Naufal H

15 Januari 2024 12:59

Iklan

Naufal H

15 Januari 2024 12:59

Pertanyaan

Inti dari perbedaan tingkat upah dalam hambatan perdagangan antarnegara

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

48

:

48

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

15 Januari 2024 13:52

Jawaban terverifikasi

<p>Perbedaan tingkat upah dapat menjadi hambatan perdagangan antarnegara. Misalnya, perbedaan upah antara negara-negara dapat memengaruhi daya saing produk-produk yang dihasilkan, sehingga dapat mempengaruhi arus perdagangan internasional. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perbedaan upah antar negara antara lain perbedaan sumber daya alam, kondisi alam, kebijakan ekonomi dan politik, serta kualitas sumber daya manusia. Perbedaan upah tersebut bukan hanya disebabkan oleh adanya diskriminasi upah, tetapi juga oleh perbedaan karakteristik individu, seperti tingkat pendidikan dan pengalaman kerja. Hal ini dapat memengaruhi dinamika perdagangan antarnegara dan menjadi salah satu hambatan dalam perdagangan internasional.</p>

Perbedaan tingkat upah dapat menjadi hambatan perdagangan antarnegara. Misalnya, perbedaan upah antara negara-negara dapat memengaruhi daya saing produk-produk yang dihasilkan, sehingga dapat mempengaruhi arus perdagangan internasional. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perbedaan upah antar negara antara lain perbedaan sumber daya alam, kondisi alam, kebijakan ekonomi dan politik, serta kualitas sumber daya manusia. Perbedaan upah tersebut bukan hanya disebabkan oleh adanya diskriminasi upah, tetapi juga oleh perbedaan karakteristik individu, seperti tingkat pendidikan dan pengalaman kerja. Hal ini dapat memengaruhi dinamika perdagangan antarnegara dan menjadi salah satu hambatan dalam perdagangan internasional.


Iklan

Salsabila M

Community

13 Maret 2024 00:45

Jawaban terverifikasi

<p>Inti dari perbedaan tingkat upah dalam hambatan perdagangan antarnegara adalah bahwa perbedaan ini dapat menjadi faktor yang signifikan dalam menentukan daya saing produk-produk antara negara-negara yang terlibat dalam perdagangan. Berikut adalah beberapa poin inti terkait perbedaan tingkat upah dalam hambatan perdagangan antarnegara:</p><p><strong>Biaya Produksi</strong>: Negara-negara dengan tingkat upah rendah cenderung memiliki biaya produksi yang lebih murah dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki tingkat upah lebih tinggi. Hal ini dapat membuat produk-produk dari negara dengan tingkat upah rendah menjadi lebih murah dan lebih kompetitif di pasar internasional.</p><p><strong>Daya Saing</strong>: Perbedaan tingkat upah dapat memengaruhi daya saing produk-produk suatu negara di pasar internasional. Negara-negara dengan tingkat upah rendah mungkin memiliki keunggulan komparatif dalam produksi barang-barang dengan intensitas kerja yang tinggi, sementara negara-negara dengan tingkat upah tinggi mungkin lebih unggul dalam industri-industri yang membutuhkan teknologi tinggi atau keterampilan khusus.</p><p><strong>Penentu Lokasi Produksi</strong>: Perusahaan multinasional cenderung memilih lokasi produksi yang memberikan biaya produksi yang lebih rendah, termasuk tingkat upah yang lebih rendah. Hal ini dapat mengarah pada pemindahan produksi dari negara-negara dengan tingkat upah tinggi ke negara-negara dengan tingkat upah rendah, yang dapat menjadi hambatan perdagangan bagi negara-negara yang kehilangan produksi tersebut.</p><p><strong>Isu Keadilan Sosial</strong>: Perbedaan tingkat upah antarnegara juga dapat menimbulkan isu keadilan sosial, terutama dalam konteks globalisasi. Upah yang rendah di beberapa negara dapat menyebabkan eksploitasi buruh dan ketidaksetaraan ekonomi, sementara upah yang tinggi di negara-negara lain dapat meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan pekerja.</p><p><br>&nbsp;</p>

Inti dari perbedaan tingkat upah dalam hambatan perdagangan antarnegara adalah bahwa perbedaan ini dapat menjadi faktor yang signifikan dalam menentukan daya saing produk-produk antara negara-negara yang terlibat dalam perdagangan. Berikut adalah beberapa poin inti terkait perbedaan tingkat upah dalam hambatan perdagangan antarnegara:

Biaya Produksi: Negara-negara dengan tingkat upah rendah cenderung memiliki biaya produksi yang lebih murah dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki tingkat upah lebih tinggi. Hal ini dapat membuat produk-produk dari negara dengan tingkat upah rendah menjadi lebih murah dan lebih kompetitif di pasar internasional.

Daya Saing: Perbedaan tingkat upah dapat memengaruhi daya saing produk-produk suatu negara di pasar internasional. Negara-negara dengan tingkat upah rendah mungkin memiliki keunggulan komparatif dalam produksi barang-barang dengan intensitas kerja yang tinggi, sementara negara-negara dengan tingkat upah tinggi mungkin lebih unggul dalam industri-industri yang membutuhkan teknologi tinggi atau keterampilan khusus.

Penentu Lokasi Produksi: Perusahaan multinasional cenderung memilih lokasi produksi yang memberikan biaya produksi yang lebih rendah, termasuk tingkat upah yang lebih rendah. Hal ini dapat mengarah pada pemindahan produksi dari negara-negara dengan tingkat upah tinggi ke negara-negara dengan tingkat upah rendah, yang dapat menjadi hambatan perdagangan bagi negara-negara yang kehilangan produksi tersebut.

Isu Keadilan Sosial: Perbedaan tingkat upah antarnegara juga dapat menimbulkan isu keadilan sosial, terutama dalam konteks globalisasi. Upah yang rendah di beberapa negara dapat menyebabkan eksploitasi buruh dan ketidaksetaraan ekonomi, sementara upah yang tinggi di negara-negara lain dapat meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan pekerja.


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Eno Bastian: "Selamat slang, Pak." Wakil Perusahaan: "Selamat siang, Mas. Mari, silakan duduk." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak." Wakil Perusahaan: "Sebenarnya, apa yang terjadi, Mas?" Eno Bastian: "Begini, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman buruh PT Sagara Food ingin menyampaikan beberapa hal kepada Bapak." Wakil Perusahaan: "Silakan Anda sampaikan." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman ingin menanyakan gaji kami sekarang, Pak." Wakil Perusahaan: "Maksud Anda?" Eno Bastian: "Menurut ketetapan gubernur, upah minimal Kabupaten Sukamaju sekarang mencapai Rp2.513.000,00, sedangkan gaji kami sekarang masih Rp2.250.000,00." Wakil Perusahaan: "Maaf, Mas. Biaya produksi awal tahun ini sedang melonjak. Harga kebutuhan pokok makin mahal. Karena itu, perusahaan belum bisa memenuhi permintaan buruh." Eno Bastian: "Akan tetapi, kebutuhan pokok buruh sekarang juga mengalami kenaikan, Pak. Kalau memang pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan kami, terpaksa kami akan melakukan mogok kerja." Wakil Perusahaan: "Tidak bisa begitu. Kita harus mencari jalan tengah dalam mengatasi masalah ini." Eno Bastian: "Kami mohon kebijaksanaan, Bapak." Wakil Perusahaan: "Begini saja. Nanti saya akan berbicara dengan direktur perusahaan. Saya akan menyampaikan permintaan tersebut. Akan tetapi, saya hanya mengusulkan kenaikan upah paling besar menjadi Rp2.350.000,00." Eno Bastian: "Tolonglah, Pak. Kalau bisa, naikkan lebih dari itu. Kami butuh upah standar untuk dapat hidup layak." Wakil Perusahaan: "Baiklah, akan saya usahakan. Sekarang Anda tenangkan teman-teman. Kembalilah bekerja seperti semula." Eno Bastian: "Baiklah, Pak. Terima kasih, Pak. Selamat siang." Wakil Perusahaan: "Selamat siang." Tentukan struktur dari teks negosiasi tersebut.

7

5.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

32

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi