Auraria R

13 April 2024 13:26

Iklan

Iklan

Auraria R

13 April 2024 13:26

Pertanyaan

perbedaan bentuk atap candi berbentuk ratna,stupa dan mahkota !

perbedaan bentuk atap candi berbentuk ratna,stupa dan mahkota !


1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Wisnu A

14 April 2024 12:09

Jawaban terverifikasi

<p>Seperti yang saya ketahui kurang dan lebihnya ada 3 bentuk dari atap tersebut :</p><p><strong>Atap Bentuk Ratna:</strong> Meruncing seperti puncak, terdiri dari lapisan-lapisan tangga kecil. Contoh: Candi Borobudur.</p><p><strong>Atap Bentuk Stupa:</strong> Berbentuk kubah melengkung ke atas, sering kali berujung bulat atau lonceng. Contoh: Candi Sanchi.</p><p><strong>Atap Bentuk Mahkota:</strong> Ujungnya melingkar atau berbentuk tanduk, menciptakan tampilan yang menyerupai mahkota. Contoh: Candi Prambanan.</p>

Seperti yang saya ketahui kurang dan lebihnya ada 3 bentuk dari atap tersebut :

Atap Bentuk Ratna: Meruncing seperti puncak, terdiri dari lapisan-lapisan tangga kecil. Contoh: Candi Borobudur.

Atap Bentuk Stupa: Berbentuk kubah melengkung ke atas, sering kali berujung bulat atau lonceng. Contoh: Candi Sanchi.

Atap Bentuk Mahkota: Ujungnya melingkar atau berbentuk tanduk, menciptakan tampilan yang menyerupai mahkota. Contoh: Candi Prambanan.


Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

26 April 2024 23:38

Jawaban terverifikasi

<p>Bentuk atap candi bervariasi tergantung pada gaya arsitektur, agama, dan budaya yang mempengaruhi pembangunan candi tersebut. Berikut adalah perbedaan bentuk atap candi berbentuk ratna, stupa, dan mahkota:</p><p><strong>Atap Candi Berbentuk Ratna</strong>:</p><ul><li>Atap candi berbentuk ratna memiliki bentuk menara yang tinggi dan ramping dengan banyak tingkatan atau tangga yang melambangkan tingkatan keberadaan spiritual atau kosmos.</li><li>Atap ini sering ditemukan dalam arsitektur Hindu, terutama pada candi-candi di India dan Indonesia yang dibangun pada periode Hindu-Buddha.</li><li>Puncak atap biasanya didekorasi dengan hiasan-hiasan atau spire yang rumit dan dianggap sebagai simbol roh yang mencapai kesempurnaan atau nirwana.</li></ul><p><strong>Atap Candi Berbentuk Stupa</strong>:</p><ul><li>Atap candi berbentuk stupa memiliki bentuk yang mirip dengan stupa, yaitu bundar dan bulat dengan lonceng di bagian atasnya.</li><li>Atap ini sering ditemukan dalam arsitektur Buddha, terutama pada candi-candi yang dibangun dalam gaya stupa seperti candi Borobudur di Indonesia atau candi-candi di India.</li><li>Stupa melambangkan pencerahan dan pembebasan dari siklus kelahiran dan kematian, dan atap stupa mencerminkan struktur kosmos yang disusun secara simetris dan harmonis.</li></ul><p><strong>Atap Candi Berbentuk Mahkota</strong>:</p><ul><li>Atap candi berbentuk mahkota memiliki bentuk seperti mahkota atau tiara yang melengkung ke atas dengan ujung-ujung yang berakhir secara indah.</li><li>Atap ini sering ditemukan dalam arsitektur Jawa Kuno, khususnya pada candi-candi yang dibangun pada masa Majapahit di Indonesia.</li><li>Mahkota melambangkan keagungan dan kebesaran, serta merupakan simbol kekuasaan kerajaan yang dipersembahkan kepada dewa atau penguasa.</li></ul><p><br>&nbsp;</p>

Bentuk atap candi bervariasi tergantung pada gaya arsitektur, agama, dan budaya yang mempengaruhi pembangunan candi tersebut. Berikut adalah perbedaan bentuk atap candi berbentuk ratna, stupa, dan mahkota:

Atap Candi Berbentuk Ratna:

  • Atap candi berbentuk ratna memiliki bentuk menara yang tinggi dan ramping dengan banyak tingkatan atau tangga yang melambangkan tingkatan keberadaan spiritual atau kosmos.
  • Atap ini sering ditemukan dalam arsitektur Hindu, terutama pada candi-candi di India dan Indonesia yang dibangun pada periode Hindu-Buddha.
  • Puncak atap biasanya didekorasi dengan hiasan-hiasan atau spire yang rumit dan dianggap sebagai simbol roh yang mencapai kesempurnaan atau nirwana.

Atap Candi Berbentuk Stupa:

  • Atap candi berbentuk stupa memiliki bentuk yang mirip dengan stupa, yaitu bundar dan bulat dengan lonceng di bagian atasnya.
  • Atap ini sering ditemukan dalam arsitektur Buddha, terutama pada candi-candi yang dibangun dalam gaya stupa seperti candi Borobudur di Indonesia atau candi-candi di India.
  • Stupa melambangkan pencerahan dan pembebasan dari siklus kelahiran dan kematian, dan atap stupa mencerminkan struktur kosmos yang disusun secara simetris dan harmonis.

Atap Candi Berbentuk Mahkota:

  • Atap candi berbentuk mahkota memiliki bentuk seperti mahkota atau tiara yang melengkung ke atas dengan ujung-ujung yang berakhir secara indah.
  • Atap ini sering ditemukan dalam arsitektur Jawa Kuno, khususnya pada candi-candi yang dibangun pada masa Majapahit di Indonesia.
  • Mahkota melambangkan keagungan dan kebesaran, serta merupakan simbol kekuasaan kerajaan yang dipersembahkan kepada dewa atau penguasa.


 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

apa perbedaan lensa cembung dan lensa cekung pada penggunaan kacamata?

5

5.0

Jawaban terverifikasi