Roboguru

Dampak positif dan diterpkannya politik etis di bidang edukasi bagi Hindia-Belanda adalah munculnya golongan ...

Pertanyaan

Dampak positif dan diterpkannya politik etis di bidang edukasi bagi Hindia-Belanda adalah munculnya golongan ...

  1. Bangsawan

  2. Buruh

  3. Tenaga kerja murah

  4. Terpelajar

  5. Pengusaha swasta

Pembahasan Soal:

Meksipun Politik Etis lebih menguntungkan pemerintah kolonial, tetapi masih ada manfaat yang dapat diperoleh bangsa Indonesia. Di bidang pendidikan, rakyat Indonesia memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan modern. Golongan terpelajar hasil Politik Etis tersebut mulai tumbuh kesadaran kebangsaannya setelah mengenyam pendidikan modern. Berkat pendidikan kolonial, bangsa Indonesia membuktikan sederajat dengan bangsa Belanda. Meskipun jumlahnya masih sangat sedikit, namun golongan terpelajarlah yang akhirnya mempelopori pergerakan nasional Indonesia yang menentang penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan dengan cara-cara yang modern.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 12 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bagaimana masyarakat terdidik dan peduli terhadap bangsa dapat memerdekakan Indonesia? dapat dikatakan peletak semangat kebangkitan....

Pembahasan Soal:

Sejak penerapan politik etis, banyak berdiri sekolah yang melahirkan kaum terpelajar. Kaum elit terpelajar memimpin pergerakan nasional menggunakan organisasi moderen. Lewat perlawanan menggunakan organisasi moderen dan masyarakat terdidik dan peduli, membangkitkan semangat kebangkitan nasional.

Dengan demikian, masyarakat terdidik dan peduli terhadap bangsa dapat memerdekakan Indonesia dengan menghimpun dukungan untuk menentukan nasib sendiri (merdeka) sebagai bangsa serta melalui organisasi moderen (diplomasi), sekaligus berhasil menjadi peletak semangat kebangkitan nasional.

0

Roboguru

Kebijakan Politik Etis Belanda salah satunya mencakup edukasi (Pendidikan). Politik tersebut ternyata mempengaruhi kondisi bangsa Indonesia. Bagaimana pengaruh program tersebut terhadap kebangkitan na...

Pembahasan Soal:

Kebijakan Politik Etis, yang mulai diterapkan pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada akhir abad ke-19 menjelang awal abad ke-20 masehi, dicetuskan oleh van Deventeer, intinya mencakup 3 program yaitu irigasi, edukasi dan transmigrasi. Ketiga program ini dilakukan sebagai upaya balas budi Belanda terhadap Indonesia yang dianggap telah banyak membantu Belanda.
Salah satu program Politik Etis, yang memiliki dampak cukup besar terutama dalam konteks perjuangan bangsa Indonesia, adalah edukasi atau pendidikan, di mana bangsa Indonesia ketika itu meskipun semula terbatas pada golongan bangsawan, berhak merasakan pendidikan. Hal ini memiliki dampak dalam periode berikutnya, sebab di Masa Pergerakan Nasional (1908-1942), kecenderungan perjuangan bangsa Indonesia berkembang dari yang semula menggunakan senjata fisik ke organisasi pergerakan sebagai alat perjuangan. 
Lahirnya organisasi-organisasi pergerakan, tidak bisa lepas dari para kaum terpelajar yang sejatinya produk dari program edukasi Politik Etis. Pengenalannya terhadap dunia luar melalui pendidikan, memberikan inspirasi dan jalan perjuangan yang baru, yakni melawan dengan menggunakan organisasi pergerakan.

Jadi, dengan demikian pengaruh program edukasi terhadap kebangkitan nasional adalah melahirkan kaum intelektual bumiputra yang kemudian menjadi tokoh penggerak kebangkitan nasional.

0

Roboguru

Pelaksanaan politik etis yang paling dirasakan dalam pergerakan nasional bangsa Indonesia adalah …

Pembahasan Soal:

Politik etis adalah sebuah kebijakan politik Belanda yang digagas oleh van Deventer. Politik etis atau politik balas budi ini didasarkan pada tanggung jawab pemerintah kolonial Belanda untuk memperbaiki taraf hidup masyakarat di Hindia Belanda atau Indonesia. Dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat pribumi, dikenal sebutan Trias van Deventer, yaitu irigasi (pengairan), emigrasi (transmigrasi) dan edukasi. Pada pelaksanaannya, edukasi atau pendidikan dianggap paling dirasakan dalam pergerakan nasional bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan lahirnya berbagai kaum terpelajar dari kaum pribumi. Adanya kaum terpelajar ini mendorong sebuah rasa nasionalisme untuk melepaskan Indonesia dari segala bentuk penjajahan. Para tokoh terpelajar inilah yang banyak mendirikan berbagai organisasi-organisasi pergerakan yang menuntut kemerdekaan Indonesia serta persamaan hak-hak rakyat pribumi di zaman kebangkitan nasional.

Jadi, pelaksanaan politik etis yang paling dirasakan dalam pergerakan nasional bangsa Indonesia adalah edukasi atau pendidikan. space

0

Roboguru

Salah satu latar belakang tumbuhnya semangat nasionalisme bangsa Indonesia yakni adanya kebijakan politik etis yang sangat berdampak pada pertanian di Indonesia yang dikenal dengan istilah …

Pembahasan Soal:

Politik etis adalah sebuah kebijakan Belanda yang dilatarbelakangi oleh penderitaan masyarakat pribumi akibat dijajah oleh kolonial. Sebagai negara penjajah, Belanda dianggap memiliki utang budi terhadap Hindia Belanda. Hal ini dikarenakan Belanda banyak menerima keuntungan dari negara jajahan,  sedangkan Hindia Belanda sebagai negara jajahan terpuruk dengan berbagai kemiskinan, kelaparan, dan kematian. Didasari dari kritik dari van Deventer, lahirlah sebuah kebijakan politik etis atau balas budi dari pemerintah Belanda kepada Hindia Belanda.

Dalam kebijakan politik etis, terdapat tiga program atau disebut sebagai Trias van Deventer. Tiga program tersebut adalah irigasi, migrasi, dan edukasi. Irigasi adalah program yang sangat berdampak pada pertanian di Indonesia. Dalam program irigasi atau pengairan sawah ini, pemerintah Belanda akan membangun dan memperbaiki pengairan serta bendungan untuk keperluan pertanian. Hal ini disebabkan pemerintah kolonial Belanda kurang memberikan perhatian kepada tanah-tanah milik rakyat pribumi. Namun, pada kenyataannya, Belanda melakukan penyelewengan dengan mengalirkan air hanya kepada tanah-tanah perkebunan swasta, bukan tanah pertanian rakyat.

Jadi, salah satu kebijakan politik etis yang sangat berdampak pada pertanian Indonesia dikenal dengan istilah irigasi atau pengairan sawah. space

0

Roboguru

Perhatikan informasi kebijakan politik etis berikut ini berikut ini! Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian Emigrasi yakni menga...

Pembahasan Soal:

Politik etis merupakan kebijakan dari pemerintah kolonial Belanda yang terjadi pada awal abad XX. Kemunculan politik etis berawal dari kritikan Conraad Theodore van Deventer, seorang tokoh liberal Belanda. Pada tahun 1899, van Deventer menulis kritikannya dalam majalah de Gids berjudul Een Eereschuld atau Debt of Honour (utang budi/utang kehormatan). Ia mengusulkan agar Belanda melakukan balas budi untuk penduduk Hindia Belanda. Oleh karena itu, van Deventer menganggap rakyat di Hindia Belanda telah berjasa mengisi kas Kerajaan Belanda dari keuntungan sistem tanam paksa dan politik liberal. Kritik tersebut mendorong pemerintah kolonial Belanda melaksanakan politik etis. Pada 1901 pemerintah Hindia Belanda menerapkan politik etis di Indonesia sebagai bentuk balas budi Belanda kepada bangsa Indonesia. Pokok-pokok kebijakan politik etis sebagai berikut.

  1. Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian
  2. Emigrasi yakni mengajak penduduk untuk- bertransmigrasi
  3. Edukasi yakni memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan

Kebijakan politik etis yang paling dirasakan masyarakat Indonesia yaitu dalam bidang pendidikan. Melalui politik etis, banyak orang Indonesia mengenyam pendidikan modern. Kondisi tersebut mempelopori munculnya golongan terdidik yang menjadi motor gerakan pendidikan, sosial dan politik. Dalam perkembangannya, mereka pun menjadi tokoh-tokoh pemimpin pergerakan nasional di Indonesia. Pemerintah mulai mendirikan sekolah-sekolah di Hindia Belanda. Selain itu, muncul sekolah-sekolah swasta yang didirikan oleh organisasi sosial dan keagamaan.

Melalui pendidikan, tertanam pengetahuan dan kesadaran nasionalisme bangsa Indonesia. Pada awal abad XX kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat makin besar. Pendidikan yang diterima masyarakat Indonesia memiliki peran besar dalam menumbuhkan semangat pembaharuan dalam masyarakat. Semangat pembaruan inilah yang mendorong munculnya nasionalisme di Indonesia

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved