

    Dengan demikian, struktur ini lebih sesuai.
     

Jadi, struktur Lewis dari H subscript bold 2 S O subscript bold 4 adalah  sedangkan untuk  S O subscript bold 3 adalah .

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

Q. 'Ainillana

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 02 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Diketahui nomor atom C = 6, N = 7, O = 8, P = 15, S = 16, Cl = 17, dan Br = 35. Senyawa-senyawa berikut yang mengikuti kaidah oktet kecuali ....

Pembahasan Soal:

Kaidah oktet merupakan suatu kaidah sederhana dalam kimia yang menyatakan bahwa atom cenderung bereaksi dengan unsur lain untuk memiliki delapan elektron valensi dan berubah menjadi stabil. 

Kaidah duplet merupakan kecenderungan atom bereaksi dengan unsur lain untuk memiliki 2 elektron dan berubah menjadi stabil.

Untuk memenuhi kaidah oktet atau duplet dapat dicapai dengan melepaskan, menangkap, atau memasangkan elektron.

  • P Cl subscript 5

Senyawa P Cl subscript 5 tersusun dari unsur P dan unsur Cl. Nomor atom dari unsur P adalah 15 sehingga konfigurasi elektronnya adlah 2 8 5. Nomor atom dari unsur Cl adalah Br sehingga konfigurasi elektronnya adalah 2 8 7.

Untuk membentuk senyawa P Cl subscript 5, atom P dengan Cl berikatan membentuk ikatan kovalen di mana 1 atom P berikatan dengan 5 atom Cl sehingga atom P menerima 5 elektron dari atom Cl yang kemudian digunakan bersama untuk saling berikatan.

Struktur lewis dari P Cl subscript 5 digambarkan sebagai berikut:



Berdasarkan struktur lewis, atom P memunuhi tidak kaidah oktet dengan jumlah elektronnya sebanyak 10 yang dimana 5 elektron berasal dari atom P dan 5 elektron lainnya berasal dari 5 atom Cl yang berikatan dengan atom P. Atom Cl memenuhi kaidah oktet dengan jumlah elektronnya sebanyak 8 yang dimana 7 elektron berasal dari atom Cl dan 1 elektron lain berasal dari 1 atom P yang berikatan dengan atom Cl.

Jadi, jawaban yang benar adalah E.space

 

0

Roboguru

Jelaskan dengan menggunakan struktur Lewis, mengapa senyawa ICl3​ dan CO tidak memenuhi aturan oktet.

Pembahasan Soal:

Pembentukan senyawa merupakan salah satu cara dari suatu atom dalam mencapai kestabilannya. Unsur yang stabil memiliki 8 elektron valensi mengikuti kestabilan konfigurasi elektron gas mulia disebut kaidah oktet. Pada senyawa yang atom pusatnya tidak memenuhi kaidah oktet disebut penyimpangan kaidah oktet.
Untuk senyawa I Cl subscript 3, senyawa ini tidak oktet karena di sekeliling atom I, terdapat 10 elektron seperti pada gambar struktur Lewis berikut:


Untuk senyawa C O, senyawa ini tidak oktet karena di sekeliling aom C, hanya terdapat 6 elektron, seperti pada gambar struktur Lewis berikut:

 

Maka, dengan menggunakan struktur Lewis, senyawa I Cl subscript 3 dan C O tidak memenuhi aturan oktet

0

Roboguru

Unsur P dan Cl memiliki nomor atom masing-masing 15 dan 17. Jika kedua unsur berikatan membentuk PCI5, apakah jenis ikatan tersebut? Mengapa tidak memenuhi aturan oktet? Gambarkan struktur Lewisnya.

Pembahasan Soal:

    Ikatan yang terdapat pada senyawa PCl5 adalah ikatan kovalen karena unsur P dan Cl adalah unsur nonlogam.

    Pada senyawa PCl5 unsur P memiliki 10 elektron sedangkan unsur Cl memiliki 8 elektron. Karena P memiliki 10 elektron, maka senyawa PCl5 merupakan senyawa pada pengecualian aturan oktet.

    Struktur Lewis senyawa PCl5 sesuai dengan gambar berikut.

Jadi, senyawa PCl5 terbentuk dari ikatan kovalen dan merupakan senyawa pengecualian aturan oktet karena unsur P memiliki 10 elektron valensi. 

0

Roboguru

Molekul berikut ini yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah ...

Pembahasan Soal:

Molekul berikut ini yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah B Cl subscript 3, karena pada atom pusat B hanya terdapat 6 elektron. Struktur lewis B Cl subscript 3:

 

Oleh karena itu, molekul berikut ini yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah B Cl subscript 3.

Jadi, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Perhatikan 5 buah senyawa kovalen berikut! SF6​  CO2​  N2​  PCl3​  H2​O  Senyawa yang menyimpang dari aturan oktet adalah .... (No. Atom H = 1; S = 16; F = 9; C = 6; O = 8; P = 15; Cl = 17)

Pembahasan Soal:

Setiap unsur selalu berusaha mencapai kestabilan agar tetap eksis di alam. Aturan kestabilan atom yaitu:

  1. Aturan Oktet
    Unsur-unsur akan stabil jika memiliki 8 elektron pada kulit terluar.
  2. Aturan Duplet
    Unsur-unsur denan nomor kecil akan stabil jika memiliki 2 elektron valensi seperti gas mulia He.

Untuk mencapai kestabilan, unsur akan membentuk ikatan dengan unsur lain. Beberapa senyawa kovalen terjadi penyimpangan dari kaidah oktet.

S presubscript 16 equals space 2 space 8 space 6 F presubscript 9 equals 2 space 7

Unsur S memiliki 6 elektron valensi dan unsur F memiliki 7 elektron valensi. Unsur S pada begin mathsize 14px style S F subscript 6 end style memiliki 12 elektron dengan demikian begin mathsize 14px style S F subscript 6 end style menyimpang dari aturan oktet. Struktur Lewis begin mathsize 14px style S F subscript 6 end style seperti pada gambar berikut:
 


 

Jadi, jawaban yang benar adalah A.undefined

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved