Azka F

15 Agustus 2024 06:30

Iklan

Azka F

15 Agustus 2024 06:30

Pertanyaan

Hal apa saja yang harus kita ketahui sebelum kalian memutuskan untuk menjadi anggota koperasi ?

Hal apa saja yang harus kita ketahui sebelum kalian memutuskan untuk menjadi anggota koperasi ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

06

:

29

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Natasha M

15 Agustus 2024 11:32

Jawaban terverifikasi

<p>Sebelum gabung jadi anggota koperasi, ada beberapa hal yang penting buat kamu tahu. Pertama, pastikan kamu ngerti jenis koperasinya, apakah itu koperasi yang fokus ke konsumen, produsen, simpan pinjam, atau jasa. Sebagai anggota, kamu punya hak suara dan bisa dapet manfaat dari layanan koperasi. Tapi, kamu juga harus siap buat bayar simpanan dan aktif ikut kegiatan koperasi.</p><p>Keuntungannya, kamu bisa dapat layanan yang lebih murah dan bagian dari keuntungan (SHU). Tapi, jangan lupa kalau ada juga tanggung jawab dan risiko yang harus diambil, seperti kalau koperasi rugi. Pastikan juga koperasi yang kamu pilih punya izin yang jelas, reputasi yang oke, dan transparan soal informasi ke anggotanya.</p>

Sebelum gabung jadi anggota koperasi, ada beberapa hal yang penting buat kamu tahu. Pertama, pastikan kamu ngerti jenis koperasinya, apakah itu koperasi yang fokus ke konsumen, produsen, simpan pinjam, atau jasa. Sebagai anggota, kamu punya hak suara dan bisa dapet manfaat dari layanan koperasi. Tapi, kamu juga harus siap buat bayar simpanan dan aktif ikut kegiatan koperasi.

Keuntungannya, kamu bisa dapat layanan yang lebih murah dan bagian dari keuntungan (SHU). Tapi, jangan lupa kalau ada juga tanggung jawab dan risiko yang harus diambil, seperti kalau koperasi rugi. Pastikan juga koperasi yang kamu pilih punya izin yang jelas, reputasi yang oke, dan transparan soal informasi ke anggotanya.


Iklan

Laura A

15 Agustus 2024 14:10

Jawaban terverifikasi

<p>Sebelum memutuskan untuk menjadi anggota koperasi, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan:</p><p><strong>1. Pemahaman tentang Koperasi:</strong> Pastikan Anda memahami apa itu koperasi, prinsip-prinsip yang mendasarinya, dan bagaimana koperasi bekerja.</p><ul><li>Koperasi adalah organisasi yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya untuk kepentingan bersama.</li></ul><p><strong>2. Jenis Koperasi:</strong> Kenali jenis koperasi yang ingin Anda ikuti, apakah itu koperasi simpan pinjam, koperasi konsumsi, koperasi produksi, atau jenis lainnya. Setiap jenis koperasi memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda.</p><p><strong>3. Keuntungan &nbsp;dan Kewajiban:</strong> Pelajari keuntungan menjadi anggota koperasi, seperti akses ke layanan atau produk koperasi, serta kewajiban yang harus dipenuhi, seperti membayar simpanan pokok dan simpanan wajib.</p><p><strong>4. Legalitas dan Reputasi:</strong> Periksa status legalitas koperasi dan reputasinya. Pastikan koperasi tersebut terdaftar secara resmi dan memiliki rekam jejak yang baik.</p><p><strong>5. Transparansi dan Manajemen:</strong> Evaluasi transparansi dalam pengelolaan koperasi, termasuk bagaimana laporan keuangan disajikan dan bagaimana keputusan dibuat. Koperasi yang baik akan bersikap terbuka terhadap anggotanya.</p><p><strong>6. Tingkat Partisipasi:</strong> Pahami tingkat partisipasi yang diharapkan dari anggota. Beberapa koperasi mungkin mengharuskan anggotanya untuk lebih aktif dalam kegiatan koperasi, sementara yang lain mungkin lebih pasif.</p><p><strong>7. Hak dan Suara:</strong> Sebagai anggota koperasi, Anda akan memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan. Pertimbangkan apakah Anda ingin terlibat dalam proses ini.</p><p><strong>8. Risiko:</strong> Pertimbangkan potensi risiko yang terkait dengan menjadi anggota koperasi, seperti risiko keuangan jika koperasi tidak berjalan dengan baik</p>

Sebelum memutuskan untuk menjadi anggota koperasi, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan:

1. Pemahaman tentang Koperasi: Pastikan Anda memahami apa itu koperasi, prinsip-prinsip yang mendasarinya, dan bagaimana koperasi bekerja.

  • Koperasi adalah organisasi yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya untuk kepentingan bersama.

2. Jenis Koperasi: Kenali jenis koperasi yang ingin Anda ikuti, apakah itu koperasi simpan pinjam, koperasi konsumsi, koperasi produksi, atau jenis lainnya. Setiap jenis koperasi memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda.

3. Keuntungan  dan Kewajiban: Pelajari keuntungan menjadi anggota koperasi, seperti akses ke layanan atau produk koperasi, serta kewajiban yang harus dipenuhi, seperti membayar simpanan pokok dan simpanan wajib.

4. Legalitas dan Reputasi: Periksa status legalitas koperasi dan reputasinya. Pastikan koperasi tersebut terdaftar secara resmi dan memiliki rekam jejak yang baik.

5. Transparansi dan Manajemen: Evaluasi transparansi dalam pengelolaan koperasi, termasuk bagaimana laporan keuangan disajikan dan bagaimana keputusan dibuat. Koperasi yang baik akan bersikap terbuka terhadap anggotanya.

6. Tingkat Partisipasi: Pahami tingkat partisipasi yang diharapkan dari anggota. Beberapa koperasi mungkin mengharuskan anggotanya untuk lebih aktif dalam kegiatan koperasi, sementara yang lain mungkin lebih pasif.

7. Hak dan Suara: Sebagai anggota koperasi, Anda akan memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan. Pertimbangkan apakah Anda ingin terlibat dalam proses ini.

8. Risiko: Pertimbangkan potensi risiko yang terkait dengan menjadi anggota koperasi, seperti risiko keuangan jika koperasi tidak berjalan dengan baik


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan riset dan pengumpulan data untuk menyusun teks biografi!

4

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi