Roboguru

"Tapi, apa salah saya, Kyai?" Kadis terlanjur meng...

    "Tapi, apa salah saya, Kyai?" Kadis terlanjur mengajukan pertanyaan itu dan seketika menyesal selama hidupnya tidak pernah membantah gurunya.

    "Karena kau tidak belajar apa-apa dari pengajian itu." Perkataan Kyai Dofir kedengaran melengking di telinga Kadis. "Kau pergi mengaji hanya untuk alasan untuk dalih yang dicari-cari supaya kau tidak usah bekerja untuk memberi nafkah pada anak istrimu."

    "Tapi, Kyai, selama ini, saya selaku memberi nafkah.

    "Ya, memang kau memberi nafkah." suara Kyai Dofir memotong dengan cekatan dan keras, "tapi nafkah itu kau dapat dari hasil meminta-minta pada orang lain. Betul tidak, Kadis?"

("Kadis," Hamzah Rangkuti)


Kalimat resensi (penilaian) yang menyatakan keunggulan dalam kutipan tersebut adalah ...undefined 

  1. Cerita ini menarik karena berisi nilai kemanusiaan yang menjadi contoh dalam kehidupan manusia.undefined 

  2. Konflik cerita sangat menarik dan menjadi hidup karena sesuai dengan kenyataan sehari-hari.undefined 

  3. Memiliki pesan moral yang harus kita lakukan, yaitu lebih baik memberi daripada meminta.undefined 

  4. Berisi pesan bermakna, yaitu menganjurkan kita harus bekerja, tidak boleh bermalas-malasan, apalagi meminta-minta.undefined 

  5. Penggunaan bahasa cukup baik dan diwarnai dengan dialog-dialog yang bervariasi dengan bahasa yang indah.undefined 

Jawaban:

Kutipan novel tersebut menceritakan Kadis yang rajin ke pengajian, tetapi memberi nafkah keluarganya dengan meminta-minta.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan D.undefined 

0

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved