Roboguru

Berikut adalah yang bukan termasuk karya sastra peninggalan Kerajaan Majapahit, yaitu ....

Pertanyaan

Berikut adalah yang bukan termasuk karya sastra peninggalan Kerajaan Majapahit, yaitu ....

  1. Wretta Sancaya

  2. Sutasoma

  3. Negarakertagama

  4. Arjunawiwaha

  5. Arjunawijaya

Pembahasan Soal:

Sastra merupakan bagian dari sejarah, dan merupakan salah satu ciri dari historiografi tradisional pada masa Hindu-Budha. Jika kita kembali kepada pelajaran kelas sepuluh, maka ada beberapa hasil karya sastra yang menjadi bagian dalam kerajaan besar di nusantara seperti kerajaan Majapahit, Kediri, Kalingga, Mataram Hindu, dan Kerajaan Pajajaran. Berikut ini peninggalan sastra pada masa Kerajaan Majapahit, yaitu:

  1. Kitab Negarakertagama. Isinya menceritakan tentang bagaimana keadaan kota jajahan kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Hayam Wuruk dan perjalanan kekuasaannya di tanah jajahannya. Ini juga dituliskan bagaimana silsilah penguasa kerajaan Singasari dan Majapahit.
  2. Kitab Sutasoma. Kitab ini menceritakan tentang seorang anak raja yang menolong banyak orang, yang ditulis oleh Empu Tantular. Di dalam kitab ini berisi kata "Bhineka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrawa" yang menjadi semboyan negara kita, yang artinya terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran.
  3. Kitab Arjunawija. Kitab ini ditulis oleh Empu Tantular. Isinya tentang seorang  raksasa yang berhasil dikalahkan oleh Arjuna Sasrabahu.
  4. Kitab Wretta Sancaya dan Lubdhaka, karya Empu Tanakung yang disusun pada zaman Kerajaan Majapahit.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharmma Mangrwa, bermakna bahwa walaupun beraneka ragam, tetap dalam satu kesatuan, tidak ada agama yang mendua. Kalimat tersebut terdapat pada kitab …

Pembahasan Soal:

Seorang musafir Tiongkok, Ma-Huan menulis, pada masa pemerintahan Hayam Wuruk Majapahit telah mengenal kemajemukan budaya, agama, dan adat istiadat. Hal ini karena pada waktu itu Majapahit juga di huni oleh penduduk yang berasal Samudra Pasai dan Malaka, orang-orang Tionghoa yang telah memeluk agama Islam, serta penduduk asli yang beragama Hindu dan Budha. Selain itu pada masa pemerintahan Hayam Wuruk pula karya sastra mengalami kemajuan pesat. Pada tahun 1365, ditulis kitab Negarakertagama oleh Mpu Prapanca, demikian juga di tulis kitab-kitab lain, seperti Arjunawijaya dan Sutasoma oleh Mpu Tantular. Kitab Sutasoma sendiri bercerita mengenai Pangeran Sutasoma. Di dalamnya juga mengajarkan toleransi beragama, khususnya antara Hindu dan Buddha. Kakawin inilah yang menjadi sumber inspirasi dirumuskannya semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika. Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharmma Mangrwa ini merupakan salah satu potongan kalimat yang terdapat dalam kitab Sutasoma. Kalimat tersebut bermakna bahwa walaupun beraneka ragam, tetap dalam satu kesatuan, tidak ada agama yang mendua. Secara garis besar, Kitab Sutasoma bercerita mengenai Pangeran Sutasoma. Di dalamnya juga mengajarkan toleransi beragama, khususnya antara Hindu dan Buddha. Kitab tersebut ditulis menggunakan aksara Bali dalam bahasa Jawa Kuno, dengan bahan naskah terbuat dari daun lontar.


Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah A
 
 

0

Roboguru

Perhatikan informasi di bawah ini! 1) Serat Centhini  2) Arjunawiwaha  3) Sutasoma 4) Mahabharata 5) Negarakertagama  Berdasarkan pernyataan di atas, yang termasuk ke dalam karya sastra peninggalan ...

Pembahasan Soal:

Ketika Raja Hayam Wuruk berkuasa, bidang kebudayaan pun mengalami perkembangan. Karya sastra yang merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit adalah kitab Sutasoma dan Negarakertagama. Kitab Sutasoma merupakan kitab yang ditulis oleh Empu Tantular, sedangkan kitab Negarakertagama ditulis oleh Empu Prapanca. Kitab Negarakertagama menceritakan mengenai masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E

0

Roboguru

Karya sastra terbesar yang dihimpun oleh Mpu Prapanca pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, yaitu ...

Pembahasan Soal:

Kerajaan Majapahit yang berdiri sejak abad ke-13 masehi hingga keruntuhannya di sekitar abad ke-16 masehi, merupakan kerajaan bercorak Hindu Buddha terbesar dalam periode Sejarah Hindu Buddha di Nusantara. Didirikan oleh Raden Wijaya dengan gelar Kertajasa Jayawardhana pada 1293, Majapahit mencapai puncak kejayaan ketika di bawah kekuasaan Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, yang memerintah sejak 1350-1389 masehi. 
Adapun beberapa kemajuan tersebut salah satunya dalam bidang kesusasteraan, seperti: (1) Kakawin Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanc. Isinya menjabarkan tentang daerah-daerah kekuasaan Majapahit dan kebesaran lain terkait dengan kekuasaan Raja Hayam Wuruk, tepat di mana ketika kakawin ini ditulis, (2) Kakawin Sutasoma, ditulis oleh Mpu Tantular sebagai Kitab Pelopor Toleransi, dan (3) Kitab Pararaton, berisi tentang sejarah Kerajaan Singasari dan Majapahit.

Jadi, opsi jawaban benar adalah B.     

0

Roboguru

Mengapa banyak ditemukan situs peninggalan Kerajaan Majapahit di daerah Trowulan Mojokerto?

Pembahasan Soal:

Kerajaan Majapahit ialah kerajaan yang bercorak Hindu di Nusantara. Kerajaan ini berdiri sekitar abda ke-13 yaitu tepatnya pada tahun 1293 dan berakhir pada tahun 1527 M. Majapahit merupakan simbol kejayaan Nusantara pada masa klasik, karena kejaan ini berhasil menguasai wilayah yang sangat luas bahkan sampai ke luar negeri. Dengan kemegahan yangg dimiliki oleh Majaphit sudah tentu kerajaan ini meninggalkan situs penting yaitu Situs Trowulan. Adanya situ tersebut berkaitan dengan pusat kerajaan pada saat itu. Trowulan merupakan sebuah wilayah di Jawa Timur dan dekat posisinya dengan daerah Mojokerto sekarang. Pusat kekuasaan dari Kerajaan Majapahit sebenarnya mengalami beberapa pemindahan, dimulai dari dibangunnya kerajaan hingga pada masa kekuasaan Sri Jayangera yang berkuasa pada tahun 1309-1328. Ia memindahkan pusat kekuasaan ke daerah Trowulan. Beberapa sejarawan mengatakan bahwa daerah ini ialah sebuah pusat kota yang sangat ramai. Trowulan merupakan salah satu situs kuno yang berbentuk kota di Indonesia. Maka dari itu banyak peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan. 

Dengan demikian ditemukannya situs peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto ialah karena daerah tersebut dulunya menjadi pusat kerajaan pada masa keemasan Kerajaan Majapahit.

0

Roboguru

Kerajaan Majapahit meninggalkan karya sastra yang beragam, seperti Pararaton, Babad Tanah Jawi, Negarakertagama, Ramayana, dan Arjuna Wiwaha. Keberadaan karya tersebut menunjukan bahwa ...

Pembahasan Soal:

Pada Masa Hindu Buddha di Nusantara, pernah hidup suatu kemaharajaan Hindu Buddha terbesar. Pengaruh dan kebesarannya tidak harum tidak hanya untuk wilayah yang sekarang menjadi Indonesia saja, tetapi juga menggema hingga seluruh wilayah Asia Tenggara. Kerajaan itu bernama Majapahit.

Kerajaan ini berdiri pada abad ke-13 masehi dan berakhir pada abad ke-16 masehi seiring dengan konflik kepentingan dan kedatangan Islam, membuat ketenarannya kian memudar. Pendiri kerajaan ini adalah Raden Wijaya, dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana, sebagai pendiri sekaligus raja pertama (1293-1309). Masa kejayaan kerajaan ini berada pada masa Raja Hayam Wuruk bersama dengan patih Gajah Mada (1350-1389). Di bawah kekuasaanya, Majapahit memiliki luas wilayah hingga ke Sumatera, Semenanjung Melayu, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik hingga ke Kepulauan Filipina. 

Selain cakupan wilayah yang luas, kemajuan lain Majapahit di bawah kekuasaan Hayam Wuruk, juga tercermin dalam bidang lain seperti perdagangan dan kesusateraan. Kemajuan di bidang kesusasteraan ditandai dengan munculnya banyak karya sastra. Hal ini dipahami sebab raja menaruh perhatian yang cukup besar dalam bidang ini. Selain sebagai keindahan, pada beberapa karya juga terkadang merupakan bagian lain untuk memberikan gambaran betapa luas wilayah kerajaan dan ada karya sastra yang memberikan betapa hebatnya Majapahit.

Beberapa contoh karya sastra peninggaalan Majapahit: 

  1. Kakawin Negarakertagama, ditulis oleh Mpu Prapanca, isinya syair-syair yang menjabarkan luasnya wilayah Majapahit,
  2. Kakawin Sutasoma, berisi tentang kitab pelopor toleransi, bahkan istilah Bhinneka Tunggal Ika, kemudian menjadi semboyan negara Indonesia, juga berasal dari sini, dan
  3. Pararaton, yang merupakan kitab sejarah yang menceritakan asal usul Kerajaan Majapahit. 

Jadi, opsi jawaban benar adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved