Iklan
Pertanyaan
Cermati kutipan berikut!
Lebih tidak enak lagi kalau orang itu adalah Parmin. Tukang kebun yang rajin dan tak banyak cakap itu. Yang kerjanya cekatan, dengan wajah yang senantiasa memancarkan kesabaran. Tak pernah kedapatan sedikit saja membayang kemarahan pada wajah itu. Namun, tertawa berkepanjangan pun jarang lepas dari mulutnya. Senyum, itu saja. Senyum yang bisa muncul pada banyak kesempatan. Saat ia bicara. Saai ia menerima tugas, menerima gaji. Juga saat Mami memberi tahu bahwa gaji akan dibayarkan terlambat.
Pembuktian latar suasana kekaguman dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
Parmin tukang kebun yang rajin dan pendiam.
Parmin selalu tersenyum di setiap kesempatan.
Parmin tidak pernah tertawa berkepanjangan.
Parmin tidak marah pembayaran gajinya terlambat.
Parmin menerima tugas sekaligus pembayarannya.
Iklan
A. Pusporini
Master Teacher
2
3.0 (10 rating)
Nadia
Pembahasan lengkap banget
cantyqq
Jawaban tidak sesuai
Dimas Aditya
Jawaban tidak sesuai
nious
Jawaban tidak sesuai Pembahasan tidak lengkap Pembahasan tidak menjawab soal
Naufal Daffa Danendra
Jawaban tidak sesuai
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia