Roboguru

Berdasarkan batu nisan kuno yang ditemukan di Indonesia diperkirakan agama Islam dibawa masuk oleh pedagang dari ...

Pertanyaan

Berdasarkan batu nisan kuno yang ditemukan di Indonesia diperkirakan agama Islam dibawa masuk oleh pedagang dari ...

  1. Arab space

  2. Gujarat space

  3. Persia space

  4. Cina space

  5. Turki space

Pembahasan Soal:

Proses masuknya agama Islam dapat dikaji dari beberapa teori. Salah satu teori mengenai persebaran agama Islam adalah teori Gujarat. Teori ini berpendapat bahwa Islam masuk ke wilayah Nusantara pada abad ke-13 M dari para pedagang Gujarat. Pendapat ini didasarkan atas penemuan batu nisan kuno, yaitu batu nisan Sultan Malik Al-Saleh yang wafat di Pasai pada tahun 1297 M serta batu nisan Maulana Malik Ibrahim yang wafat pada tahun 1419 M di Gresik. Dua batu nisan tersebut memiliki kesamaan bentuk dan ukiran dengan batu nisan yang ada di Kambay, Gujarat.

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sambil berdagang para pedagang muslim sembari berdakwah untuk mengenalkan ajaran islam kepada para penduduk. Teori ini dipelopori oleh ahli sejarah Snouck Hurgronje, menurutnya agama Islam pada abad k...

Pembahasan Soal:

Para ahli sejarah memberikan 4 teori bagaimana proses masuknya Islam ke Nusantara. Masing-masing teori dijelaskan berdasarkan rentan waktu yang berbeda. Mulai dari abad ke-7, hingga ada pula yang menyebutkan abad ke-13. Salah satu teori yang menjelaskan bahwa agama Islam masuk ke Indonesia abad ke-13 adalah Teori Gujarat. Teori ini beranggapan bahwa agama dan kebudayaan Islam dibawa oleh para pedagang dari daerah Gujarat, India yang berlayar melewati selat Malaka. Teori ini menjelaskan bahwa kedatangan Islam ke Nusantara sekitar abad ke 13, melalui kontak para pedagang dan kerajaan Samudera Pasai yang menguasai selat Malaka pada saat itu. Teori ini juga diperkuat dengan penemuan makam Sultan Samudera Pasai, Malik As-Saleh pada tahun 1297 yang bercorak Gujarat. Teori ini dikemukakan oleh S. Hurgronje dan J. Pijnapel.space

Dengan demikian, Salah satu teori yang menjelaskan bahwa agama Islam masuk ke Indonesia abad ke-13 adalah Teori Gujarat yang beranggapan bahwa agama dan kebudayaan Islam dibawa oleh para pedagang dari daerah Gujarat, India.space

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Perhatikan sumber-sumber sejarah mengenai masuknya Islam ke Indonesia berikut! Berita Arab Berita Eropa Batu nisan Fatimah binti Maimun Makam Sultan Malik as-Saleh Makam Syekh Maulana Malik Ibr...

Pembahasan Soal:

Sebagian ahli sejarah menyebut jika sejarah masuknya Islam ke Indonesia sudah dimulai sejak abad ke 7 Masehi. Pendapat ini didasarkan pada berita yang diperoleh dari para pedagang Arab. Dari berita tersebut, diketahui bahwa para pedagang Arab ternyata telah menjalin hubungan dagang dengan Indonesia pada masa perkembangan Kerajaan Sriwijaya pada abad ke 7. Disamping itu, agama Islam juga sudah masuk ke pulau Jawa pada abad ke 7 Masehi didasarkan pada berita dari China masa pemerintahan Dinasti Tang. Berita itu menyatakan tentang adanya orang-orang Ta’shih (Arab dan Persia) yang mengurungkan niatnya untuk menyerang Kalingga / Ho-ling di bawah pemerintahan Ratu Sima pada tahun 674 Masehi.undefinedSelain itu ditemukan juga bukti arkeologis seperti Batu nisan Fatimah binti Maimun, Makam Sultan Malik as-Saleh, Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Perhatikan gambar berikut! Teori Gujarat ditunjukkan oleh kolom...

Pembahasan Soal:

Gujarat merupakan wilayah yang kini berada di negara India. Daerah Gujarat di India diduga menjadi daerah asal Islam di Indonesia. Teori Gujarat menjelaskan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad XIII Masehi dibawa pedagang dari Gujarat (India). Teori Gujarat pertama kali dicetuskan oleh J. Pijnapel, W.F. Sutterheim, dan Sucipto Wirjosuparto.


Menurut J.Pijnapel, orang Arab bermazhab Syafi’i telah bermukim di Gujarat dan Malabar sejak abad VII Masehi. Penyebaran Islam di Indonesia tidak langsung dilakukan pedagang Arab, melainkan oleh pedagang Gujarat yang telah memeluk Islam, kemudian berdagang di Indonesia.


Oleh karena itu, jawaban yang paling benar adalah B.space space 

0

Roboguru

Menurut Teori Gujarat, Islamisasi di Indonesia dilakukan oleh orang-orang Gujarat yang menjalin hubungan dagang dengan masyarakat di Kepulauan Indonesia. Salah satu bukti yang mendukung teori tersebut...

Pembahasan Soal:

Salah satu bukti pendukung dari teori Gujarat adalah Batu nisan Malik al- saleh atau sultan samudra pasai pada tahun 1297 dengan corak khas batu nisan perkuburan Islam dari Gujarat.


Dengan demikian, adalah satu bukti pendukung dari teori Gujarat adalah Batu nisan Malik al- saleh atau sultan samudra pasai pada tahun 1297 dengan corak khas batu nisan perkuburan Islam dari Gujaratspace space 

0

Roboguru

Jelaskan teori masuknya islam ke Indonesia, ahli yang mengemukakan dan alasannya!

Pembahasan Soal:

Agama Islam masuk ke Nusantara Indonesia melewati perjalanan panjang dan dibawa oleh kaum muslim dari berbagai belahan bumi. Terdapat 4 teori terkait masuknya Islam di Indonesia tersebut, antara lain.

  1. Teori India (Gujarat) : dicetuskan oleh G.W.J. Drewes kemudian dikembangkan oleh Snouck Hugronje, J. Pijnapel, W.F. Sutterheim, J.P. Moquette, hingga Sucipto Wirjosuparto. Teori ini meyakini bahwa Islam dibawa ke Nusantara oleh para pedagang dari Gujarat, India, pada abad ke-13 Masehi. Kaum saudagar Gujarat datang melalui Selat Malaka dan menjalin kontak dengan orang-orang lokal di bagian barat Nusantara yang kemudian melahirkan Kesultanan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesia. Salah satu bukti yang mendukung teori ini adalah ditemukannya makam Malik As-Saleh dengan angka 1297.
  2. Teori Arab (Mekah) : teori Arab (Mekah) ini didukung oleh J.C. van Leur, Anthony H. Johns, T.W. Arnold, hingga Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka. Menurut Buya Hamka, Islam sudah menyebar di Nusantara sejak abad 7 M. Hamka menjelaskan salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Islam masuk ke Nusantara dari orang-orang Arab. Bukti yang diajukan Hamka adalah naskah kuno dari Cina yang menyebutkan bahwa sekelompok bangsa Arab telah bermukim di kawasan Pantai Barat Sumatera pada 625 M. Di kawasan yang pernah dikuasai Kerajaan Sriwijaya itu juga ditemukan nisan kuno bertuliskan nama Syekh Rukunuddin, wafat tahun 672 M.
  3. Teori Persia (Iran) : teori ini didukung oleh Umar Amir Husen dan Husein Djajadiningrat. Teori ini menjelaskan bahwa ajaran Islam masuk ke Nusantara dari bangsa Persia (atau wilayah yang kemudian menjadi negara Iran) pada abad ke-13 Masehi. Djajadiningrat berpendapat bahwa tradisi dan kebudayaan Islam di Indonesia memiliki persamaan dengan Persia. Salah satu contohnya adalah seni kaligrafi yang terpahat pada batu-batu nisan bercorak Islam di Nusantara. Ada pula budaya Tabot di Bengkulu dan Tabuik di Sumatera Barat yang serupa dengan ritual di Persia setiap tanggal 10 Muharam.
  4. Teori Cina : menurut teori ini, penyebaran Islam di Indonesia juga diperkirakan masuk dari Cina. Ajaran Islam berkembang di Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M), dibawa oleh panglima muslim dari kekhalifahan di Madinah semasa era Khalifah Ustman bin Affan, yakni Saad bin Abi Waqqash. Kanton pernah menjadi pusatnya para pendakwah muslim dari Cina. Jean A. Berlie menjelaskan bahwa relasi pertama antara orang-orang Islam dari Arab dengan bangsa Cina terjadi pada 713 M. Diyakini bahwa Islam memasuki Nusantara bersamaan migrasi orang-orang Cina ke Asia Tenggara. Mereka dan memasuki wilayah Sumatera bagian selatan Palembang pada 879 atau abad ke-9 M.

Dengan demikian, terdadapat 4 teori masuknya Islam ke Indonesia, yaitu.

  1. Teori Gujarat (India) yang dicetuskan oleh G.W.J. Drewes kemudian dikembangkan oleh Snouck Hugronje, J. Pijnapel, W.F. Sutterheim, J.P. Moquette, hingga Sucipto Wirjosuparto.
  2. Teori Mekah yang didukung oleh didukung oleh J.C. van Leur, Anthony H. Johns, T.W. Arnold, hingga Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka.
  3. Teori Persia (Iran) yang didukung oleh Umar Amir Husen dan Husein Djajadiningrat.
  4. Teori Cina yang didukung oleh Jean A. Berlie.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved