Roboguru

Pertanyaan

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, perlawanan fisik masyarakat Indonesia dalam melawan penjajahan dilakukan di berbagai daerah seperti, Surabaya, Yogyakarta, Banda Aceh, Sumatera Selatan, Semarang, Kalimantan, Sulawesi dan Sumbawa.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Susilo

Terakhir diupdate 29 April 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Di setiap daerah, siapa saja yang memimpin dalam melawan penjajahan Belanda?

Pembahasan Soal:

Bangsa Belanda menerapkan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia salah satunya ialah karena tersedianya dengan melimpah rempah-rempah, sehingga Belanda sangat ini berkuasa di negara yang jaya ini selama mungkin. Namun dengan sikap dan kebijakan bangsa Belanda yang telah melukai rasa keadilan, mengoyak-oyak martabat dan harga diri serta melahirkan penderitaan bagi rakyat melahirkan perlawanan terutama di daerah-daerah pada sekelompok masyarakat. Beberapa daerah yang melakukan perlawanan terhadap Belanda adalah:

  1. Thomas Matulessy (Pattimura) merupakan tokoh yang melakukan perlawanan terhadap Belanda dari Maluku. Perlawanan terjadi pada 1817. Perlawanan terjadi akibat keinginan Belanda untuk menguasai dan memonopoli perdagangan di Maluku.
  2. Tuanku Imam Bonjol merupakan salah satu tokoh Padri (ulama) yang melakukan perlawanan terhadap Belanda di Sumatera Barat. Perlawanannya terjadi pada 1821-1838. Dalam melancarkan aksinya ia dibantu kaum adat yang sebelumnya berkonflik. Meski telah menyatukan kekuatan, persenjataan Belanda yang lebih unggul membawa kemenangan berpihak pada Belanda.
  3. Pangeran Diponegoro merupakan tokoh yang melakukan perlawanan yang didukung pihak istana, kaum ulama, dan rakyat Yogyakarta. Perlawanan dilakukan karena Belanda memasang patok-patok jalan yang melalui makan leluhur Diponegoro. Perang ini menjadi perang terbesar yang pernah dialami belanda, terjadi pada 1825-1830.
  4. I Gusti Ketut Jelantik merupakan tokoh yang melakukan perlawanan di Bali. Perang ini terjadi akibat protes Belanda terhadap Hak Tawan Karang, yaitu aturan yang memberik hak kepada kerajaan-kerajaan Bali untuk merampas kapal asing beserta muatannya yang terdampar di Bali. Protes ini tidak membuat Bali menghapuskan Hak Tawan Karang, sehingga perang tidak dapat dihindari. Belanda berhasil menguasai Bali karena kekuatan militer yang lebih unggul.
  5. Pangeran Antasari melakukan perlawanan karena Belanda  ingin menguasai kekayaan alam Banjar, Kalimantan Selatan. Selain itu, Belanda juga ikut campur dalam urusan kesultanan. Akibatnya, rakyat yang dipimpin Pangeran Hidayatullah dan Pangeran Antasari melakukan perlawanan terhadap Belanda sekitar tahun 1859.

Dengan demikian, beberapa tokoh yang memimpin dan melakukan perlawanan terhadap penajajahan Belanda dari berbagai daerah adalah Thomas Matulessy atau Pattimura (Maluku), Tuanku Imam Bonjol (Sumatera Barat), Pangeran Diponegoro (Yogyakarta), I Gusti Ketut Jelantik (Bali), dan Pangeran Antasari (Banjar, Kalimantan Selatan).

0

Roboguru

Tuliskan perbedaan antara perjuangan secara fisik dengan perjuangan secara diplomasi dalam upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Perjuangan Fisik Bentuk upaya...

Pembahasan Soal:

 

Perjuangan fisik

Bentuk upaya yang dilakukan: dengan menggunakan senjata atau mengandalkan kekuatan militer yang dilakukan lewat peperangan. Contoh perlawanan fisik pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan adalah: Pertempuran 10 November di Surabaya, Pertempuran Medan Area, Peristiwa Bandung Lautan Api, Pertempuran Ambarawa, dan lain-lain.

Dampak: menimbulkan banyak korban yang berjatuhan, kerugian bangunan yang hancur dan rusak, kepanikan di tengah masyarakat serta mengusir pasukan asing dari suatu wilayah di Indonesia.

 Diplomasi

Bentuk upaya yang dilakukan: melalui jalur perundingan untuk menyelesaikan suatu masalah. Contoh upaya diplomasi dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Indonesia adalah Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, Perundingan Roem-Royen, dan Konferensi Meja Bundar.
Dampak: ditetapkannya suatu keputusan terkait urusan tertentu, keputusan dapat ditentukan tanpa adanya korban jiwa, pengakuan dari negara lain.

Dengan demikian, perjuangan fisik merupakan perjuangan yang dilakukan dengan menggunakan senjata atau mengandalkan kekuatan militer. Sedangkan, perjuangan diplomasi adalah perjuangan melalui jalur perundingan untuk menyelesaikan suatu masalah.

0

Roboguru

Jelaskan kelemahan perlawanan bangsa Indonesia sebelum abad XX ?

Pembahasan Soal:

Proses kolonialisme (penjajahan) bangsa Eropa yang merugikan mendapat perlawanan dari bangsa Indonesia. Berbagai perlawanan telah dilakukan, namun belum sepenuhnya berhasil mengusir penjajah. Hal tersebut karena perlawanan memiliki beberapa kelemahan, seperti mudah diadu domba, perlawanannya sangat tergantung pada pemimpin dan bersifat kedaerahan (lokal) serta belum terorganisasi dengan baik.

Dengan demikian, mudah diadu domba, perlawanannya sangat tergantung pada pemimpin dan bersifat kedaerahan (lokal) serta belum terorganisasi dengan baik merupakan kelemahan perlawanan bangsa Indonesia sebelum abad XX.

0

Roboguru

Dominasi Belanda di Indonesia belum mampu dipatahkan oleh perlawanan-perlawanan rakyat di berbagai daerah. Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

Dominasi Belanda di Indonesia belum mampu dipatahkan oleh perlawanan-perlawanan rakyat di berbagai daerah. hal ini dikarenaka oleh beberapa sebab dasar yang menjadi faktor penentu dari gagalnya perlawanan-perlawanan rakyat pribumi terhadap pemerintah kolonial Belanda.

  1. Sifat perjuangannya yang masih sangat kedaerahan dan bersifat perjuangan lokal.
  2. Kalah persenjataan dan kurang matangnya strategi perlawanan.
  3. Serangan yang dilakukan bersifat Sporadis dan tidak terstruktur
  4. Pasukan perlawanan bergantung dengan tokoh khrismatik lokal, jika tokoh tersebut tertangkap atau terbunuh semangat perlawanan akan mengendur dengan sendirinya.
  5. Pemerintah kolonial melakukan taktik devide at impera dengan memecah belah musuh dari dalam dengan menggunakan orang orang "suruhan" dari Pihak Belanda.

Dengan demikian, mengapa perlawanan lokal tidak bisa mematahkan dominasi belanda karena perjuangan atau perlawanan terhadap pemerintah Belanda, masih menggunakan asas kedaerahan dan bergantung pada tokoh karismatik yang mudah untuk dipatahkan oleh Pihak kolonial dengan menggunakan taktik Devide at Impera. selain itu perlawanan kaum pribumi juga bersifat Sporadis yang bisa dengan mudah dipatahkan oleh para Serdadu Belanda dengan menggunakan persenjataan yang canggih dan taktik yang terbaru.  

0

Roboguru

Isilah bagan berikut ini : Perlawanan terhadap Portugis dan Belanda

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, perlawanan rakyat Maluku melawan Portugis dipimpin Sultan Baabullah.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved