Iklan

Iklan

Pertanyaan

Dari reaksi berikut, tentukan reaksi yang merupakan reaksi reduksi, reaksi oksidasi, reduktor dan oksidatornya! Ba ( s ) + Cl 2 ​ ( g ) → BaCl 2 ​ ( s )

Dari reaksi berikut, tentukan reaksi yang merupakan reaksi reduksi, reaksi oksidasi, reduktor dan oksidatornya!

 space space space

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Berdasarkan reaksi tersebut, Bamengalami reaksi oksidasi (sebagai reduktor), sedangkan Cl 2 ​ mengalami reaksi reduksi (sebagai oksidator). Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi dan oksidasi didefinisikan sebagai: Reaksi reduksi: reaksi penurunan bilangan oksidasi, zat yang mengalami reaksi reduksi disebut oksidator. Reaksi oksidasi: reaksi kenaikan bilangan oksidasi, zat yang mengalami reaksi oksidasi disebut reduktor. Terdapat beberapa ketentuan penentuan bilangan oksidasi unsur, diantaranya: Bilangan oksidasi unsur bebas (tidak bersenyawa) adalah nol(0). Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom dalamsuatu senyawa netral adalah nol(0). Atom-atom golongan IlA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba) dalam senyawaselalu mempunyai bilangan oksidasi +2. Atom oksigen (O)di dalam senyawa umumnya mempunyaibilangan oksidasi − 2 , kecuali pada senyawa peroksida (bilangan oksidasi O = − 1 ), dan pada OF 2 ​ (bilangan oksidasi O = +2). Maka, untuk reaksi berikut: Atom Ba mengalami kenaikan biloks (oksidasi) dari 0menjadi +2, atom Clmengalami penurunan biloks (reduksi) dari 0menjadi -1. Reduktor: Ba Oksidator: Cl 2 ​ Hasil oksidasi: BaCl 2 ​ Hasil reduksi: BaCl 2 ​ Oleh karena hasil oksidasi dan hasil reduksinya sama, reaksi di atas merupakan reaksi redoks spesial, yaitu reaksi konproporsionasi.

Berdasarkan reaksi tersebut, Ba mengalami reaksi oksidasi (sebagai reduktor), sedangkan  mengalami reaksi reduksi (sebagai oksidator).

Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi dan oksidasi didefinisikan sebagai:

  • Reaksi reduksi: reaksi penurunan bilangan oksidasi, zat yang mengalami reaksi reduksi disebut oksidator.
  • Reaksi oksidasi: reaksi kenaikan bilangan oksidasi, zat yang mengalami reaksi oksidasi disebut reduktor.

Terdapat beberapa ketentuan penentuan bilangan oksidasi unsur, diantaranya:

  1. Bilangan oksidasi unsur bebas (tidak bersenyawa) adalah nol (0).
  2. Jumlah bilangan oksidasi seluruh atom dalam suatu senyawa netral adalah nol (0).
  3. Atom-atom golongan IlA (Be, Mg, Ca, Sr, Ba) dalam senyawa selalu mempunyai bilangan oksidasi +2.
  4. Atom oksigen (O) di dalam senyawa umumnya mempunyai bilangan oksidasi , kecuali pada senyawa peroksida (bilangan oksidasi O = ), dan pada  (bilangan oksidasi O = +2).

Maka, untuk reaksi berikut:

 

Atom Ba mengalami kenaikan biloks (oksidasi) dari 0 menjadi +2, atom Cl mengalami penurunan biloks (reduksi) dari 0 menjadi -1.

  • Reduktor:  
  • Oksidator:  
  • Hasil oksidasi:   
  • Hasil reduksi:  

Oleh karena hasil oksidasi dan hasil reduksinya sama, reaksi di atas merupakan reaksi redoks spesial, yaitu reaksi konproporsionasi.space space space

Latihan Bab

Pendahuluan Redoks

Konsep Redoks Melibatkan Oksigen

Konsep Redoks Melibatkan Hidrogen

Konsep Redoks Melibatkan Elektron

284

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Tentukan bilangan oksidasi, jenis reaksi, dan sifat zat dari reaksi-reaksi berikut. zat pereduksi = ... zat pengoksidasi = ...

1rb+

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia