Roboguru

Fatamorgana ternyata semu, namun indahnya tiada terkira, patuhilah selalu nasihat ibu mu, agar hidupmu tidak sengsara. Telaahlah kaidah kebahasaan pantun di atas!

Pertanyaan

Fatamorgana ternyata semu, namun indahnya tiada terkira, patuhilah selalu nasihat ibu mu, agar hidupmu tidak sengsara.


Telaahlah kaidah kebahasaan pantun di atas!space 

Pembahasan Soal:

Pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Kaidah kebahasaan pantun yang paling menonjol adalah rima, yaitu persamaan bunyi pada akhir baris pantun. Pada pantun di atas, rima yang digunakan adalah rima silang, yaitu persamaan bunyi kata dan juga persamaan bunyi suku kata yang diletakkan dengan menyilang (a-b-a-b) yang ditunjukkan dengan akhiran kata semu-terkira-ibumu-sengsara.

Dengan demikian, kaidah kebahasaan pantun yang terdapat pantun di atas adalah penggunaan rima silang.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Terakhir diupdate 18 Juli 2021

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved