Roboguru

Benteng Sao Paulo atau Benteng Gamalama merupakan benteng yang dibangun oleh bangsa Portugis atas izin...

Pertanyaan

Benteng Sao Paulo atau Benteng Gamalama merupakan benteng yang dibangun oleh bangsa Portugis atas izin...

  1. Alfonso de Albuquerque

  2. Kesultanan Ternate

  3. Kesultanan Demak

  4. Kesultanan Tidore

  5. Kerajaan Spanyol

Pembahasan Soal:

Portugis melakukan ekspedisi ke Maluku pada tahun 1512. Ekspedisi ini dipimpin oleh utusan Albuquerque yang bernama Antonio de Abreu dan Francisco Serrao. Mereka membuang sauh di Kepulauan Banda, Kepulauan Penyu, dan Ternate. Di Ambon, bangsa Portugis diberi izin mendirikan benteng di Pikaoli, Negeri Hitu Lama, serta Mamala. Portugis juga merintis poros perdagangan Ternate-Malaka-Goa-Lisbon.

Di Ternate, bangsa Portugis menjalin persahabatan dan persekutuan dengan Kesultanan Ternate yang bercorak Islam. Portugis menjalin hubungan dagang dengan kesultanan tersebut, terutama rempah-rempah berupa cengkih dan pala. Bahkan, kesultanan mengizinkan bangsa Portugis membangun benteng yang diberi nama Benteng Sao Paulo atau Benteng Gamalama. Selain melindungi kepentingan Portugis, pembangunan benteng tersebut merupakan petunjuk yang sangat jelas bahwa Portugis berkomitmen menjaga dan melindungi Ternate dari ancaman musuh-musuh serta pesaing-pesaingnya.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan informasi berikut. 1) Campur tangan dalam urusan internal kesultanan 2) Menjatuhkan hukuman kepada raja yang menolak kerja sama 3) Menyebarkan agama Katolik 4) Membangung benteng-benten...

Pembahasan Soal:

Sebab Perlawanan Rakyat Ternate Terhadap Portugis diantaranya,

  • Portugis melakukan monopoli perdagangan.
  • Portugis ikut campur tangan dalam pemerintahan.
  • Portugis ingin menyebarkan agama Katholik, yang berarti bertentangan dengan agama yang telah dianut oleh rakyat Ternate.
  • Portugis membenci pemeluk agama Islam karena tidak sepaham dengan mereka.
  • Portugis sewenang-wenang terhadap rakyat.
  • Menjatuhkan hukuman kepada raja yang menolak kerjasama
  • Keserakahan dan kesombongan bangsa Portugis. 1, 3

Dari berbagai latarbelakang diatas yang paling utama pemicu perlawanan rakyat Ternate ditujukan nomor 1) campur tangan dalam urusan internal keusltanan  dan 2) menjatuhkan hukuman kepada raja yang menolak kerja sama.

0

Roboguru

Pada 1680 VOC berhasil menjadikan Tidore sebagai salah satu vassal. Akan tetapi, penempatan Tidore sebagai vassal (daerah bawahan) menimbulkan kebencian Sultan Nuku. Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

Setelah VOC menjadikan Tidore sebagai daerah Vassal, pemerintah VOC banyak melakukan intervensi dalam menentukan kebijakan politik dan pengankatan sultan. Hal itu dilakukan sebagai usaha VOC untuk menguasai perdagangan di wilayah Tidore. Pada masa kepemimpinan Sultan Jamaludin, ia banyak menentang keputusan VOC yang mencampuri urusan politik dalam negeri Tidore dan berusaha melakukan monopoli perdagangan. Hal ini membuat VOC menganggap Sultan Jamaludin sebagai ancaman untuk mencapai tujuanya. Sehingga sebagai langkah untuk mengatasinya, pemerintah VOC menangkap Sultan Jamaludin dan mengasingkanya ke Pulau Sailan atau Sri Lanka. Sebagai penggangtinya, VOC mengangkat Sultan Patra Alam adik dari Sultan Jamaludin sebagai Sultan Tidore. Pengasingan dan pengangkatan Sultan Patra Alam yang dilakukan VOC, mengakibatkan kemarahan Nuku Muhammad Amirudin atau Sultan Nuku anak dari Sultan Jamaludin. Disamping kemarahanya karena penangkapan ayahnya, ia juga menganggap bahwa VOC telah menginjak-injak tradisi Kesultanan Tidore dalam penurunan dan pengangkatan sultan. Dalam usaha menentang dan mengusir VOC dari Tidore, Sultan Nuku berusaha menghimpun dukungan dengan mengajak para pemimpin lokal yang masih berada di bawah wilayah kekuasaan Tidore untuk melawan VOC. Hasilnya, Sultan Nuku banyak mendapat dukungan dari para pemimpin lokal dan membuat kekuatan perlawanan Sultan Nuku semakin besar. Para pemimpin lokal yang medukung perjuanganya, menganggap bahwa Sultan Nuku paling berhak menggantikan Sultan Jamaludin bukan Sultan Ptra Alam. Selain itu juga para pemimpin lokal sudah merasa sangat benci terhadap VOC yang selalu ikut campur terhadap pemerintahan Tidore. Dengan dukungan yang besar, Sultan Nuku bersama pendukungnya membangun armada dan benteng yang kuat di sekitar Pulau Seram dan Irian Jaya. Serta menjadikan Seram Timur sabagai basis pertahanan mereka. Akhirnya, dengan strategi kekuatan tersebut Sultan Nuku berhasil mengusir VOC dari Tidore.undefined

Dengan demikian, kebencian Sultan Nuku terhadap VOC ialah karena Sultan Nuku menganggap VOC telah menginjak-injak tradisi Kesultanan tidore dengan mengasingkan dan menurunkan Sultan Jamaludin serta menggantinya dengan Sultan Patra Alam.undefined

0

Roboguru

Perhatikan informasi-informasi berikut. Ketika mengakhiri monopoli Portugis atas perdagangan rempah-rempah di Nusantara (1575) Ketika penguasa Portugis menurunkan Sultan Tabariji dari Ternate dari...

Pembahasan Soal:

Sejarah mencatat, sejak kemunculannya pada pertengahan abad XIII, Kesultanan Ternate dan Tidore sudah berebut hegemoni. Ternate meluaskan pengaruh ke Halmahera Utara, Kepulauan Lease, Ambon, Suru, Sula, dan Seram, sementara Tidore melakukan ekspansi ke Halmahera Tengah, Seram Timur, serta kawasan Raja Ampat di Papua. Persaingan ini membuat mereka memilih mitra koalisi asing yang berbeda. Ternate merangkul bangsa Portugis pada tahun 1512, sedangkan Tidore bersekutu dengan Spanyol sepuluh tahun kemudian. Sepanjang sejarah, hanya dua kali dua kerajaan ini bersatu. Pertama, ketika penguasa Portugis menurunkan Sultan Tabariji dari Ternate (1533) dari singgasana. Kedua, saat Sultan Khairun dibunuh bangsa Portugis (1570). Monopoli Portugis atas perdagangan rempah-rempah di Nusantara berakhir sejak dikalahkan Sultan Baabullah dari Ternate pada tahun 1575. Selanjutnya bangsa Portugis disingkirkan Belanda dari Ambon pada tahun 1599. Portugis kemudian menduduki Timor, Solor, dan Flores.

Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Kesultanan Tidore mengalami kemunduran disebabkan oleh...

Pembahasan Soal:

Kesultanan Tidore mulai mengalami kemunduran karena adanya politik adu domba dengan kesultanan Ternate yang dilakukan oleh bangsa asing. Tujuan adu domba ini bertujuan untuk memonopoli daerah penghasil rempah-rempah tersebut. Setelah Sultan Ternate dan Tidore menyadari sedang diadu domba, kedua kesultanan ini kemudian bersatu untuk mengusir Portugis dan Spanyol ke luar Kepulauan Maluku.

0

Roboguru

Kota awal perjalanan bangsa Portugis mencari rempah-rempah adalah...

Pembahasan Soal:

Penjelajahan samudra merupakan suatu masa (abad XV--XVII) ketika bangsa-bangsa Barat (Eropa) banyak melakukan penjelajahan mengelilingi dunia untuk menemukan komoditas dagang dari dunia Timur. Pelopor kegiatan penjelajahan samudera ini adalah bangsa Spanyol dan Portugis. Portugis mengambil rute penjelajahan ke arah Timur, sesuai dengan perjanjian Tordesillas. Bartholomeus Dias adalah tokoh Portugis pertama yang menjelajah dan sampai di Tanjung Harapan. Pada Juli 1497, Vasco da Gama melanjutkan penjelajahan samudera oleh bangsa Portugis dan berangkat dari pelabuhan Lisabon. Berdasarkan pengalaman Bartholomeus Diaz itu, Vasco da Gama juga berlayar mengambil rute yang pernah dilayari Bartholomeus Diaz. Rombongan Vasco da Gama juga singgah di Tanjung Harapan. Atas petunjuk dari pelaut bangsa Moor yang telah disewanya. Vasco da Gama berhasil mencapai India dan ditunjuk menjadi penguasa di Goa.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved