Roboguru

Fungsi bakteri asam laktat dalam pembuatan wine adalah ....

Pertanyaan

Fungsi bakteri asam laktat dalam pembuatan wine adalah ....undefined 

  1. ....space 

  2. ....undefined 

Pembahasan Soal:

Wine merupakan minuman beralkohol yang diperoleh dari hasil fermentasi buah anggur yang telah masak oleh ragi Saccharomyces cerevisiae. Pembuatan wine juga dapat dibantu dengan bakteri asam laktat. Ragi berperan dalam proses pemecahan glukosa menjadi alkohol (fermentasi alkohol, sedangkan bakteri asam laktat berperan mengubah asam anggur menjadi asam malat dan asam laktat. Gabungan kedua biakan ini pada fermentasi dapat menghasilkan produk yang berasam, sedikit beralkohol, serta menghasilkan rasa yang khas. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah mengubah asam anggur menjadi asam malat dan asam laktat.undefined 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

U. Muftin

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 30 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Hubungan yang tidak benar ditunjukkan oleh ….

Pembahasan Soal:

Penerapan bioteknologi konvensional di bidang pangan contohnya yaitu pembuatan bir. Pembuatan bir menggunakan bantuan mikroorganisme Saccharomyces cerevisiae. Bahan baku berupa biji-bijian atau biasa disebut malt. Terdapat Perbedaan bir dan wine yaitu terletak pada bahan utama, jika bir menggunakan malt sedangkan wine biasanya menggunakan buah anggur. Mikroorganisme Saccharomyces cerevisiae mengubah glukosa menjadi alkohol.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C.undefined

0

Roboguru

Ragi digunakan dalam pembuatan anggur, dimulai sekitar ....

Pembahasan Soal:

Anggur (Wine) merupakan salah satu jenis alkohol yang paling populer di dunia. Jika ditarik mundur sejarahnya, wine telah muncul di daerah Mesopotamia sejak 6000 SM. Wine diproduksi secara tidak sengaja. Pada mulanya, terdapat sekumpulan wanita di Mesopotamia yang memetik buah anggur dan dikumpulkan dalam sebuah tong besar. Alhasil, buah anggur yang berada di paling bawah tergencet kemudian pecah dan tercampur dengan ragi alami yang terdapat di bagian kulit luar buah anggur, maka terjadi fermentasi secara tidak sengaja dan wine pun tercipta.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.undefined   

0

Roboguru

Bagaimana pengaruh lama waktu fermentasi terhadap jumlah alkohol yang dihasilkan dalam pembuatan minuman beralkohol?

Pembahasan Soal:

Semakin lama proses fermentasi maka akan semakin tinggi kadar alkohol yang dihasilkan. Respirasi atau pernafasan melibatkan reaksi kimia yang memecah molekul nutrisi seperti glukosa, di dalam sel, untuk menghasilkan energi. Pernafasan dapat berupa pernafasan aerob (memerlukan oksigen) ataupun pernafasan anaerob (tidak memerlukan oksigen). Pernapasan anaerob terjadi pada jamur, misalnya pada ragi anggur yang digunakan untuk fermentasi saat pembuatan alkohol. Reaksi fermentasi pembuatan minuman beralkohol adalah:

C6H12O6 (glukosa) → 2 C2H5OH (ethanol atau alkohol) + 2 CO2 (karbon dioksida)

Dalam pembuatan minuman beralkohol, terjadi fermentasi yang mengubah zat gula pada bahan minuman (seperti gandum, anggur atau bit gula) menjadi ethanol atau alkohol. Semakin lama fermentasi, maka semakin banyak etanol atau alkohol yang dihasilkan dari pengubahan zat gula. Ini misalnya terjadi pada anggur yang disimpan selama puluhan bahkan ratusan tahun, untuk mendapatkan kadar etanol atau alkohol tinggi dan rasa yang khas. Semakin tua usia anggur, maka harga minuman ini semakin mahal.

0

Roboguru

Pernyataan berikut merupakan penerapan prinsip bioteknologi Pembuatan alkohol dengan pemanfaatan Saccharomyces sp Pembuatan nata de coco dengan pemanfaatan Acetobacter xylinum Pemisahan logam dar...

Pembahasan Soal:

Bioteknologi konvensional umumnya dalam prosesnya masih menggunakan peralatan dan teknik yang sederhana dengan metode yang digunakan adalah fermentasi. Umumnya diterapkan dalam pembuatan produk makanan dan minuman. Contohnya adalah pembuatan tapai, alkohol, roti, nata de coco, tempe dan masih banyak lagi.

Berdasarkan soal, produksi yang menerapkan bioteknologi konvensional ditunjukkan nomor 1 dan 2. 

0

Roboguru

Sebutkan mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan produk pangan di bawah ini!  Tape Yoghurt Keju Tempe Oncom Kecap Roti Minuman beralkohol

Pembahasan Soal:

Mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan produk pangan di bawah ini adalah:undefined 

  1. Tape rightwards arrowSaccharomyces cerevisiae
  2. Yoghurt rightwards arrow Streptococcus thermophillus atau Lactobacillus bulgaricus
  3. Keju rightwards arrowStreptococcus thermophillus atau Lactobacillus bulgaricus
  4. Tempe rightwards arrowRhizopus oryzae dan Rhizopus oligosporus
  5. Oncom rightwards arrow Neurospora sitophila
  6. Kecap rightwards arrowAspergillus wentii
  7. Roti rightwards arrowSaccharomyces cerevisiae
  8. Minuman beralkohol rightwards arrowAspergillus oryzaeundefined 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved