Roboguru

bagaimana keadaan kota semarang setelah pertempuran 5 hari di Semarang?

Pertanyaan

bagaimana keadaan kota semarang setelah pertempuran 5 hari di Semarang?

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Pertempuran 5 Hari adalah pertempuran yang melibatkan Indonesia melawan tentara Jepang di kota Semarang. Pertempuran yang memakan korban lebih dari 2000 jiwa ini berlangsung dari 15 Oktober hingga 19 oktober 1945.

Dengan demikian, akhir dari pertempuran lima hari ini dimulai saat Indonesia yang diwakili Mr. Wongsonogoro melakukan perundingan dengan Jepang di tanggal 17 Oktober. Perundingan kemudian berlanjut pada tanggal 18 oktober dimana Kasman Singodimejo dan Jenderal Nakamura sepakat melakukan perundingan gencatan senjata. Pada perundingan tersebut Jepang mengancam akan melakukan pemboman pada tanggal 19 Oktober pukul 10 siang jika senjata yang disita Indonesia tidak dikembalikan. Ancaman Jepang tersebut kemudian gagal dan pertempuran lima hari di Semarang terhenti karena tanggal 19 pukul 7:45 pagi, Sekutu telah tiba di Semarang dengan menggunakan kapal HMS Glenry. Kedatangan sekutu ini mempercepat perdamaian di antara rakyat Indonesia dan Jepang. Pada tanggal 20 Oktober diadakan konperensi di hotel Du Pavillon yang resmi mengakhiri pertempuran lima hari di Semarang.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Latar belakang peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah adanya desas-desus Jepang ....

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari di Semarang terjadi pada tanggal 14-19 Oktober 1945. Peristiwa ini diawali dengan kaburnya tentara Jepang yang ditawan oleh para pemuda Indonesia. Semula tawanan itu akan dipindahkan dari Cepiring ke Bulu. Para tawanan itu berhasil kabur dan bergabung dengan pasukan Kido Butai dibawah pimpinan Jenderal Nakamura dan Mayor Kido. Pada tanggal 14 Oktober 1945, pasukan Jepang bersenjata lengkap melancarkan serangan mendadak dan pada saat itu pun terdengar berita bahwa Jepang telah meracuni sumber air (reservoir siranda) dan berhasil melucuti delapan orang polisi yang berjaga di sana.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

1

Roboguru

Pertempuran 5 Hari di Semarang antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan rakyat Semarang melawan tentara Jepang dipicu oleh peristiwa ....

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari atau Palagan 5 Dina terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada 15-19 Oktober 1945. Peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang melibatkan sisa-sisa pasukan Jepang di Indonesia dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) atau angkatan perang Indonesia. Pemicu terjadinya Pertempuran Lima Hari adalah upaya pelucutan tentara Jepang yang tidak berjalan lancar. Mereka melakukan perlawanan ketika akan dirampas senjatanya oleh TKR.

Pada tanggal 14 Oktober 1945, pada petang hari, petugas kepolisian Indonesia yang menjaga persediaan air minum di Wungkal diserang oleh pasukan Jepang. Mereka dilucuti dan disiksa di tangsi Kedobutai Jatingaleh. Kemudian, di jalan Peterongan terdengar kabar bahwa air ledeng di Candi telah diracuni oleh Jepang. Oleh karena rakyat menjadi gelisah, dr. Kariadi, kepala laboratorium dinas Purusara Semarang ingin mengecek persediaan air tersebut namun ia dibunuh oleh tentara Jepang. Hal ini memicu kemarahan para pemuda yang kemudian melakukan penyerangan kepada tentara Jepang.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Mengapa dalam Pertempuran 5 hari di Semarang di sebut juga pertempuran segitiga antara Indonesia, Jepang dan Sekutu?

Pembahasan Soal:

Diketahui pertempuran lima hari di Semarang terjadi pada 14 – 19 Oktober 1945. Pertempuran ini termasuk kedalam rangkaian upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Setelah kemerdekaan, masih banyak tawanan Jepang yang belum dapat kembali ke negaranya. para tawanan tersebut banyak dipekerjakan di berbagai pabrik dan beberapa sektor lainnya. Pada saat bersamaan, pasukan sekutu dan pasukan Belanda mulai masuk kembali ke Indonesia dengan tugas untuk melucuti para tentara Jepang.

Peristiwa pertempuran lima hari Semarang ini latar belakangi oleh adanya perlawanan dari para tawanan Jepang. Pada saat itu, mereka akan dipindahkan ke Semarang, saat di perjalanan para tawanan tersebut melarikan diri dan bergabung dengan batalion Kidobutai pimpinan Mayor Kido. Pertempuran dimulai pada saat pasukan Kidobutai yang didukung oleh pasukan Jenderal Nakamura mendatangi kota semarang pada tanggal 15 Oktober 1945. Kedatangan pasukan Kidobutai disambut oleh angkatan muda semarang yang didukung oleh TKR, sehingga terjadilah perang selama lima hari di Semarang.pertempuran ini berlangsung di beberapa titik, yakni Kintelan, Pandanaran, Jombang dan di depan Lawang Sewu (Simpang Lima). Pertempuran ini menemui titik akhir, ketika diadakan perundingan gencatan senjata. Pihak Indonesia diwakili oleh Kasman Singodimejo dan Mr. Sartono, pihak Jepang diwakili oleh Letnan Kolonel Nomura. Adapula perwakilan pihak sekutu yakni Brigadir Jenderal Bethel. Perundingan tersebut disetujui oleh kedua belah pihak, dan pihak sekutu melucuti persenjataan tentara Jepang.

Dengan demikian, pertempuran lima hari Semarang disebut juga pertempuran segitiga antara Indonesia, Jepang dan Sekutu karena konflik yang melibatkan ketiga pihak tersebut. Indonesia berkonflik dengan Jepang, sementara sekutu mempunyai tugas untuk melucuti tentara Jepang.

0

Roboguru

Kapan Jenderal Nakamura ditangkap oleh pemuda?

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari Semarang merupakan pertempuran antara pejuang republik menghadapi sisa-sisa kekuatan tentara Jepang di Indonesia, dalam hal ini Semarang. Pertempuran tersebut meletus pada 14 Oktober 1945 - 18 Oktober 1945. Pertempuran tersebut dilatarbelakangi oleh terbunuhnya dr. Karyadi dan penolakan tentara Jepang untuk dilucuti pasca kemerdekaan Indonesia. Pada masa pertempuran, tepatnya tanggal 14 Oktober 1945, para pemuda berhasil menangkap Mayor Jenderal Nakamura di kediamannya, di Magelang. Tokoh Jepang ini selanjutnya ditahan oleh pemuda. Pertempuran di Semarang baru berakhir setelah Sekutu tiba di Semarang tanggal 19 Oktober 1945.

Dengan demikian, Mayor Jenderal Nakamura berhasil ditangkap pemuda pada tanggal 14 Oktober 1945.

0

Roboguru

Penyebab utama Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah kasus Jepang ...

Pembahasan Soal:

Masa Revolusi Nasional yang terjadi dari tahun 1945-1949 merupakan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaanya dari hadirnya Sekutu dan NICA (Netherland Indies Civil Administration) milik Belanda yang hendak kembali menguasai Indonesia. Upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaanya tercermin dalam dua strategi, yakni perang dan diplomasi. Pihak yang turut serta dalam Masa Revolusi ini adalah Inggris, Belanda, dan juga Jepang. 

Salah satu pertempuran fisik bangsa Indonesia terhadap Jepangdi Masa Revolusi adalah Pertempuran Lima Hari di Semarang yang terjadi pada tanggal 15-19 Oktober 1945. Pertempuran ini disebabkan karena bekas tentara Jepang di Semarang yang dipekerjakan di Pabrik Gula Cepiring, mulai memberontak dan melakukan perlawanan. TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan angkatan muda Semarang yang tengah merasakan euforia kemerdekaan Indonesia harus berhadapan dengan bekas tentara Jepang.

Peristiwa ini dilatarbelakangi dengan terdengarnya kabar bahwa tentara Jepang telah memberi racun terhadap reservoir Siranda yang merupakan suplai air bagi Semarang. Dr. Kariadi, selaku Kepala Laboratorium di Rumah Sakit Purusara, tempat yang notabene merupakan markas para pemuda Semarang, berangkat untuk memastikan apakah suplai air tersebut benar diracun atau tidak. Namun dalam perjalananya, Dr. Kariadi tertembak oleh tentara Jepang. Tewasnya Dr. Kariadi membuat kemarahan para pemuda dan TKR Semarang kian memuncak dan membuat pertempuran semakin berlarut. Pertempuran ini terjadi di beberapa tempat, di antaranya daerah Kintelan, Pandanaran, Jombang, dan Simpang Lima. 

Jadi, opsi jawaban benar adalah C.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved