Sri W

15 Februari 2024 03:12

Iklan

Sri W

15 Februari 2024 03:12

Pertanyaan

proses pembangunan di berbagai bidang sejak masa kemerdekaan dianggap berhasil atau tidak alasannya?

proses pembangunan di berbagai bidang sejak masa kemerdekaan dianggap berhasil atau tidak alasannya?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

25

:

13

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

15 Februari 2024 11:18

Jawaban terverifikasi

<p>Evaluasi terhadap keberhasilan atau kegagalan proses pembangunan di berbagai bidang sejak masa kemerdekaan dapat menjadi subjektif dan tergantung pada parameter yang digunakan. Namun, beberapa indikator umum dapat membantu menggambarkan kondisi pembangunan Indonesia. Perlu diingat bahwa pertanyaan ini dapat memiliki berbagai perspektif, dan evaluasi dapat berbeda tergantung pada sudut pandang dan tujuan tertentu. Berikut adalah beberapa argumen yang dapat digunakan untuk mendukung kedua sisi:</p><p><strong>Alasan Pro Keberhasilan:</strong></p><p><strong>Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM):</strong></p><ul><li>IPM Indonesia mengalami peningkatan sejak kemerdekaan, mencerminkan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Ini menunjukkan perbaikan kondisi hidup masyarakat.</li></ul><p><strong>Stabilitas Politik dan Keamanan:</strong></p><ul><li>Meskipun mengalami tantangan, Indonesia berhasil mempertahankan stabilitas politik dan keamanan, yang mendukung pembangunan di berbagai sektor.</li></ul><p><strong>Pertumbuhan Ekonomi:</strong></p><ul><li>Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir, mengindikasikan keberhasilan dalam sektor ekonomi.</li></ul><p><strong>Infrastruktur dan Urbanisasi:</strong></p><ul><li>Pembangunan infrastruktur dan urbanisasi di beberapa kota besar telah berlangsung, meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup.</li></ul><p><strong>Pengurangan Kemiskinan:</strong></p><ul><li>Program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial telah memberikan dampak positif pada sejumlah besar penduduk.</li></ul><p><strong>Alasan Kontra Kegagalan:</strong></p><p><strong>Ketidaksetaraan Pembangunan Antar-Regional:</strong></p><ul><li>Beberapa wilayah masih mengalami ketidaksetaraan dalam pembangunan, dengan sejumlah daerah yang kurang mendapatkan manfaat dari kemajuan nasional.</li></ul><p><strong>Korupsi dan Tata Kelola Pemerintahan:</strong></p><ul><li>Isu korupsi dan tata kelola pemerintahan yang kurang efisien menjadi tantangan serius dalam pembangunan berkelanjutan.</li></ul><p><strong>Ketidakseimbangan Ekonomi:</strong></p><ul><li>Meskipun pertumbuhan ekonomi, ada ketidakseimbangan distribusi ekonomi yang dapat meningkatkan kesenjangan sosial.</li></ul><p><strong>Masalah Lingkungan:</strong></p><ul><li>Pembangunan belum selalu diimbangi dengan keberlanjutan lingkungan, dan beberapa wilayah mengalami dampak negatif seperti deforestasi dan degradasi lingkungan.</li></ul><p><strong>Pendidikan dan Kesehatan:</strong></p><ul><li>Meskipun terdapat kemajuan, masih ada tantangan dalam bidang pendidikan dan kesehatan, terutama di daerah terpencil.</li></ul>

Evaluasi terhadap keberhasilan atau kegagalan proses pembangunan di berbagai bidang sejak masa kemerdekaan dapat menjadi subjektif dan tergantung pada parameter yang digunakan. Namun, beberapa indikator umum dapat membantu menggambarkan kondisi pembangunan Indonesia. Perlu diingat bahwa pertanyaan ini dapat memiliki berbagai perspektif, dan evaluasi dapat berbeda tergantung pada sudut pandang dan tujuan tertentu. Berikut adalah beberapa argumen yang dapat digunakan untuk mendukung kedua sisi:

Alasan Pro Keberhasilan:

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM):

  • IPM Indonesia mengalami peningkatan sejak kemerdekaan, mencerminkan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Ini menunjukkan perbaikan kondisi hidup masyarakat.

Stabilitas Politik dan Keamanan:

  • Meskipun mengalami tantangan, Indonesia berhasil mempertahankan stabilitas politik dan keamanan, yang mendukung pembangunan di berbagai sektor.

Pertumbuhan Ekonomi:

  • Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir, mengindikasikan keberhasilan dalam sektor ekonomi.

Infrastruktur dan Urbanisasi:

  • Pembangunan infrastruktur dan urbanisasi di beberapa kota besar telah berlangsung, meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup.

Pengurangan Kemiskinan:

  • Program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial telah memberikan dampak positif pada sejumlah besar penduduk.

Alasan Kontra Kegagalan:

Ketidaksetaraan Pembangunan Antar-Regional:

  • Beberapa wilayah masih mengalami ketidaksetaraan dalam pembangunan, dengan sejumlah daerah yang kurang mendapatkan manfaat dari kemajuan nasional.

Korupsi dan Tata Kelola Pemerintahan:

  • Isu korupsi dan tata kelola pemerintahan yang kurang efisien menjadi tantangan serius dalam pembangunan berkelanjutan.

Ketidakseimbangan Ekonomi:

  • Meskipun pertumbuhan ekonomi, ada ketidakseimbangan distribusi ekonomi yang dapat meningkatkan kesenjangan sosial.

Masalah Lingkungan:

  • Pembangunan belum selalu diimbangi dengan keberlanjutan lingkungan, dan beberapa wilayah mengalami dampak negatif seperti deforestasi dan degradasi lingkungan.

Pendidikan dan Kesehatan:

  • Meskipun terdapat kemajuan, masih ada tantangan dalam bidang pendidikan dan kesehatan, terutama di daerah terpencil.

Iklan

Kevin L

Gold

03 Maret 2024 01:01

Jawaban terverifikasi

【Jawaban】: Proses pembangunan di berbagai bidang sejak masa kemerdekaan dianggap berhasil jika dilihat dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, peningkatan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, apakah pembangunan tersebut berhasil atau tidak juga tergantung pada perspektif individu dan kriteria yang digunakan untuk menilai. 【Penjelasan】: Proses pembangunan di berbagai bidang sejak masa kemerdekaan dianggap berhasil jika dilihat dari beberapa aspek. Pertama, peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Kedua, peningkatan infrastruktur. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah dan kualitas infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, dan lainnya. Ketiga, peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pendapatan per kapita dan penurunan tingkat kemiskinan. Namun, apakah pembangunan tersebut berhasil atau tidak juga tergantung pada perspektif individu dan kriteria yang digunakan untuk menilai. Misalnya, jika kriteria penilaian adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat secara merata, maka pembangunan mungkin dianggap belum berhasil jika masih ada sebagian masyarakat yang belum merasakan manfaatnya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Permintaan sangat mendukung ekonomi kreatif yang dilakukan masyarakat Indonesia.Salah satu program pemerintah Indonesia untuk mendukung industri kreatif di bidang digital adalah.. a. pemberian bantuan laptop dan smartphone bagi siswa-siswa yang tidak mampu untuk membeli b. Pembangunan jaringan fiber optik Palapa Ring ,menara BTS ,dan jaringan internet di berbagai daerah c. Memasukkan mata pelajaran teknologi informasi pada kurikulum sejak dini d. Memberi bantuan UMKM dengan bunga ringan

4

0.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

32

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi