Nitaaaaaa N

23 April 2024 03:41

Iklan

Nitaaaaaa N

23 April 2024 03:41

Pertanyaan

Kelas x

Kelas x

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

13

:

02

:

03

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Aulia L

24 April 2024 05:50

Jawaban terverifikasi

<p>Perbedaan : <strong>Politik kerajaan kutai: </strong>merupakan monarki absolut hindu. Kerajaan diwariskan dari keturunan laki laki raja ke penerusnya. Kebijakan kebijakan dibantu oleh para brahmana (saiwa).</p><p><strong>Ekonomi kerajaan kutai </strong>: kerajaan kutai berpusat pada perdagangan di sungai mahakam, kalimantan timur. Dari perdagangan ini, kerajaan kutai menarik pajak dari rakyat</p><p><strong>Sosial budaya :</strong>kerjaan kutai memiliki sistem kasta. Mayoritas agama di kerajaan kutai adalah hindu saiwa ( pemuja dewa siwa). Agama penduduk lainnya adalah &nbsp;kepercayaan kepada leluhur ( aninisme dan dinamisme)</p><p><strong>Politik kerajaan Tarumanegara: </strong>Monarki absolut. Kerajaan Tarumanegara berpusat di area Jawa barat. Pemerintah dibantu juga para brahmana waisnawa.</p><p><strong>Ekonomi kerajaan Tarumanegara : </strong>kerajaan Tarumanegara berpusat pada perdagangan dan pertanian. Adanya pembangunan sungai fomati yang membantu penduduk kerajaan tarumanegara membajak sawah dan berdagang juga melindungi dari invasi luar</p><p><strong>Sosial Budaya Tarumanegara: </strong>Menggunakan sistem kasta. Mayoritas hindu waisnawa(pemuja dewa wisnu). Kepercayaan lainnya buddha, aninisme dan dinamisme.</p><p><strong>Politik kerajaan Sriwijaya : </strong>kerajaan sriwijaya monarki absolut buddha. Pemerintahan dibantu mentri dipilih dari rakyat dan para biksu buddha</p><p><strong>Ekonomi kerajaan Sriwijaya: </strong>berpusat di area selat melaka, tepatnya sungai musi. Dimana para penduduk berpusat perdagangan rempah dan pertanian.&nbsp;</p><p><strong>Sosial kerajaan Sriwijaya: </strong>Tidak adanya kasta. Cuma pemerintah kerajaan dan rakyat bisa karna mayoritas beragama buddha. Penduduk yang beragama hindu, aninisme dan dinanisme sangat sedikit. Adanya toleransi beragama ketika hari raya buddha dan hindu</p><p>&nbsp;</p>

Perbedaan : Politik kerajaan kutai: merupakan monarki absolut hindu. Kerajaan diwariskan dari keturunan laki laki raja ke penerusnya. Kebijakan kebijakan dibantu oleh para brahmana (saiwa).

Ekonomi kerajaan kutai : kerajaan kutai berpusat pada perdagangan di sungai mahakam, kalimantan timur. Dari perdagangan ini, kerajaan kutai menarik pajak dari rakyat

Sosial budaya :kerjaan kutai memiliki sistem kasta. Mayoritas agama di kerajaan kutai adalah hindu saiwa ( pemuja dewa siwa). Agama penduduk lainnya adalah  kepercayaan kepada leluhur ( aninisme dan dinamisme)

Politik kerajaan Tarumanegara: Monarki absolut. Kerajaan Tarumanegara berpusat di area Jawa barat. Pemerintah dibantu juga para brahmana waisnawa.

Ekonomi kerajaan Tarumanegara : kerajaan Tarumanegara berpusat pada perdagangan dan pertanian. Adanya pembangunan sungai fomati yang membantu penduduk kerajaan tarumanegara membajak sawah dan berdagang juga melindungi dari invasi luar

Sosial Budaya Tarumanegara: Menggunakan sistem kasta. Mayoritas hindu waisnawa(pemuja dewa wisnu). Kepercayaan lainnya buddha, aninisme dan dinamisme.

Politik kerajaan Sriwijaya : kerajaan sriwijaya monarki absolut buddha. Pemerintahan dibantu mentri dipilih dari rakyat dan para biksu buddha

Ekonomi kerajaan Sriwijaya: berpusat di area selat melaka, tepatnya sungai musi. Dimana para penduduk berpusat perdagangan rempah dan pertanian. 

Sosial kerajaan Sriwijaya: Tidak adanya kasta. Cuma pemerintah kerajaan dan rakyat bisa karna mayoritas beragama buddha. Penduduk yang beragama hindu, aninisme dan dinanisme sangat sedikit. Adanya toleransi beragama ketika hari raya buddha dan hindu

 


Iklan

Salsabila M

Community

26 April 2024 23:34

Jawaban terverifikasi

<p>Kerajaan Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya adalah tiga kerajaan kuno yang muncul di wilayah Nusantara pada periode awal sejarah Indonesia. Meskipun ketiganya memiliki beberapa kesamaan dalam hal struktur pemerintahan dan keberadaan sebagai kerajaan maritim, namun ada juga perbedaan signifikan dalam keadaan politik, ekonomi, sosial, dan budaya di antara ketiganya:</p><p><strong>Kerajaan Kutai</strong>:</p><ul><li><strong>Politik</strong>: Kerajaan Kutai merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang terletak di wilayah Kalimantan Timur. Politik Kutai diperkirakan diatur oleh seorang rajanya yang memiliki otoritas tertinggi. Namun, karena keterbatasan sumber sejarah, informasi tentang sistem politiknya terbatas.</li><li><strong>Ekonomi</strong>: Kutai terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya, terutama tambang emas dan timah. Ekonominya didukung oleh perdagangan laut dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara.</li><li><strong>Sosial</strong>: Masyarakat Kutai diduga terdiri dari berbagai suku dan kelompok etnis yang tinggal di sepanjang sungai-sungai di wilayah Kalimantan Timur. Mereka biasanya hidup dari pertanian, perikanan, dan perdagangan.</li><li><strong>Budaya</strong>: Kutai diyakini telah memiliki budaya yang kaya, meskipun informasi terperinci tentang aspek budaya mereka masih kurang. Bukti arkeologis menunjukkan adanya pemukiman, bangunan-bangunan, dan benda-benda seni yang menunjukkan tingkat kecanggihan budaya mereka.</li></ul><p><strong>Kerajaan Tarumanegara</strong>:</p><ul><li><strong>Politik</strong>: Kerajaan Tarumanegara terletak di wilayah Jawa Barat dan diyakini menjadi kerajaan Hindu Buddha tertua di Indonesia. Raja Tarumanegara dikenal sebagai Rajadirajaguru Jayasingawarman. Politiknya mungkin diatur oleh sistem monarki dengan otoritas tertinggi dipegang oleh raja.</li><li><strong>Ekonomi</strong>: Tarumanegara diduga mengandalkan pertanian dan perdagangan sebagai sumber utama ekonominya. Letaknya yang strategis di tepi Sungai Citarum memungkinkan perdagangan maritim yang aktif dengan wilayah lain di Nusantara.</li><li><strong>Sosial</strong>: Masyarakat Tarumanegara kemungkinan besar terdiri dari berbagai kelompok etnis dan kasta. Budaya Hindu Buddha yang berkembang di kerajaan ini kemungkinan memengaruhi struktur sosial dan kehidupan sehari-hari masyarakatnya.</li><li><strong>Budaya</strong>: Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan awal di Indonesia yang mempraktikkan agama Hindu Buddha. Artefak-artefak seperti arca dan prasasti menunjukkan pengaruh Hindu Buddha dalam kehidupan dan kebudayaan masyarakatnya.</li></ul><p><strong>Kerajaan Sriwijaya</strong>:</p><ul><li><strong>Politik</strong>: Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang berpusat di Sumatera bagian selatan. Politik Sriwijaya mungkin diatur oleh sistem monarki, dengan raja sebagai kepala negara dan pemimpin tertinggi. Sriwijaya juga dikenal karena memperluas pengaruhnya melalui jalur perdagangan laut.</li><li><strong>Ekonomi</strong>: Sriwijaya merupakan pusat perdagangan laut yang penting di wilayah Nusantara, dengan kendali atas jalur perdagangan antara Asia Tenggara, India, dan Tiongkok. Ekonominya didukung oleh perdagangan hasil-hasil alam seperti rempah-rempah, emas, dan logam berharga.</li><li><strong>Sosial</strong>: Masyarakat Sriwijaya kemungkinan besar terdiri dari berbagai kelompok etnis dan suku bangsa yang tinggal di wilayah kepulauan dan pesisir Sumatera Selatan. Sistem kasta kemungkinan juga ada dalam struktur sosialnya.</li><li><strong>Budaya</strong>: Sriwijaya terkenal karena menjadi pusat penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara. Pengaruh agama Buddha dapat dilihat dalam seni bangunan, arsitektur, dan peninggalan budaya lainnya dari masa Sriwijaya.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Kerajaan Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya adalah tiga kerajaan kuno yang muncul di wilayah Nusantara pada periode awal sejarah Indonesia. Meskipun ketiganya memiliki beberapa kesamaan dalam hal struktur pemerintahan dan keberadaan sebagai kerajaan maritim, namun ada juga perbedaan signifikan dalam keadaan politik, ekonomi, sosial, dan budaya di antara ketiganya:

Kerajaan Kutai:

  • Politik: Kerajaan Kutai merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang terletak di wilayah Kalimantan Timur. Politik Kutai diperkirakan diatur oleh seorang rajanya yang memiliki otoritas tertinggi. Namun, karena keterbatasan sumber sejarah, informasi tentang sistem politiknya terbatas.
  • Ekonomi: Kutai terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya, terutama tambang emas dan timah. Ekonominya didukung oleh perdagangan laut dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara.
  • Sosial: Masyarakat Kutai diduga terdiri dari berbagai suku dan kelompok etnis yang tinggal di sepanjang sungai-sungai di wilayah Kalimantan Timur. Mereka biasanya hidup dari pertanian, perikanan, dan perdagangan.
  • Budaya: Kutai diyakini telah memiliki budaya yang kaya, meskipun informasi terperinci tentang aspek budaya mereka masih kurang. Bukti arkeologis menunjukkan adanya pemukiman, bangunan-bangunan, dan benda-benda seni yang menunjukkan tingkat kecanggihan budaya mereka.

Kerajaan Tarumanegara:

  • Politik: Kerajaan Tarumanegara terletak di wilayah Jawa Barat dan diyakini menjadi kerajaan Hindu Buddha tertua di Indonesia. Raja Tarumanegara dikenal sebagai Rajadirajaguru Jayasingawarman. Politiknya mungkin diatur oleh sistem monarki dengan otoritas tertinggi dipegang oleh raja.
  • Ekonomi: Tarumanegara diduga mengandalkan pertanian dan perdagangan sebagai sumber utama ekonominya. Letaknya yang strategis di tepi Sungai Citarum memungkinkan perdagangan maritim yang aktif dengan wilayah lain di Nusantara.
  • Sosial: Masyarakat Tarumanegara kemungkinan besar terdiri dari berbagai kelompok etnis dan kasta. Budaya Hindu Buddha yang berkembang di kerajaan ini kemungkinan memengaruhi struktur sosial dan kehidupan sehari-hari masyarakatnya.
  • Budaya: Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan awal di Indonesia yang mempraktikkan agama Hindu Buddha. Artefak-artefak seperti arca dan prasasti menunjukkan pengaruh Hindu Buddha dalam kehidupan dan kebudayaan masyarakatnya.

Kerajaan Sriwijaya:

  • Politik: Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang berpusat di Sumatera bagian selatan. Politik Sriwijaya mungkin diatur oleh sistem monarki, dengan raja sebagai kepala negara dan pemimpin tertinggi. Sriwijaya juga dikenal karena memperluas pengaruhnya melalui jalur perdagangan laut.
  • Ekonomi: Sriwijaya merupakan pusat perdagangan laut yang penting di wilayah Nusantara, dengan kendali atas jalur perdagangan antara Asia Tenggara, India, dan Tiongkok. Ekonominya didukung oleh perdagangan hasil-hasil alam seperti rempah-rempah, emas, dan logam berharga.
  • Sosial: Masyarakat Sriwijaya kemungkinan besar terdiri dari berbagai kelompok etnis dan suku bangsa yang tinggal di wilayah kepulauan dan pesisir Sumatera Selatan. Sistem kasta kemungkinan juga ada dalam struktur sosialnya.
  • Budaya: Sriwijaya terkenal karena menjadi pusat penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara. Pengaruh agama Buddha dapat dilihat dalam seni bangunan, arsitektur, dan peninggalan budaya lainnya dari masa Sriwijaya.

 

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ada tiga cara penyelesaian konflik secara sederhana (pendekatan kultur atau budaya, diaspora, fan hubungan bilateral), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya dari 5 penyelesaian konflik secara internasional (negosiasi, mediasi dan jasa-jasa baik, konsiliasi, penyelidikan, dan penyelesaian di bawah naungan organisasi PBB), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya

18

0.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi