Raihann A

06 Desember 2025 02:05

Iklan

Raihann A

06 Desember 2025 02:05

Pertanyaan

Seorang petani menggunakan drone untuk menyemprotkan pestisida ke tanamannya. manfaat utama penggunaan drone dalam pertanian adalah.. a. meningkatkan akurasi penyemprotan pestisida b. meningkatkan efisiensi penyemprotan pestisida c.mengurangi resiko paparan pestisida bagi petani d.mengendalikan hasil panen dengan pengendalian hama yang lebih baik

Seorang petani menggunakan drone untuk menyemprotkan pestisida ke tanamannya. manfaat utama penggunaan drone dalam pertanian adalah.. 

a. meningkatkan akurasi penyemprotan pestisida 

b. meningkatkan efisiensi penyemprotan pestisida 

c.mengurangi resiko paparan pestisida bagi petani 

d.mengendalikan hasil panen dengan pengendalian hama yang lebih baik

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

27

:

24

Klaim

1

2


Iklan

Risma N

07 Desember 2025 16:28

<p>Jawabannya adalah B</p>

Jawabannya adalah B


Iklan

Rizky A

12 Desember 2025 09:59

<p>B dong</p>

B dong


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 11 sampai dengan 20. Tahap terakhir dari proses produksi benih adalah proses pemasaran commercial seed. Commercial seed merupakan hasil panen dari memperbanyak benih dasar yang kemudran menjalani proses produksi menjadi benih Komersial/ benih sebar dan dimasukkan ke dalam kemasan tertentu untuk selanjutnya dipasarkan. Dari alur produksi benih yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa walaupun secara eksplisit benih induk (foundation seed) yang dijual oleh perusahaan kepada petanr dalam laporan keuangan masuk dglam akun penjualan dan akan meningkatkan pendapatan perusahaan. Namun, secara implisit benih induk tetap dimiliki oleh perusahaan. Hal tersebut berarti secara implisit persediaan benih induk milik perusahaan jumlahnya tetap dan hanya penyimpanannya saja yang berubah. Dari penjelasan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa makna kedua dari tanggung jawab sosial perusahaan bagi manajemen PT BISI International adalah penguasaan aset dalam hal ini ya!tu benih induk. Dengan "menguasai" aset (benih induk), kaoasitas produksi benih komersial (commercial seed) yang dihasilkan dari memperbanyak benih induk melalui field production juga akan meningkat. Selain itu dengan melakukan pembelian hasil panen petani, berarti PT 8151 International telah melindungi benih agar tidak bisa dijual bebas oleh petani. Pada akhirnya juga akan meningkatkan persediaan benih komersial perusahaan. Hal tersebut berarti perusahaan telah berupaya keras untuk memenuhi kapasitas produksi benih komersial mereka. Dengan pencapaian target produksi benih komersial seperti itu, diharapkan target penjualan di masa mendatang tidak akan terganggu dan bahkan akan semakin meningkat. Sejalan dengan hal tersebut laba perusahaan diharapkan akan meningkat. Hubungan antara pemerintah, perusahaan, dan petani dalam invasi laba, ternyata dapat menimbulkan degradasi lingkungan. Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan bidang pertanian kepada petani mulai subsidi benih hingga pupuk kimia demi tujuan swasembada pangan. Demi meningkatkan pendapatan, pada akhirnya petani menggunakan pupuk dan pestisida yang berbahaya balk bagi kesehatan petani, konsumen maupun kelestarian lingkungan. Pemerintah memberikan berbagai kemudahan kepada perusahaan mulai dari kemudahan investasi, kemudahan dalam peraturan hingga pemberian akreditasi pemerintah dari Institute-of Certification on Quality System untuk melakukan self labeling pada produknya seperti yang telah diberikan kepada PT BISI International. Adapun pihak perusahaan memproduksi berbagai bahan pertanian yang notabene mengancam kelestarian lingkungan demi memaksimalkan laba mereka. Perusahaan melakukan kerjasama dengan petani untuk memproduksi benih komersial mereka. Petani diharuskan menggunakan teknik penanaman perusahaan. Dengan alasan pendapatan yang lebih tinggi, petani menerima tawaran tersebut. Perusahaan menjual produk mereka yang berbahaya kepada petani, sedangkan petani menggunakan produk berbahaya tersebut ketika melakukan kegiatan usaha tani. Baik perusahaan maupun petani sama-sama menggunakan produk tersebut untuk meningkatkan pendapatan dan laba mereka. (Diadaptasi dari: Gugumya Petani Rakyat: Episode Perang Laba Pertanian Nasional (Amir, Vaisal dan Aji Dedi Mulawarman) 16. Hal apa yang mungkin dapat terjadi jika petani dan perusahaan terus-terusan berusaha meningkatkan laba? A. Petani dan perusahaan akan menjual hasil panen ke kota. B. Petani dan perusahaan menggunakan teknologi terbaru untuk menggarap sawah. C. Petani dan perusahaan menggunakan pupuk unggul untuk menanam padi. D. Petani dan perusahaan tidak melakukan kerja sama agar laba tidak dapat dibagi dua. E. Petani dan perusahaan terus menggunakan bahan kimia sehingga membahayakan kesehatan dan kelestarian lingkungan.

2

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Peranan lptek Bagi Pelestarian Lingkungan Hidup BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dari zaman ke zaman, pola kehidupan manusia telah berubah. Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat mengikuti arus waktu. Ilmu pengetahuan merupakan kebutuhan dalam melanjutkan kelangsungan hidup di bumi. Banyak manusia yang memiliki ambisi untuk mencari ilmu dengan tujuan agar manusia memperoleh kehormatan berdasarkan penemuan-penemuan yang diperolehnya. Sayangnya, tidak sedikit dari penemuan mereka yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Akan tetapi, sangat disalahkan jika ilmu pengetahuan tidak memiliki pengaruh positif. Di antara keduanya memiliki hubungan timbal balik yang seimbang. Namun, perbandingan rasionya lebih unggul pada manfaatnya. Dalam menunjang perkembangan zaman, ilmu pengetahuan berperan sangat penting. Ketika teknologi diciptakan, selalu ada ilmu pengetahuan yang menjadi penopang utama.Dalam konsep ilmu pengetahuan, selalu ada objek yang dijadikan sebagai sarana penelitian. Misalnya, seorang ilmuan menguji cara kerja sebuah alat industri, dan alat-alat lainnya atau meneliti genetik manusia dan tumbuhan. Contoh tersebut dapat mengindikasikan terciptanya sebuah teknologi yang bersifat menjurus pada bidang tertentu. Sebab, teknologi akan tercipta apabila terdapat ilmu pengetahuan.Berkaitan dengan lingkungan hidup sebagai bagian dari kehidupan manusia, lingkungan hidup tidak luput dari pengaruh perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). IPTEK sangat berguna bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar.Mengapa dikatakan demikian? Karena dengan bantuan IPTEK, kita bisa memecahkan permasalahan yang terjadi di lingkungan hid up. Namun, pemanfaatan IPTEKjuga tidak mudah dilakukan,untuk itu perlu memperkenalkan IPTEK dari sejak dini. IPTEK merupakan kekuatan utama peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan dan peradaban suatu bangsa. Oleh karena itu, penulis mengangkat tema "IPTEK Lingkungan, Pemanfaatan IPTEK yang Tetap Memerhatikan Pelestarian Lingkungan Hidup". B. Rumusan Masalah Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan, maka masalah yang dapat dirumuskan adalah sebagai berikut. 1. Apakah definisi IPTEK Lingkungan? 2. Apakah bagian-bagian IPTEK Lingkungan? 3. Apakah peranan IPTEK bagi pelestarian lingkungan hidup? C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut. 1. Mengetahui definisi dari IPTEK Lingkungan 2. Mengetahui bagian-bagian dari IPTEK Lingkungan 3. Mengetahui peranan IPTEK bagi pelestarian lingkungan hidup D. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Menciptakan generasi penerus yang paham akan pelestarian lingkungan hidup yang didukung dengan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Komunikasi 2. Menumbuhkan kesadaran generasi penerus untuk melestarikan lingkungan hidup yang didukung dengan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Komunikasi BAB II PEMBAHASAN A. Definisi IPTEK Lingkungan Hidup Iptek Lingkungan Hidup ialah teknologi yang berkaitan dengan pemanfaatan dalam kaitannya dengan manajemen lingkungan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersusun sistematis dengan metode tertentu untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu pada bidang IPTEK terhadap lingkungan tanpa merusak keseimbangan lingkungan. Upaya pelestarian lingkungan tidak hanya diperlukan saat pembukaan lahan dan penata gunaan tanah. Juga selama kegiatan pembudidayaan sampai ke pengolahan hasil. Pelestarian lingkungan pada semua tahapan produksi perlu menjadi tekad masyarakat, terlebih dalam menghadapi semakin nyaringnya tuntutan pada "produksi hijau". Selain itu,tekad masyarakat melestarikan lingkungan dapat menjadi perisai terhadap kecaman-kecaman tentang kerusakan lingkungan perkebunan. B. Bagian-bagian IPTEK Lingkungan Hidup 1. Pengolahan Sampah Gundukan sampah yang setiap hari bertambah satu hingga 1,5 ton, mulai teratasi menyusul beroperasinya pengelolaan sampah terpadu terutama Jakarta, pengelolaan sampah terpadu mampu mengurangi limbah rumah tangga hingga 60-65 persen, sedangkan 35-40 persen sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pengelolaannya harus melibatkan semua warga, karena sejak dari awal, rumah tangga harus melakukan pemilahan sampah menjadi tiga bagian, yaitu sampah organik basah (sisa makanan, sayur), kering (kertas, dus, botol), dan lim bah berbahaya seperti aki dan baterai bekas, sprayer insektisida, serta pembalut wanita. 2. Pengolahan Limbah Limbah ialah hasil buangan suatu pembakaran atau sisa hasil-hasil produksi yang mengandung zat kimia berbahaya yang dapat merusak keseimbangan lingkungan. Industri primer pengolahan hasil hutan merupakan salah satu penyumbang limbah cair yang berbahaya bagi lingkungan. Bagi industri-industri besar, seperti industri pulp dan kertas, teknologi pengolahan limbah cair yang dihasilkannya mungkin sudah memadai, namun tidak demikian bagi industri kecil atau sedang.Namun demikian, mengingat penting dan besarnya dampak yang ditimbulkan limbah cair bagi lingkungan, penting bagi sektor industri kehutanan untuk memahami dasar-dasar teknologi pengolahan limbah cair.Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan.Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun industri yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Jadi, teknologi pengolahan yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan teknologi masyarakat yang bersangkutan, agar lingkungan terjaga dan terlestarikan. 3. Konservasi Lingkungan Mendukung dan ikut serta dalam program konservasi lingkungan dan bekerjasama akan menghasilkan suatu pembangunan yang ramah lingkungan serta memerhatikan pada pembangunan ekonomi yang bersifat berkelanjutan dengan memerhatikan kelestarian lingkungan. Karena terpeliharanya kelestarian lingkungan, termasuk dengan menjaga kelangsungan hidup spesies laut dan terumbu karang merupakan hal yang memberikan manfaat dan keuntungan bersama dan berkelanjutan dalam jangka panjang sehingga dinikmati oleh generasi yang akan datang. 4. Badan Pertanian Teknologi Bibit &amp; Benih, Rekayasa Genetika Upaya peningkatan produktivitas dan mutu produk yang sesuai dengan dinamika lingkungan diharapkan dapat dilakukan melalui penelitian bioteknologi. Manipulasi potensi genetik melalui penelitian biologi molekuler, mikrobiologi, bioproses, kultur jaringan dan rekayasa genetika harus dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan maka harus dilakukan bioteknologi. Maka teknik rekayasa genetik mulai menggelisahkan. Banyak kalangan khawatir bahwa dampak revolusi hijau tahun 1960-an akan terulang kembali. Penggunaan teknologi dan paksaan pasar yang dilakukan dalam revolusi hijau memang menghasilkan produksi pangan dalam jumlah besar.Namun terbukti upaya tersebut mengganggu keseimbangan ekologi, menciptakan wabah baru, dan sejumlah dampak kesehatan bagi manusia. Hal sama dikhawatirkan terjadi mengikuti inisitiaf rekayasa genetik yang saat ini getol dilakukan pada tanaman. Segelintir perusahaan bioteknologi meyakinkan bahwa seluruh benih transgenik yang dipasarkan sudah melalui berbagai tahap percobaan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak lingkungan dan kesehatan yang akan muncul. Namun keyakinan serupa ternyata tidak dimiliki oleh para aktivis lingkungan dan mereka yang peduli terhadap masalah lingkungan. Pesimisme ini muncul setelah tidak ada penjelasan transparan tentang resiko yang menyertai pelepasan benih transgenik ini ke alam bebas. C. Peranan IPTEK bagi Pelestarian Lingkungan Hidup Manfaat IPTEK bagi kemajuan bangsa yaitu manusia dapat hidup lebih sejahtera. Kegiatan manusia lebih efektif dan efisien. Pembangunan bidang IPTEK pada PJPT II merupakan kesinambungan perluasan dan PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran pembangunan ekonomi PPT II adalah sebagai berikut. - Tercapainya kemampuan nasional dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan IPTEK yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing bangsa. - Terpacunya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas, maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Adapun peranan IPTEK yang lebih khusus bagi pelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut. 1) Membina hubungan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara manusia dan lingkungannya 2) Melestarikan SDA agar dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus 3) Meningkatkan manusia sebagai pembina lingkungan bukan sebagai perusak lingkungan BAB III SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan 1. IPTEK Lingkungan Hidup ialah teknologi yang berkaitan dengan pemanfaatan dalam kaitannya dengan manajemen lingkungan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang tersusun sistematis dengan metode tertentu untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu pada bidang IPTEK terhadap linkungan tanpa merusak keseimbangan lingkungan. 2. IPTEK Lingkungan Hidup terdiri dari beberapa bagian, yaitu: a) Pengolahan sampah b) Pengolahan limbah c) Konservasi lingkungan d) Badan pertanian teknologi bibit &amp; benih, rekayasa genetika 3. Peranan IPTEK bagi kelestarian lingkungan hidup mencakup: a) Membina hubungan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara manusia dan lingkungannya. b) Melestarikan SDA agar dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus. c) Meningkatkan manusia sebagai pembina lingkungan bukan sebagai perusak lingkungan. B. Saran Berdasarkan uraian pada pembahasan, dapat disimpulkan bahwa IPTEK memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, tak terkecuali dalam segi lingkungan hidup. Oleh karena itu, marilah kita tetap memerhatikan kelestarian lingkungan hidup dengan memanfaatkan penerapan IPTEK yang mendukung. DAFTAR PUSTAKA Mjolnir. 2009. Definisi IPTEK Ungkungan (online), http://fcruzadercruzer.blogspot.com/2009/11/definisi-ipteklingkungan.html, November 2009. Nabilla, Syifa. 2014. Manfaat Penerapan IPTEK bagi Kelestarian Ungkungan Hidup (online), http:/ fprezi.com/- ftpdqedhodv fmanfaat-penerapan-iptek-bagi-kelestarian-li ngkungan-hidup/, 18 Januari 2014. Rosadi, Dadi. 2013. IPTEK dan Ungkungan (online), http:/ /dadi1234.blogspot.com/2013/12/iptek-danlingkungan_1.html, 1 Desember 2013. Sanusi, Adam. 2013. Pengaruh IPTEK terhadap Ungkungan (online), http://sanusiadam79.wordpress. com/2013/11/26/pengaruh-iptek-terhadap-lingkungan/, 26 November 2013. 2b. Menurutmu, apakah isi latar belakang karya ilmiah tersebut sudah lengkap dan tepat?

1

0.0

Jawaban terverifikasi

7. Otomatisasi memberikan dampak positif terhadap output produksi. Akan tetapi otomatisasi juga dapat memberikan dampak negatif bagi kegiatan produksi, yaitu .... a.meningkatkan jumlah penganggur karena penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin b. menurunkan pendapatan perusahaan karena biaya produksi sangat besar c. meningkatkan jumlah bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi d meningkatkan penjualan kepada konsumen pada segmen tertentu e menurunkan kualitas produksi akibat penggunaan mesin 8. Perhatikan jenis kegiatan produsen dan konsumen berikut! 1) Menggunakan peralatan modern sesual dengan kebutuhan agar efektif dan efisien. 2) Mengonsumsi produk dalam negeri yang harganya lebih murah, tetapi kualitasnya sama dengan produk impor 3) Membeli barang merek terkenal produksi luar negeri. 4) Membeli barang impor berkualitas tinggi dan mewah untuk kebutuhan sehari-hari. 5) Mengutamakan produk bermutu tinggi dengan harga layak daripada produk bermutu rendah dengan harga murah Perilaku konsumen yang tepat untuk mencapai kepuasan optimal ditunjukkan oleh angka.... a. 1), 2), dan 3) d.2), 3), dan 4) b 1), 2), dan 5) e.3), 4), dan 5) c.1), 3), dan 4) 9. Dampak negatif penggunaan mesin-mesin dan alat canggih dalam kegiatan produksi adalah a.meningkatkan pengangguran b.menciptakan inovasi-inovasi baru. c.mengurangi intensitas pertemuan d. menurunkan aktivitas masyarakat e.meningkatkan efisiensi dalam produksi 10. Kegiatan yang menunjukkan perilaku konsumtif ditunjukkan oleh pernyataan a. . Kina menjual barang secara daring b.Ali selalu membeli smartphone keluaran terbaru c. Darmawan membeli sepeda motor untuk dijual kembali. d. Pak Gani membeli barang sesuai dengan kebutuhan. e. Bu Niken memperhatikan daya beli sebelum membeli barang.

8

4.5

Jawaban terverifikasi

Air Sungai Bermanfaat Bagi Pengairan Sawah dan Ladang Kondisi geografis yang mendukung seperti beriklim tropis dan curah hujan yank tinggi menjadikan Negara Indonesia yang perekonomiannya bergantung atau ditopang oleh sektor pertanian.Agraris menggambarkan wilayah yang sangat subur sehingga banyak dimanfaatkan oleh penduduknya untuk bercocok tanam,oleh karena itu mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian pada sektor pertanian yaitu sebagai petani Salah satu faktor pertanian yang paling sering dijumpai di indonesia adalah berupa sawah dan ladang,sebagai penghasil makanan pokok bangsa indonesia.untuk mendukung agar sektor pertanian tersebut dapat berjalan dengan baik,maka kita harus sangat memperhatikan kesuburan lahan tanam.Dalam menjaga lahan tanam tidaklah mudah,ada banyak unsur yang dapat memengaruhi kesuburan lahan tanam agar bibit-bibit tanaman yang ditanam oleh para petani dapat menuaikan hasil yang memuaskan.Salah satu unsur yang paling utama adalah pengairan atau irigasi yang berperan penting dalam keberhasilan kualitas panen.Menurut peraturan pemerintah No.23 Tahun 1998,definisi dari irigasi adalah usaha dalam penyediaan dan pengaturan air yang bertujuan untuk menunjang pertanian.salah satunya air sungai yang bermanfaat bagi pengairan sawah dan ladang. Penggunaan sungai untuk irigasi mampu meminimalisir kerja petani,sehingga kinerja petani dapat lebih efektif dan efesien.Dengan memanfaatkan aliran air sungai sebagai irigasi maka tanah sawah akan basah yang tentu saja akan membuat tanah gembur sehingga memudahkan proses pembajakan dan memudahkan tanah untuk ditanami.Selain itu dengan pengairan menggunakan air sungai petani dapat menentukan kadar air yang diperlukan sawah dan ladang dengan cara membuka atau menutup saluran air sesuai kebutuhan ,dan hal ini sangat berperan penting apabila terjadinya kemarau. Air sungai sebagai media pengairan memiliki beberapa manfaat.Manfaat yang pertama yaitu untuk menyediakan air untuk lahan pertanian.Manfaat kedua yaitu melancarkan air kelahan sawah atau ladang sehingga tidak ada lagi penghambat aliran air bagi para petani untuk mengelola lahan pertanian mereka.Manfaat ketiga yaitu untuk membasahi lahan,khususnya untuk lahan yang berada didaerah yang memiliki curah hujan yang relative rendah. Selain itu ,penggunaan aliran sungai sebagai media pengairan pada sawah dan ladang merupakan keputusan yang ramah lingkungan .Dengan penggunaan air sungai sebagai media pengairan maka akan menghemat waktu,tenaga dan uang,karena petani tidak perlu lagi untuk membangun bendungan yang akan menghabiskan terlalu banyak uang,yang seharusnya lebih diperlukan untuk keperluan lainnya. Pemanfaatan air sungai untuk pengairan ke sawah-sawah dan ladang dapat sangat menunjang kualitas dari hasil panen bangsa indonesia sebagai salah satu Negara agraris.Dalam pengairan ini air sungai yang bersih dan pengairan yang lancar sangat penting untuk dipertimbangkan untuk mempertahankan kualitas panen,yang akan memengaruhi perkembangan sektor pertanian bangsa indonesia .Selain itu ada baiknya pula jika para petani yang masih menggunakan pengairan tradisional berpindah sistem ke sistem pengairan dengan air sungai,agar dalam mengelola lahan pertanian tidak akan membutuhkan tenaga yang lebih besar. Dari teks eksposisi diatas identifikasi 1.kalimat simpleks(2) kalimat kompleks setara (2) kalimat kompleks bertingkat (2) 2.kalimat transitif(2) kalimat intransitif (2) 3.struktur kalimat 4.ide pokok 5.kalimat fakta(2) kalimat opini(2)

1

0.0

Jawaban terverifikasi