Iklan

Pertanyaan

Cermati gambar berikut!
 

Sumber: http://bit.ly/3uVNZPS, diunduh 17 Maret 2021space 

Bagian klimaks yang dapat disusun berdasarkan tokoh tersebut adalah ...

Bagian klimaks yang dapat disusun berdasarkan tokoh tersebut adalah ...space 

  1.     Perlahan-lahan tubuh Kapitan Pattimura ditarik dengan tali gantungan. Tubuhnya yang kekar berayun-ayun. Sedikit demi sedikit nyawanya berpisah dengan jasmani. Berangkatlah jiwa yang besar menghadap Sang Pencipta. Seorang pejuang telah gugur di tiang gantungan. Ia hadir di muka bumi sebagai panutan. Hidupnya tidak pernah sia-sia. Hidup berbakti, mati berbukti, semua penuh arti.

    Sumber: Arsyad Siddik, Pattimura Pejuang yang Berakhir di Tiang Gantungan, Jakarta, Karya Unipress, 1984space 

  2.     Terjadilah peperangan antara pasukan Belanda dengan pasukan Pattimura. Mayor Beetjes makin panik. Darahnya makin naik karena anak buahnya banyak yang tewas. Ia berusaha menembakkan peluru meriam ke arah hutan bakau. Sayang peluru-peluru itu tidak mengenai sasarannya. Akhirnya, peluru kehabisan. Oleh sebab itu, ia memerintahkan anak buahnya yang masih hidup untuk mundur.

    Sumber: Arsyad Siddik, Pattimura Pejuang yang Berakhir di Tiang Gantungan, Jakarta, Karya Unipress, 1984space 

  3.     "Marilah kita bersumpah untuk perjuangan ini. Tidak seorang pun yang menjadi pengkhianat," kata Kapitan Pattimura.

        Hadirin bersumpah setia. Dengan mengucapkan nama Tuhan mereka berikrar. Mereka akan berjuang hingga tetes darah penghabisan. Kapitan Pattimura sebagai pemimpin gerakan. Tidak lama lagi api peperangan akan berkobar seperti berkobarnya semangat para pemuda.

    Sumber: Arsyad Siddik, Pattimura Pejuang yang Berakhir di Tiang Gantungan, Jakarta, Karya Unipress, 1984space 

  4.     Hampir tujuh tahun lamanya pemuda Thomas Matulessi menjalani dinas ketentaraan. Akan tetapi, sayang seribu sayang, pada saat itu kekuasaan lnggris berakhir. Keadaan di Eropa telah berubah sehingga lnggris harus menyerahkan kembali Maluku kepada Belanda. Hal itu membuat rakyat Maluku menjadi resah, terutama pemuda Thomas Matulessi dengan anak buahnya.

    Sumber: Arsyad Siddik, Pattimura Pejuang yang Berakhir di Tiang Gantungan, Jakarta, Karya Unipress, 1984space 

  5.     Thomas Matulessi selalu berkumpul dengan teman-teman sebayanya. Masalah kekejaman penjajah Belanda selalu menjadi pokok pembicaraan. Kadang-kadang ibunya melarangnya membicarakan hal itu. Ibunya takut kalau diketahui oleh Belanda. Siapa tahu, mungkin ada di antara teman sepembicaraannya yang akan melaporkan hal itu kepada Belanda. Tentulah Thomas Matulessi akan merasakan akibat buruk dari sikapnya itu.

    Sumber: Arsyad Siddik, Pattimura Pejuang yang Berakhir di Tiang Gantungan, Jakarta, Karya Unipress, 1984space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

07

:

33

Klaim

Iklan

E. Iga

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah pilihan B.

jawaban yang tepat adalah pilihan B.space

Pembahasan

Sejarah didukung dengan bukti yang didapat dari catatan sejarah ataupun perkataan orang tua yang diwariskan secara turun-temurun. Teks cerita sejarah berarti naskah atau narasi yang mengandung unsur sejarah. Dalam teks cerita sejarah ada beberapa unsur fakta, seperti tokoh, waktu, nama tempat, dan peristiwa sejarah. Teks cerita sejarah kadang mengandung unsur rekaan, seperti mitos asal-usul negeri dan mitos alegori. Teks cerita sejarah memiliki struktur sebagai berikut: Orientasi adalah awal atau pengenalan dari sebuah cerita atau peristiwa sejarah. Biasanya berisi perkenalan tentang tokoh-tokoh dalam cerita yang akan diceritakan. Komplikasi adalah saat terjadinya sebuah masalah yang dihadapi oleh sang tokoh utama dalam cerita. Klimaks adalah puncak konflik. Pada tahap ini konflik mencapai tingkat intensitas tertinggi. Resolusi adalah cerita pada saat sang tokoh utama mendapatkan ide untuk memecahkan masalah yang berada dalam komplikasi. Koda adalah bagian akhir dari cerita yang mengandung makna dari cerita atau amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut. Berikut ini adalah analisis bagian klimaks yang dapat disusun berdasarkan tokoh di atas, yaitu: Pada kutipan teks pilihan A, termasuk bagian struktur koda karena berisikan bagian akhir dari cerita yang menjelaskan tentang seorang pejuang yang telah gugur di tiang gantungan. Pada kutipan teks pilihan B, termasuk bagian struktur klimaks karena berisikan tentang sebuah konflik yang mencapai tingkat intensitas tertinggi, yaitu terjadinya peperangan antara pasukan Belanda dengan pasukan Pattimura. Pada kutipan teks pilihan C, termasuk bagian struktur resolusi karena berisikan tentang sebuah ide untuk memecahkan permasalahan yang terjadi, yaitu dengan cara bersumpah untuk berjuang hingga titik darah penghabisan dalam mempertahankan Maluku. Pada kutipan teks pilihan D, termasuk bagian struktur komplikasi karena berisikan tentang awal mulanya suatu permasalahan terjadi, yaitu kekuasaan Inggris berakhir dan Maluku harus dikembalikan kepada Belanda. Pada kutipan teks pilihan E, termasuk bagian struktur orientasi karena berisikan tentang pengenalan tokoh-tokoh dalam cerita. Berdasarkan analisis di atas, bagian klimaks yang dapat disusun berdasarkan tokoh tersebut adalah bagian yang berbunyi "Terjadilah peperangan antara pasukan Belanda dengan pasukan Pattimura. Mayor Beetjes makin panik. Darahnya makin naik karena anak buahnya banyak yang tewas. Ia berusaha menembakkan peluru meriam ke arab hutan bakau. Sayang peluru-peluru itu tidak mengenai sasarannya. Akhirnya, peluru kehabisan. Oleh sebab itu, ia memerintahkan anak buahnya yang masih hidup untuk mundur." Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.

Sejarah didukung dengan bukti yang didapat dari catatan sejarah ataupun perkataan orang tua yang diwariskan secara turun-temurun.

Teks cerita sejarah berarti naskah atau narasi yang mengandung unsur sejarah. Dalam teks cerita sejarah ada beberapa unsur fakta, seperti tokoh, waktu, nama tempat, dan peristiwa sejarah. Teks cerita sejarah kadang mengandung unsur rekaan, seperti mitos asal-usul negeri dan mitos alegori.

Teks cerita sejarah memiliki struktur sebagai berikut:

  • Orientasi adalah awal atau pengenalan dari sebuah cerita atau peristiwa sejarah. Biasanya berisi perkenalan tentang tokoh-tokoh dalam cerita yang akan diceritakan.
  • Komplikasi adalah saat terjadinya sebuah masalah yang dihadapi oleh sang tokoh utama dalam cerita.
  • Klimaks adalah puncak konflik. Pada tahap ini konflik mencapai tingkat intensitas tertinggi.
  • Resolusi adalah cerita pada saat sang tokoh utama mendapatkan ide untuk memecahkan masalah yang berada dalam komplikasi.
  • Koda adalah bagian akhir dari cerita yang mengandung makna dari cerita atau amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut.

 

Berikut ini adalah analisis bagian klimaks yang dapat disusun berdasarkan tokoh di atas, yaitu:

  • Pada kutipan teks pilihan A, termasuk bagian struktur koda karena berisikan bagian akhir dari cerita yang menjelaskan tentang  seorang pejuang yang telah gugur di tiang gantungan.
  • Pada kutipan teks pilihan B, termasuk bagian struktur klimaks karena berisikan tentang sebuah konflik yang mencapai tingkat intensitas tertinggi, yaitu terjadinya peperangan antara pasukan Belanda dengan pasukan Pattimura.
  • Pada kutipan teks pilihan C, termasuk bagian struktur resolusi karena berisikan tentang sebuah ide untuk memecahkan permasalahan yang terjadi, yaitu dengan cara bersumpah untuk berjuang hingga titik darah penghabisan dalam mempertahankan Maluku.
  • Pada kutipan teks pilihan D, termasuk bagian struktur komplikasi karena berisikan tentang awal mulanya suatu permasalahan terjadi, yaitu kekuasaan Inggris berakhir dan Maluku harus dikembalikan kepada Belanda.
  • Pada kutipan teks pilihan E, termasuk bagian struktur orientasi karena berisikan tentang pengenalan tokoh-tokoh dalam cerita.

Berdasarkan analisis di atas, bagian klimaks yang dapat disusun berdasarkan tokoh tersebut adalah bagian yang berbunyi "Terjadilah peperangan antara pasukan Belanda dengan pasukan Pattimura. Mayor Beetjes makin panik. Darahnya makin naik karena anak buahnya banyak yang tewas. Ia berusaha menembakkan peluru meriam ke arab hutan bakau. Sayang peluru-peluru itu tidak mengenai sasarannya. Akhirnya, peluru kehabisan. Oleh sebab itu, ia memerintahkan anak buahnya yang masih hidup untuk mundur."


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Pertanyaan serupa

Teks tersebut termasuk struktur teks cerita sejarah bagian ...

1

3.8

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia