Roboguru

Bagaimanakah reaksi penjajah Belanda ketika Muhammadiyah didirikan!

Pertanyaan

Bagaimanakah reaksi penjajah Belanda ketika Muhammadiyah didirikan!

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Pada 7 Mei 1921, Kiai Ahmad Dahlan mengajukan permohonan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk mendirikan cabang-cabang Muhammadiyah. Permohonan itu pun dikabulkan pada 2 September 1921. Muhammadiyah pun berkembang pesat hingga saat ini. Sepak terjang KH Ahmad Dahlan hingga akhirnya mendirikan Muhammadiyah pada 18 November 1912 menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah Hindia Belanda. Pemerintah Hindia Belanda membatasi setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan Muhammadiyah. Belanda hanya mengizinkan Muhammadiyah melakukan kegiatannya di Yogyakarta saja sesuai dengan surat ketetapan pemerintah Hindia Belanda nomor 81 tanggal 22 Agustus 1914. Namun, gerakan dakwah Muhammadiyah tak terbendung.

Dengan demikian, reaksi penjajah Belanda ketika Muhammadiyah di dirikan yaitu menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah Hindia Belanda. Pemerintah Hindia Belanda membatasi setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan Muhammadiyah.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Di antara salah satu andil Muhammadiyah dalam usaha kemerdekaan bangsa Indonesia adalah ....

Pembahasan Soal:

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang muncul pada masa Pergerakan Nasional. Organisasi yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 1912 ini berkonsentrasi dalam bidang pendidikan dan sosial. Kegiatan utama yang dilakukan oleh Muhammadiyah adalah kontribusi kebudayaan, pembangunan toleransi, dan pendidikan masyrarakat Indonesia di berbagai wilayah. Kontribusi Muhammadiyah tersebut tetap berjalan hingga hari ini.

Dengan demikian, diantara salah satu andil Muhammadiyah dalam usaha kemerdekaan bangsa Indonesia adalah mencerdaskan masyarakat dengan mendirikan sekolah - sekolah.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Sebutkan peran organisasi NU dan Muhammadiyah terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara?

Pembahasan Soal:

Muhammadiyah merupakan organisasi yang bertujuan mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Organisasi ini berfokus pada pembinaan masyarakat di berbagai aspek kehidupan. Tujuannya adalah untuk mengentaskan persoalan-persoalan yang dialami oleh masyarakat, baik itu persoalan dalam segi ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun persoalan politik.

Nahdlatul 'Ulama (Kebangkitan 'Ulama atau Kebangkitan Cendekiawan Islam),  berdiri pada 31 Januari 1926 dan bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. NU menjadi salah satu garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya berhenti sampai di situ, NU juga terlibat aktif dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dan berlanjut hingga saat ini.

0

Roboguru

Tempat yang menjadi kota kelahiran K.H. Mas Mansur adalah di...

Pembahasan Soal:

Kiai Haji Mas Mansoer lahir di Surabaya, 25 Juni 1896, meninggal di Surabaja, 25 April 1946 pada umur 49 tahun adalah seorang tokoh Islam dan pahlawan nasional Indonesia. Ibunya bernama Raudhah, seorang wanita kaya yang berasal dari keluarga Pesantren Sidoresmo Wonokromo Surabaya. Ayahnya bernama KH. Mas Achmad Marzoeqi, seorang pionir Islam, ahli agama yang terkenal di Jawa Timur pada masanya. Dia berasal dari keturunan bangsawan Astatinggi Sumenep, Madura. Dia dikenal sebagai imam tetap dan khatib di Masjid Ampel, suatu jabatan terhormat pada saat itu.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Pada masa K.H Ahmad Dahlan, dia mendirikan organisasi yang bernama?

Pembahasan Soal:

Muhammadiyah didirikan di Kampung Kauman Yogyakarta, pada 8 Dzulhijjah 1330H atau 18 November 1912 oleh Muhammad Darwis yang kemudian dikenal dengan Kyai Haji Ahmad Dahlan. Dilansir dari situs resmi Muhammadiyah, setelah Kyai Haji Ahmad Dahlan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, beliau mulai menyampaikan benih pembaruan di Tanah Air. Gagasan pembaruan itu diperoleh Kyai Haji Ahmad Dahlan setelah berguru kepada ulama-ulama Indonesia yang bermukim di Mekkah. Melihat keadaan ummat Islam pada waktu itu dalam keadaan penuh dengan amalan-amalan yang bersifat mistik, Kyai Haji Ahmda Dahlan tergerak hatinya untuk mengajak mereka kembali kepada ajaran Islam yang sebenarnya berdasarkan Qur'an dan Hadist.

Dengan demikian beliau memberikan pengertian keagamaan dirumahnya ditengah kesibukannya sebagai Khatib dan para pedagang.space space 

0

Roboguru

Perhatikan ciri-ciri berikut! Penerbitan surat kabar. Pembentukan organisasi politik. Pendirian lembaga pendidikan. Pendirian lembaga dakwah.  Ciri konsep yang diterapkan Muhammad Darwib dalam...

Pembahasan Soal:

Konsep yang di terapkan Muhammadiyah adalah konsep wahabiyah yang ditandai dengan sistem organisasi modern, lembaga pendidikan, serta penertiban surat kabar dan buletin keagamaan.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved