Roboguru

Terdapat berbagai teori yang menjelaskan mengenai kedatangan Islam di Indonesia. Berbagai teori tersebut memiliki dasar masing masing. Jelaskan mengenai teori kedatangan Islam di Indonesia sekaligus bukti yang memperkuat teori tersebut!

Pertanyaan

Terdapat berbagai teori yang menjelaskan mengenai kedatangan Islam di Indonesia. Berbagai teori tersebut memiliki dasar masing masing. Jelaskan mengenai teori kedatangan Islam di Indonesia sekaligus bukti yang memperkuat teori tersebut! 

Pembahasan Soal:

Ada tiga teori mengenai proses masuknya agama Islam ke Nusantara, yaitu sebagai berikut :

  1. Teori Gujarat
    Teori ini didukung oleh Snouck Hurgronje, W. F Sutterheim, dan B. H. M. Vlekke. Menurut teori ini, Islam masuk ke Nusantara sekitar Abad XIII, dibawa oleh para pedagang Islam dari Gujarat, India. Ada dua bukti yang mendukung teori ini, seperti : Pertama, batu nisan Sultan Malik As-Saleh di Samudera Pasai; Kedua, catatan Marco Polo
     
  2. Teori Mekkah
    Teori ini didukung oleh Buya Hamka dan J. C. van Leur. Menurut teori ini, Islam masuk ke Nusantara sekitar Abad VII, dibawa langsung oleh para pedagang Arab. Buktinya adalah adanya permukiman Islam tahun 674 di Baros dan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun di Gresik
     
  3. Teori Persia
    Teori ini didukung oleh Hoesein Djajadiningrat. Menurut teori ini, Islam masuk ke Nusantara sekitar Abad XIII, dibawa masuk oleh orang-orang Persia. Bukti pendukung teori ini adalah adanya upacara Tabot di Bengkulu dan Sumatera Barat.

Dengan demikian, teori masuknya Islam ke Nusantara ada 3 yaitu : Teori Gujarat, Teori Arab, dan Teori Persia. Masing-masing teori memiliki bukti mulai dari ditemukannya batu nisan, catatan perjalanan, bekas pemukiman, hingga tradisi yang ada.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Azisy

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 05 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 11 berdasar teori...

Pembahasan Soal:

Ada tiga teori mengenai proses masuknya agama Islam ke Nusantara, yaitu sebagai berikut :

  • Teori Gujarat
    Menurut teori ini, yang didukung oleh Snouck Hurgronje, W. F Suttherheim, dan B. H. M. Vlekke, Islam masuk ke Nusantara sekitar Abad XIII, dibawa oleh para pedagang Islam dari Gujarat, India. Ada dua bukti yang mendukung teori ini. Pertama, batu nisan Sultan Malik Al-Saleh (1297) yang bercorak Gujarat, India. Kedua, tulisan Marco Polo pedagang dari Venesia yang menyatakan pernah singgah di Perlak pada tahun 1292 dan mendapati banyak penduduknya beragama Islam serta peran pedagang India dalam penyebaran agama tersebut.
  • Teori Mekkah
    Menurut teori yang didukung oleh Buya Hamka dan J. C. van Leur ini, pengaruh Islam telah masuk ke Nusantara sekitar Abad VII, dibawa langsung oleh para pedagang Arab. Buktinya adalah adanya permukiman Islam tahun 674 di Baros, pantai sebelah Barat Sumatera. Bukti lain terkait munculnya Islam sebelum Abad XIII adalah makam seorang wanita di Gresik, Jawa Timur, yang tertulis atas nama Fatimah binti Maimun (berangka tahun 1082) serta temuan sejumlah makam Islam di Tralaya, Trowulan, Jawa Timur.
  • Teori Persia
    Menurut teori yang didukung oleh Husein Djajadiningrat ini, Islam di Indonesia dibawa masuk oleh orang-orang Persia sekitar Abad XIII. Bukti pendukung teori ini adalah adanya upacara Tabot di Bengkulu dan Sumatera Barat. Upacara ini juga merupakan ritual tahunan di Persia. Selain itu, ada kesamaan antara ajaran sufi yang dianut Syekh Siti Jenar dan sufi Iran beraliran Al-Hallaj.

Dengan demikian, Agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 11 berdasarkan Teori Mekkah. 

0

Roboguru

Teori masuknya islam di indonesia

Pembahasan Soal:

Ada beberapa teori yang menerangkan tentang masuknya agama Islam ke Indonesia yang diperkirakan mulai dari abad ke 7, hingga ada pula yang menyebutkan abad ke 13, diantaranya adalah teori Gujarat, teori Arab, teori Persia dan teori Cina. Masing-masing teori dijelaskan berdasarkan rentan waktu yang berbeda sesuai dengan bukti-bukti yang menjadi pendukung teori tersebut.

Dengan demikian, teori masuknya islam di indonesia ada 4 yaitu:  teori Gujarat, teori Arab, teori Persia dan teori Cina.

0

Roboguru

Sejarah siapa pembawa agama islam ...

Pembahasan Soal:

Peradaban agama Islam yang di mulai dari turunnya wahyu pertama pada tahun 610M yang diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu Muhammad bin Abdullah di Gua Hira, Arab Saudi. Agama islam tersebut kemudian disebarkan oleh para pemuka agama ke seluruh penjuru dunia, salah satunya Indonesia. Ada tiga teori besar terkait kedatangan Islam ke Nusantara.

  1. Teori Gujarat. Islam dipercayai datang dari wilayah Gujarat-India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M.
  2. Teori Makkah. Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M.
  3. Teori Persia. Islam tiba di Indonesia melalui peran para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke nusantara sekitar abad ke-13 M.

Dengan demikian, agama Islam pertama kali dikenalkan oleh Muhammad bin Abdullah di Gua Hira, Arab Saudi dan disebarluaskan oleh para ulama keseluruh penjuru dunia.

0

Roboguru

Daerah-daerah yang disebut para sejarawan sebagai daerah asal pengaruh masuknya agama Islam di Indonesia adalah ...

Pembahasan Soal:

Para ahli sejarah memberikan 4 teori bagaimana proses masuknya Islam ke Nusantara. Masing-masing teori dijelaskan berdasarkan rentan waktu yang berbeda. Mulai dari abad ke 7, hingga ada pula yang menyebutkan abad ke 13 Teori Gujarat beranggapan bahwa agama dan kebudayaan Islam dibawa oleh para pedagang dari daerah Gujarat, India yang berlayar melewati selat Malaka. Teori ini menjelaskan bahwa kedatangan Islam ke Nusantara sekitar abad ke 13, melalui kontak para pedagang dan kerajaan Samudera Pasai yang menguasai selat Malaka pada saat itu. Teori ini juga diperkuat dengan penemuan makam Sultan Samudera Pasai, Malik As-Saleh pada tahun 1297 yang bercorak Gujarat. Teori ini dikemukakan oleh S. Hurgronje dan J. Pijnapel. Teori Persia, menurut Umar Amir Husen dan Hoesein Djadjadiningrat berpendapat bahwa Islam masuk ke Nusantara melalui para pedagang yang berasal dari Persia, bukan dari Gujarat. Persia adalah sebuah kerajaan yang saat ini kemungkinan besar berada di Iran. Teori ini tercetus karena pada awal masuknya Islam ke Nusantara di abad ke 13, ajaran yang marak saat itu adalah ajaran Syiah yang berasal dari Persia. Selain itu, adanya beberapa kesamaan tradisi Indonesia dengan Persia dianggap sebagai salah satu penguat. Contohnya adalah peringatan 10 Muharam Islam-Persia yang serupa dengan upacara peringatan bernama Tabuik/Tabut di beberapa wilayah Sumatera (Khususnya Sumatera Barat dan Jambi). Teori China, menurut Slamet Mulyana dan Sumanto Al Qurtuby, mereka berpendapat bahwa sebenarnya kebudayaan Islam masuk ke Nusantara melalui perantara masyarakat muslim China.Teori ini berpendapat, bahwa migrasi masyarakat muslim China dari Kanton ke Nusantara, khususnya Palembang pada abad ke 9 menjadi awal mula masuknya budaya Islam ke Nusantara. Hal ini dikuatkan dengan adanya bukti bahwa Raden Patah (Raja Demak) adalah keturunan China, penulisan gelar raja-raja Demak dengan istilah China, dan catatan yang menyebutkan bahwa pedagang China lah yang pertama menduduki pelabuhan-pelabuhan di Nusantara. Teori Mekkah dalam teori ini dijelaskan bahwa Islam di Nusantara dibawa langsung oleh para musafir dari Arab yang memiliki semangat untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia pada abad ke 7. Hal ini diperkuat dengan adanya sebuah perkampungan Arab di Barus, Sumatera Utara yang dikenal dengan nama Bandar Khalifah. Selain itu, di Samudera Pasai mahzab yang terkenal adalah mahzab Syafi’i. Mahzab ini juga terkenal di Arab dan Mesir pada saat itu. Kemudian yang terakhir adalah digunakannya gelar Al-Malik pada raja-raja Samudera Pasai seperti budaya Islam di Mesir. Teori inilah yang paling benyak mendapat dukungan para tokoh seperti, Van Leur, Anthony H. Johns, T.W Arnold, dan Buya Hamka.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah E.

0

Roboguru

Jelaskan teori-teori masuknya Islam ke Indonesia !

Pembahasan Soal:

Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia. Tetapi, Islam bukanlah agama nenek moyang Indonesia sehingga masuk dan penyebaran agama Islam memerlukan proses yang memerlukan waktu. Berikut ini beberapa teori tentang penyebaran agama Islam di Indonesia.

  1. Teori Gujarat, teori gujarat menyatakan bahwa Islam masuk dan tersebar di Indonesia melalui pedagang-pedagang yang berasal dari Gujarat, India. Hal ini didukung oleh bukti-bukti, antara lain batu nisan dari Sultan Samudera Pasai Malik As-Saleh pada tahun 1297 yang memiliki corak khas Islam Gujarat, catatan Marcopolo bahwa di Perlak telah ditemuka banyak penduduk yang memeluk agama Islam dan banyak ditemukan pedagang Islam yang berasal dari India yang menyebarkan Islam di Indonesia. Adanya aliran tasawuf pada agama Islam yang berkembang di Indonesia.
  2. Teori Persia, menurut teori ini, agama Islam masuk Indonesia berasal dari Persia. Teori ini dicetuskan oleh Amir Husen dan Hoesein Djajadiningrat, yang menyatakan bahwa Islam merupakan agama yang dibawa oleh kaum Syiah, Persia ke Indonesia pada abad ke-7 Masehi. Bukti yang mendukung teori ini adalah adanya kesamaan budaya antara Islam Persia dengan Islam Nusantara seperti peringatan Asyura dan peringatan Tabut, adanya kesamaan ajaran Sufi, dalam mengeja huruf Arab, Indonesia menggunakan istilah-istilah Persia, makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik yang ditemukan pad tahun 1419, adanya perkampungan Leren/Leran di Giri daerah Gresik, adanya kesamaan pada seni kaligrafi di beberapa batu nisan
  3. Teori Arab/Mekah, menurut teori ini, Islam masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh orang-orang Arab yang memiliki semangat untuk menyebarkan agama Islam ke seluruh dunai. Teori ini didukung oleh Van Leur, Anthony H. Johns, T.W Arnold, dan Buya Hamka. Teori ini didukung oleh beberapa bukti, antara lain adanya perkampungan Islam dengan ciri Kekhalifan Umayyah di pantai timur Sumatera pada abad ke 7 Masehi kerajaan Samudera Pasai menganut mazhab Syafi'i yang merupakan mazhab yang terkenal dan banyak dianut di Arab dan Mesir, penggunaan gelar Al Malik pada raja-raja Samudera Pasai yang umumnya hanya digunakan di Mesir.
  4. Teori Cina, menurut teori ini, Islam masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh perantau muslim China. Teori ini dicetuskan oleh Slamet Mulyana dan Sumanto Al Qurtuby. Beberapa bukti yang mendukung teori ini antara lain adanya migrasi orang-orang muslim China dari Canton ke Asia Tenggara, yaitu di Palembang pada 879 Masehi, adanya masjid tua dengan arsitektur Cina di Jawa, Raden Patah yang merupakan raja pertama Kerajaan Demak merupakan keturunan Cina, gelar raja-raja Kerajaan Demak ditulis dengan menggunakan istilah Cina, adanya catatan yang menyatakan bahwa pelabuhan-pelabuhan yang ada di Nusantara pertama kali diduduki oleh para pedagang yang berasal dari Cina.

Dengan demikian, teori-teori masuknya Islam ke Indonesia yaitu Teori Gujarat, Teori Persia, Teori Arab/Mekah, Teori Cina.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved