Roboguru

Bagaimana penjelasan munculnya tiga warna bulu pada kucing Calico?

Pertanyaan

Bagaimana penjelasan munculnya tiga warna bulu pada kucing Calico? 

Pembahasan Soal:

Warna bulu pada kucing adalah sifat yang terkait dengan gendernya. Hewan betina memiliki dua kromosom X (XX), untuk yang jantan memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y (XY). Pengkodean genetik tersebut untuk menampilkan warna hitam atau oranye yang ditemukan pada kromosom X. Pengkodean untuk putih adalah gen yang benar-benar terpisah. Karena kucing betina memiliki dua kromosom X, mereka mampu menampilkan dua warna (orange dan hitam, atau variasinya) dan putih; hal ini yang menciptakan campuran kucing calico 3 warna. Karena kucing jantan hanya memiliki satu kromosom X, mereka hanya bisa orange atau hitam. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Intan

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tuliskan diagram persilangan antara mata putih betina () dengan mata merah jantan (). Tentukan pula rasio fenotip F1!

Pembahasan Soal:

Persilangan antara mata putih betina (X to the power of r X to the power of r) dengan mata merah jantan (X to the power of R Y).

Parental : X to the power of r X to the power of r (mata putih) X  X to the power of R Y (mata merah)

Gamet : X to the power of rX to the power of r dan X to the power of RY

Filial 1 didapatkan 2 X to the power of R X to the power of r: 2 X to the power of r Y

Berarti rasio fenotipe nya adalah 2 Betina berwarna merah : 2 jantan berwarna putih undefined 

0

Roboguru

Peristiwa dimana gen-gen yang terletak pada kromosom yang sama, namun tidak dapat memisahkan diri secara bebas disebut dengan ....

Pembahasan Soal:

Pautan merupakan peristiwa gen-gen yang terletak pada kromosom yang sama tidak dapat memisahkan diri secara bebas ketika pembelahan meiosis. Pada proses miosis, kromosom yang telah mengganda akan menjauh menuju kutup yang berlawanan. Ketika kedua gen terletak dalam kromosom yang sama dan letaknya berdekatan pula, maka kedua gen tersebut akan ditarik menuju kutup yang sama. Hal ini dikarenakan gen yang terletak pada lokus (tempat) yang berdekatan pada kromosom yang sama akan tetap bersama saat diturunkan kepada keturunannya. Sehingga semakin dekat jarak gen-gen tersebut maka semakin tinggi resiko terjadinya pautan atau gen linkage. Dan semakin jauh jarak antara gen, maka semakin sedikit pula kemungkinan terjadinya pautan, dan kemungkinan terjadinya pindah silang atau crossing over akan semakin tinggi.  

0

Roboguru

Junilah gamet yang dihasilkan oleh individu yang memiliki gen AAbbCcDdEE sebanyak ...

Pembahasan Soal:

Diketahui genotipe parentalnya adalah AAbbCcDdEE. Alel yang heterozigot adalah Cc dan Dd. Jumlah gamet yang dihasilkan adalah 22 = 4 gamet. Gamet-gamet yang dihasilkan adalah:

1) AbCDE

2) AbCdE

3) AbcDE

4) AbcdE.

0

Roboguru

Individu yang memiliki gen AaBBCC akan menghasilkan jumlah gamet sebanyak ...

Pembahasan Soal:

Rumus untuk macari jumlah gamet adalah 2n dimana n adalah banyaknya gen yang heterozigot. Maka jika suatu individu dengan genotip AaBBCC, maka n adalah 1 jadi

=  2n

= 21

= 2 macam gamet

0

Roboguru

Perkawinan antara lalat buah jantan berbadan abu-abu sayap panjang heterozigot dengan lalat buah betina berbadan hitam sayap pendek menghasilkan keturunan lalat buah berbadan abu-abu sayap panjang 108...

Pembahasan Soal:

Ketika terjadi pertukaran suatu segmen dari non-sister chromatids dalam sepasang kromosom homolog hal ini disebut sebagai proses pindah silang. Pindah silang terjadi pada saat pembelahan meiosis I, proses ini akan menghasilkan gen rekombinan yang memiliki kombinasi berbeda dari gen parental. Proses ini merupakan salah satu penyebab terbesar terjadinya keragaman genetik pada suatu populasi, karena gen yang berasal dari induk akan diacak hingga menghasilkan turunan yang berbeda dalam suatu populasi. letak suatu gen dengan gen lainnya dalam kromosom akan menghasilkan peluang terjadinya pindah silang yang berbeda, semakin jauh jarak antara gen dalam suatu kromosom, maka semakin tinggi peluang pindah silang terjadi. Peluang pindah silang dapat dihitung menggunakan rumus berikut :

begin mathsize 14px style N P S equals fraction numerator J u m l a h space r e k o m b i n a n space left parenthesis R K right parenthesis over denominator J u m l a h space r e k o m b i n a n space left parenthesis R K right parenthesis space plus space J u m l a h space k o m b i n a s i space p a r e n t a l space left parenthesis K P right parenthesis space end fraction cross times 100 percent sign end style 

Sekarang mari kita menghitung Nilai Pindah Silang

Diketahui

Parental dalam soal memiliki sifat berbadan abu abu bersayap panjang heterozigot (GgLl) dan berbadan hitam bersayap pendek (ggll), dengan keturunan sebagai berikut:

Berbadan abu-abu sayap panjang (GgLl) = 108 ekor

Berbadan abu-abu sayap pendek (Ggll) = 54 ekor

Berbadan hitam sayap panjang (ggLl) = 36 ekor

Berbadan hitam sayap pendek (ggll) 92 ekor

Sehingga,

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell K P space end cell equals cell K e t u r u n a n space b e r b a d a n space a b u space a b u space b e r s a y a p space p a n j a n g plus K e t u r u n a n space b e r b a d a n space h i t a m space b e r s a y a p space p e n d e k space end cell row blank equals cell 108 plus 92 end cell row blank equals 200 row cell K R space end cell equals cell K e t u r u n a n space b e r b a d a n space a b u space a b u space b e r s a y a p space p e n d e k plus K e t u r u n a n space b e r b a d a n space h i t a m space b e r s a y a p space p a n j a n g end cell row blank equals cell 54 plus 36 end cell row blank equals 90 end table

Maka, 

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell N P S end cell equals cell fraction numerator K R over denominator K R plus K P end fraction cross times 100 percent sign end cell row blank equals cell fraction numerator 90 over denominator 90 plus 200 end fraction cross times 100 percent sign end cell row blank equals cell 90 over 290 cross times 100 percent sign end cell row blank equals cell 0.31 cross times 100 end cell row blank equals cell 31 percent sign end cell end table

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved