Yana Y

19 September 2024 10:44

Iklan

Yana Y

19 September 2024 10:44

Pertanyaan

tolong berikan masing-masing 5 contoh dari keempat tingkatan saluran distribusi! Tingkat 0, tingkat 1, tingkat 2, dan tingkat 3

tolong berikan masing-masing 5 contoh dari keempat tingkatan saluran distribusi! 

Tingkat 0, tingkat 1, tingkat 2, dan tingkat 3

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

26

:

39

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Luvlyamel L

20 September 2024 15:07

Jawaban terverifikasi

<p>Adapun lima contoh untuk masing-masing <i><strong>tingkat saluran distribus</strong></i><strong>i </strong>yaitu:<br><br><i><strong><u>1) Tingkat 0:</u></strong></i><br><br>- Produsen ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: petani menjual hasil panennya langsung di pasar tradisional.</p><p><br>- Penjualan Langsung:&nbsp;</p><p>&nbsp;Contoh: penjual kosmetik atau asuransi.</p><p><br>- E-commerce:&nbsp;</p><p>Contoh: toko online seperti Shopee atau Tokopedia.</p><p><br>- Penjualan Langsung melalui Telepon:&nbsp;</p><p>Contoh: penjual telepon atau internet.</p><p><br>- Penjualan Langsung melalui Surat:&nbsp;</p><p>Contoh: penjual produk kesehatan atau makanan.</p><p><strong>2)</strong><i><strong><u>Tingkat 1</u></strong></i>:<br><br>- Produsen ke Pengecer ke Konsumen: . Contoh: produsen makanan menjual produknya ke supermarket, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Grosir ke Pengecer ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen pakaian menjual produknya ke grosir, yang kemudian menjualnya ke toko pakaian, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Konsumen:</p><p>&nbsp;Contoh: produsen elektronik menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko elektronik, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Agen ke Pengecer ke Konsumen: Contoh: produsen minuman menjual produknya ke agen, yang kemudian menjualnya ke warung makan, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Dealer ke Konsumen:&nbsp;</p><p>&nbsp;Contoh: produsen mobil menjual produknya ke dealer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.<br><br><strong>3) </strong><i><strong><u>Tingkat 2:</u></strong></i><br><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen bahan bangunan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko bangunan, yang kemudian menjualnya ke toko material, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Agen ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen makanan ringan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko kelontong, yang kemudian menjualnya ke warung makan, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Dealer ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen sepeda motor menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko sepeda motor, yang kemudian menjualnya ke dealer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Penjual Langsung ke Konsumen:&nbsp;</p><p>&nbsp;Contoh: produsen kosmetik menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko kosmetik, yang kemudian menjualnya ke penjual langsung, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Konsumen melalui E-commerce:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen elektronik menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko elektronik, yang kemudian menjualnya kepada konsumen melalui platform e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia.<br><br><strong>3) </strong><i><strong><u>Tingkat 3:</u></strong></i><br><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Agen ke Konsumen:&nbsp;</p><p>&nbsp;Contoh: produsen produk pertanian menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko pertanian, yang kemudian menjualnya ke pasar tradisional, yang kemudian menjualnya ke agen, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Dealer ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen alat berat menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko alat berat, yang kemudian menjualnya ke toko material, yang kemudian menjualnya ke dealer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Penjual Langsung ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen produk makanan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko makanan, yang kemudian menjualnya ke pasar tradisional, yang kemudian menjualnya ke penjual langsung, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Agen ke Penjual Langsung ke Konsumen:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen produk kecantikan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko kecantikan, yang kemudian menjualnya ke agen, yang kemudian menjualnya ke penjual langsung, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.</p><p><br>- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Konsumen melalui E-commerce dan Penjual Langsung:&nbsp;</p><p>Contoh: produsen pakaian menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko pakaian, yang kemudian menjualnya kepada konsumen melalui platform e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia dan penjual langsung.</p><p>&nbsp;</p>

Adapun lima contoh untuk masing-masing tingkat saluran distribusi yaitu:

1) Tingkat 0:

- Produsen ke Konsumen: 

Contoh: petani menjual hasil panennya langsung di pasar tradisional.


- Penjualan Langsung: 

 Contoh: penjual kosmetik atau asuransi.


- E-commerce: 

Contoh: toko online seperti Shopee atau Tokopedia.


- Penjualan Langsung melalui Telepon: 

Contoh: penjual telepon atau internet.


- Penjualan Langsung melalui Surat: 

Contoh: penjual produk kesehatan atau makanan.

2)Tingkat 1:

- Produsen ke Pengecer ke Konsumen: . Contoh: produsen makanan menjual produknya ke supermarket, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Grosir ke Pengecer ke Konsumen: 

Contoh: produsen pakaian menjual produknya ke grosir, yang kemudian menjualnya ke toko pakaian, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Konsumen:

 Contoh: produsen elektronik menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko elektronik, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Agen ke Pengecer ke Konsumen: Contoh: produsen minuman menjual produknya ke agen, yang kemudian menjualnya ke warung makan, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Dealer ke Konsumen: 

 Contoh: produsen mobil menjual produknya ke dealer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.

3) Tingkat 2:

- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Konsumen: 

Contoh: produsen bahan bangunan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko bangunan, yang kemudian menjualnya ke toko material, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Agen ke Konsumen: 

Contoh: produsen makanan ringan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko kelontong, yang kemudian menjualnya ke warung makan, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Dealer ke Konsumen: 

Contoh: produsen sepeda motor menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko sepeda motor, yang kemudian menjualnya ke dealer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Penjual Langsung ke Konsumen: 

 Contoh: produsen kosmetik menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko kosmetik, yang kemudian menjualnya ke penjual langsung, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Konsumen melalui E-commerce: 

Contoh: produsen elektronik menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko elektronik, yang kemudian menjualnya kepada konsumen melalui platform e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia.

3) Tingkat 3:

- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Agen ke Konsumen: 

 Contoh: produsen produk pertanian menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko pertanian, yang kemudian menjualnya ke pasar tradisional, yang kemudian menjualnya ke agen, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Dealer ke Konsumen: 

Contoh: produsen alat berat menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko alat berat, yang kemudian menjualnya ke toko material, yang kemudian menjualnya ke dealer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Grosir ke Penjual Langsung ke Konsumen: 

Contoh: produsen produk makanan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko makanan, yang kemudian menjualnya ke pasar tradisional, yang kemudian menjualnya ke penjual langsung, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Agen ke Penjual Langsung ke Konsumen: 

Contoh: produsen produk kecantikan menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko kecantikan, yang kemudian menjualnya ke agen, yang kemudian menjualnya ke penjual langsung, yang kemudian menjualnya kepada konsumen.


- Produsen ke Distributor ke Pengecer ke Konsumen melalui E-commerce dan Penjual Langsung: 

Contoh: produsen pakaian menjual produknya ke distributor, yang kemudian menjualnya ke toko pakaian, yang kemudian menjualnya kepada konsumen melalui platform e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia dan penjual langsung.

 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa yang di maksud dengan : 1. Ability 2. Modal 3. Express "wishes &amp; congratulation" 4. Greeting card 5. Countable &amp; uncoutable Serta berikan contoh nya

3

0.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

38

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan