Ranxyz R

31 Maret 2024 14:10

Iklan

Iklan

Ranxyz R

31 Maret 2024 14:10

Pertanyaan

Sebutkan contoh penyimpangan sosial yang terjadi di sekitar kita dan cara mencegahnya!

Sebutkan contoh penyimpangan sosial yang terjadi di sekitar kita dan cara mencegahnya!


5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Aristo B

02 April 2024 07:40

Jawaban terverifikasi

<p>Contoh Penyimpangan Sosial di Sekolah:</p><ol><li>Membolos sekolah tanpa alasan yang jelas.</li><li>Mencontek saat ujian atau tes sekolah.</li><li>Datang terlambat ke sekolah dengan sengaja.</li><li>Tidak mengerjakan PR dan tugas sekolah yang diberikan guru.</li><li>Melakukan tindak <i>bullying</i> kepada siswa lain.</li><li>Melakukan pemalsuan tanda tangan orang tua pada surat keterangan atau surat izin.</li><li>Tidak mengikuti upacara bendera saat hari Senin.</li><li>Mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan standar aturan sekolah.</li><li>Ribut atau membuat gaduh saat proses belajar mengajar di kelas.</li><li>Ikut terlibat dalam tawuran antarsekolah.</li><li>Memiliki rambut panjang bagi siswa laki-laki.</li><li>Menghina guru secara verbal.</li><li>Meninggalkan sekolah saat jam sekolah belum selesai.</li><li>Berkelahi dengan siswa lain di sekolah.</li><li>Makan dan minum saat proses belajar mengajar.</li><li>Melakukan tindak asusila di sekolah.</li><li>Mencuri barang dan properti sekolah atau dari siswa lain.</li><li>Merokok di lingkungan sekolah.</li><li>Melakukan penindasan kepada teman.</li><li>Memalak dan memeras siswa lain.</li><li>Merusak sarana dan fasilitas di sekolah.</li><li>Melanggar aturan sekolah yang lain.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Cara Mengatasi Penyimpangan Sosial di Lingkungan Sekolah</p><ol><li>Meningkatkan hubungan yang erat antara guru dan murid agar tercipta komunikasi yang baik.</li><li>Pihak sekolah bersedia untuk mendengar berbagai keluhan murid untuk bisa membantu dalam mengatasi berbagai permasalahan.</li><li>Membudayakan sikap saling percaya, jujur, dan keterbukaan.</li><li>Menanamkan nilai-nilai agama pada setiap murid.</li></ol>

Contoh Penyimpangan Sosial di Sekolah:

  1. Membolos sekolah tanpa alasan yang jelas.
  2. Mencontek saat ujian atau tes sekolah.
  3. Datang terlambat ke sekolah dengan sengaja.
  4. Tidak mengerjakan PR dan tugas sekolah yang diberikan guru.
  5. Melakukan tindak bullying kepada siswa lain.
  6. Melakukan pemalsuan tanda tangan orang tua pada surat keterangan atau surat izin.
  7. Tidak mengikuti upacara bendera saat hari Senin.
  8. Mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan standar aturan sekolah.
  9. Ribut atau membuat gaduh saat proses belajar mengajar di kelas.
  10. Ikut terlibat dalam tawuran antarsekolah.
  11. Memiliki rambut panjang bagi siswa laki-laki.
  12. Menghina guru secara verbal.
  13. Meninggalkan sekolah saat jam sekolah belum selesai.
  14. Berkelahi dengan siswa lain di sekolah.
  15. Makan dan minum saat proses belajar mengajar.
  16. Melakukan tindak asusila di sekolah.
  17. Mencuri barang dan properti sekolah atau dari siswa lain.
  18. Merokok di lingkungan sekolah.
  19. Melakukan penindasan kepada teman.
  20. Memalak dan memeras siswa lain.
  21. Merusak sarana dan fasilitas di sekolah.
  22. Melanggar aturan sekolah yang lain.

 

Cara Mengatasi Penyimpangan Sosial di Lingkungan Sekolah

  1. Meningkatkan hubungan yang erat antara guru dan murid agar tercipta komunikasi yang baik.
  2. Pihak sekolah bersedia untuk mendengar berbagai keluhan murid untuk bisa membantu dalam mengatasi berbagai permasalahan.
  3. Membudayakan sikap saling percaya, jujur, dan keterbukaan.
  4. Menanamkan nilai-nilai agama pada setiap murid.

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

06 April 2024 05:14

Jawaban terverifikasi

<p><br>Penyimpangan sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk di sekitar kita, mulai dari pelanggaran norma-norma sosial yang umum hingga tindakan kriminal yang serius. Berikut adalah beberapa contoh penyimpangan sosial yang mungkin terjadi dan cara-cara untuk mencegahnya:</p><p><strong>Perilaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga</strong>: Kekerasan dalam rumah tangga merupakan penyimpangan sosial yang dapat merusak hubungan keluarga dan kesejahteraan individu. Untuk mencegahnya, diperlukan pendidikan tentang hak asasi manusia, peningkatan akses terhadap layanan perlindungan bagi korban, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan.</p><p><strong>Perilaku Kriminalitas di Lingkungan</strong>: Tindakan kriminal seperti pencurian, penipuan, atau kekerasan jalanan merupakan bentuk penyimpangan sosial yang merugikan masyarakat. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan pengawasan keamanan, memperkuat kerja sama antara polisi dan komunitas, serta memberikan pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja bagi individu yang rentan terlibat dalam perilaku kriminal.</p><p><strong>Perilaku Intimidasi dan Pelecehan di Tempat Kerja atau Sekolah</strong>: Intimidasi dan pelecehan merupakan penyimpangan sosial yang dapat merusak iklim kerja atau belajar yang sehat dan produktif. Pencegahan dapat dilakukan melalui pembentukan kebijakan anti-intimidasi dan anti-pelecehan, sosialisasi tentang hak-hak individu, serta memberikan dukungan psikologis bagi korban.</p><p><strong>Perilaku Diskriminasi dan Prasangka</strong>: Diskriminasi berdasarkan ras, agama, gender, atau orientasi seksual merupakan bentuk penyimpangan sosial yang merugikan dan melanggar hak asasi manusia. Untuk mencegahnya, diperlukan pendidikan tentang toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman, penegakan hukum terhadap tindakan diskriminatif, serta promosi inklusi sosial di semua aspek kehidupan masyarakat.</p>


Penyimpangan sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk di sekitar kita, mulai dari pelanggaran norma-norma sosial yang umum hingga tindakan kriminal yang serius. Berikut adalah beberapa contoh penyimpangan sosial yang mungkin terjadi dan cara-cara untuk mencegahnya:

Perilaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Kekerasan dalam rumah tangga merupakan penyimpangan sosial yang dapat merusak hubungan keluarga dan kesejahteraan individu. Untuk mencegahnya, diperlukan pendidikan tentang hak asasi manusia, peningkatan akses terhadap layanan perlindungan bagi korban, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan.

Perilaku Kriminalitas di Lingkungan: Tindakan kriminal seperti pencurian, penipuan, atau kekerasan jalanan merupakan bentuk penyimpangan sosial yang merugikan masyarakat. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan pengawasan keamanan, memperkuat kerja sama antara polisi dan komunitas, serta memberikan pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja bagi individu yang rentan terlibat dalam perilaku kriminal.

Perilaku Intimidasi dan Pelecehan di Tempat Kerja atau Sekolah: Intimidasi dan pelecehan merupakan penyimpangan sosial yang dapat merusak iklim kerja atau belajar yang sehat dan produktif. Pencegahan dapat dilakukan melalui pembentukan kebijakan anti-intimidasi dan anti-pelecehan, sosialisasi tentang hak-hak individu, serta memberikan dukungan psikologis bagi korban.

Perilaku Diskriminasi dan Prasangka: Diskriminasi berdasarkan ras, agama, gender, atau orientasi seksual merupakan bentuk penyimpangan sosial yang merugikan dan melanggar hak asasi manusia. Untuk mencegahnya, diperlukan pendidikan tentang toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman, penegakan hukum terhadap tindakan diskriminatif, serta promosi inklusi sosial di semua aspek kehidupan masyarakat.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Sikap primordial yang masih digunakan dalam menghadapi kelompok lain dapat menjadi penghambat integrasi sosial. Namun, sikap primordial ternyata memiliki fungsi yang positif yaitu.. A. Mengurangi hambatan sosial dalam kelompok B. Menimbulkan keretakan dalam kelompok sendiri C. Memperkuat solidaritas antaranggota kelompok sendiri D. Mewujudkan kebersamaan dengan kelompok sosial lain E. Membentuk identitas yang berbeda dengan karakter awal

28

5.0

Jawaban terverifikasi