Muhammad N

17 Januari 2024 12:25

Iklan

Muhammad N

17 Januari 2024 12:25

Pertanyaan

Tentang konflik sosial dan masyarakat

Tentang konflik sosial dan masyarakat

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

29

:

21

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

17 Januari 2024 14:25

Jawaban terverifikasi

<p>Konflik sosial adalah pertentangan atau ketegangan yang terjadi antara individu, kelompok, atau masyarakat yang muncul akibat perbedaan kepentingan, nilai, norma, atau tujuan. Konflik sosial dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti politik, ekonomi, agama, budaya, ras, dan lain sebagainya. Berikut adalah contoh konflik sosial yang terjadi di Indonesia:</p><ol><li><strong>Kerusuhan 1998</strong>: Konflik yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat di Indonesia pada tahun 1998</li><li><strong>Konflik Aceh</strong>: Konflik yang terjadi antara pemerintah dan separatist di Aceh</li><li><strong>Konflik FPI vs GMBI di Jawa Barat</strong>: Konflik yang terjadi antara kelompok FPI dan GMBI di Jawa Barat</li><li><strong>Pengusiran Mahasiswa Papua di Yogyakarta</strong>: Konflik yang terjadi antara mahasiswa Papua dan masyarakat di Yogyakarta</li><li><strong>Konflik Nusa Tenggara Barat</strong>: Konflik yang terjadi antara kelompok di Nusa Tenggara Barat</li></ol>

Konflik sosial adalah pertentangan atau ketegangan yang terjadi antara individu, kelompok, atau masyarakat yang muncul akibat perbedaan kepentingan, nilai, norma, atau tujuan. Konflik sosial dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti politik, ekonomi, agama, budaya, ras, dan lain sebagainya. Berikut adalah contoh konflik sosial yang terjadi di Indonesia:

  1. Kerusuhan 1998: Konflik yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat di Indonesia pada tahun 1998
  2. Konflik Aceh: Konflik yang terjadi antara pemerintah dan separatist di Aceh
  3. Konflik FPI vs GMBI di Jawa Barat: Konflik yang terjadi antara kelompok FPI dan GMBI di Jawa Barat
  4. Pengusiran Mahasiswa Papua di Yogyakarta: Konflik yang terjadi antara mahasiswa Papua dan masyarakat di Yogyakarta
  5. Konflik Nusa Tenggara Barat: Konflik yang terjadi antara kelompok di Nusa Tenggara Barat

Iklan

Salsabila M

Community

09 Maret 2024 23:12

Jawaban terverifikasi

<p>Konflik sosial merupakan suatu bentuk ketegangan atau ketidaksetujuan yang timbul di antara individu, kelompok, atau kelas dalam masyarakat. Konflik sosial dapat muncul sebagai akibat dari perbedaan nilai, kepentingan, atau sumber daya yang terbatas. Berikut adalah beberapa aspek konflik sosial dalam masyarakat:</p><p><strong>Perbedaan Kesenjangan Sosial:</strong></p><ul><li>Konflik sosial dapat muncul akibat ketidaksetaraan sosial dan ekonomi antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Misalnya, kesenjangan antara kelas ekonomi tinggi dan rendah dapat menimbulkan ketegangan.</li></ul><p><strong>Perbedaan Budaya dan Agama:</strong></p><ul><li>Ketidaksepakatan budaya dan perbedaan agama sering menjadi penyebab konflik sosial. Pandangan berbeda terhadap nilai-nilai, norma, dan kepercayaan dapat memicu ketegangan di antara kelompok-kelompok yang berbeda.</li></ul><p><strong>Persaingan Sumber Daya:</strong></p><ul><li>Persaingan atas sumber daya seperti tanah, air, atau pekerjaan sering menjadi pemicu konflik sosial. Keterbatasan sumber daya dapat mengakibatkan pertikaian antarindividu atau kelompok untuk mendapatkan akses terhadap sumber daya tersebut.</li></ul><p><strong>Diskriminasi dan Ketidakadilan:</strong></p><ul><li>Perlakuan tidak adil atau diskriminatif terhadap suatu kelompok dapat menciptakan ketegangan dan konflik dalam masyarakat. Ketidaksetaraan dalam hak-hak atau peluang juga dapat memicu protes dan perlawanan.</li></ul><p><strong>Perbedaan Politik:</strong></p><ul><li>Perbedaan ideologi, pandangan politik, atau perbedaan kebijakan pemerintah dapat menciptakan konflik sosial. Pertentangan politik sering muncul selama pemilihan umum atau dalam konteks perubahan kebijakan.</li></ul><p><strong>Permasalahan Lingkungan:</strong></p><ul><li>Konflik dapat muncul akibat perbedaan pendapat tentang pengelolaan lingkungan atau pemanfaatan sumber daya alam. Misalnya, konflik terkait pertentangan antara kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan.</li></ul><p><strong>Kelompok Ekstremis dan Radikalisme:</strong></p><ul><li>Adanya kelompok-kelompok ekstremis atau radikal dalam masyarakat dapat menciptakan ketegangan dan konflik. Ideologi ekstrem yang bertentangan dengan nilai-nilai umum masyarakat dapat menimbulkan perpecahan.</li></ul>

Konflik sosial merupakan suatu bentuk ketegangan atau ketidaksetujuan yang timbul di antara individu, kelompok, atau kelas dalam masyarakat. Konflik sosial dapat muncul sebagai akibat dari perbedaan nilai, kepentingan, atau sumber daya yang terbatas. Berikut adalah beberapa aspek konflik sosial dalam masyarakat:

Perbedaan Kesenjangan Sosial:

  • Konflik sosial dapat muncul akibat ketidaksetaraan sosial dan ekonomi antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Misalnya, kesenjangan antara kelas ekonomi tinggi dan rendah dapat menimbulkan ketegangan.

Perbedaan Budaya dan Agama:

  • Ketidaksepakatan budaya dan perbedaan agama sering menjadi penyebab konflik sosial. Pandangan berbeda terhadap nilai-nilai, norma, dan kepercayaan dapat memicu ketegangan di antara kelompok-kelompok yang berbeda.

Persaingan Sumber Daya:

  • Persaingan atas sumber daya seperti tanah, air, atau pekerjaan sering menjadi pemicu konflik sosial. Keterbatasan sumber daya dapat mengakibatkan pertikaian antarindividu atau kelompok untuk mendapatkan akses terhadap sumber daya tersebut.

Diskriminasi dan Ketidakadilan:

  • Perlakuan tidak adil atau diskriminatif terhadap suatu kelompok dapat menciptakan ketegangan dan konflik dalam masyarakat. Ketidaksetaraan dalam hak-hak atau peluang juga dapat memicu protes dan perlawanan.

Perbedaan Politik:

  • Perbedaan ideologi, pandangan politik, atau perbedaan kebijakan pemerintah dapat menciptakan konflik sosial. Pertentangan politik sering muncul selama pemilihan umum atau dalam konteks perubahan kebijakan.

Permasalahan Lingkungan:

  • Konflik dapat muncul akibat perbedaan pendapat tentang pengelolaan lingkungan atau pemanfaatan sumber daya alam. Misalnya, konflik terkait pertentangan antara kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Kelompok Ekstremis dan Radikalisme:

  • Adanya kelompok-kelompok ekstremis atau radikal dalam masyarakat dapat menciptakan ketegangan dan konflik. Ideologi ekstrem yang bertentangan dengan nilai-nilai umum masyarakat dapat menimbulkan perpecahan.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

40

5.0

Jawaban terverifikasi