Afifah R

24 Juli 2024 09:29

Iklan

Afifah R

24 Juli 2024 09:29

Pertanyaan

contoh teks argumentasi tentang tidak boleh membawa hape ke sekolah

contoh teks argumentasi tentang tidak boleh membawa hape ke sekolah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

15

:

37

Klaim

11

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Alifa A

24 Juli 2024 12:07

Jawaban terverifikasi

<p>Membawa handphone ke sekolah dikhawatirkan bisa merusak fokus siswa-siswi dalam proses belajar.&nbsp; Malaysia sendiri melalui Departemen Pendidikan Malaysia sudah mengeluarkan kebijakan yang memberikan hak kepada guru untuk merampas HP pelajar jika berada dalam lingkungan sekolah. Mereka menilai bahwa membawa HP ke lingkungan sekolah bisa melanggar disiplin. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pemerintah Belanda. Mereka membuat aturan mengenai larangan menggunakan handphone di sekolah.&nbsp; Mereka menegaskan, kehadiran ponsel dan tablet bisa menimbulkan efek yang berbahaya selama proses pelajaran.&nbsp; Seperti murid kurang mampu berkonsentrasi dan kinerja mereka menuru. n</p>

Membawa handphone ke sekolah dikhawatirkan bisa merusak fokus siswa-siswi dalam proses belajar.  Malaysia sendiri melalui Departemen Pendidikan Malaysia sudah mengeluarkan kebijakan yang memberikan hak kepada guru untuk merampas HP pelajar jika berada dalam lingkungan sekolah. Mereka menilai bahwa membawa HP ke lingkungan sekolah bisa melanggar disiplin. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pemerintah Belanda. Mereka membuat aturan mengenai larangan menggunakan handphone di sekolah.  Mereka menegaskan, kehadiran ponsel dan tablet bisa menimbulkan efek yang berbahaya selama proses pelajaran.  Seperti murid kurang mampu berkonsentrasi dan kinerja mereka menuru. n


Iklan

Nanda R

Community

27 Juli 2024 01:27

Jawaban terverifikasi

<p>&nbsp;</p><p>Berikut adalah contoh teks argumentasi mengenai larangan membawa hape ke sekolah:</p><p><strong>Judul: Pentingnya Larangan Membawa Handphone ke Sekolah</strong></p><p>Di era digital ini, handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, meskipun kehadiran teknologi ini memberikan banyak manfaat, ada argumen yang kuat mengapa membawa handphone ke sekolah seharusnya dilarang. Larangan ini penting untuk menjaga fokus belajar, menghindari gangguan, dan mencegah potensi penyalahgunaan teknologi.</p><p><strong>Pertama, larangan membawa handphone ke sekolah dapat meningkatkan fokus belajar siswa.</strong> Salah satu masalah utama yang timbul dari penggunaan handphone di sekolah adalah gangguan yang ditimbulkannya. Siswa yang membawa handphone sering kali terdistraksi oleh notifikasi, pesan, dan aplikasi sosial media, yang dapat mengganggu konsentrasi mereka selama pelajaran. Ketika siswa lebih fokus pada perangkat mereka daripada materi pelajaran, proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Dengan melarang handphone, siswa dapat lebih konsentrasi pada pelajaran dan kegiatan belajar-mengajar di kelas.</p><p><strong>Kedua, larangan handphone di sekolah dapat menghindari gangguan sosial di kalangan siswa.</strong> Handphone memfasilitasi komunikasi yang terus-menerus, yang sering kali beralih menjadi aktivitas sosial yang tidak terkait dengan kegiatan sekolah. Misalnya, siswa dapat terlibat dalam perundungan cyber, penyebaran gosip, atau penggunaan media sosial yang tidak sesuai dengan norma sekolah. Larangan ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi semua siswa, mengurangi kemungkinan terjadinya masalah sosial yang berkaitan dengan teknologi.</p><p><strong>Ketiga, melarang handphone di sekolah dapat mencegah potensi penyalahgunaan teknologi.</strong> Dalam beberapa kasus, siswa menggunakan handphone untuk mengakses konten yang tidak pantas atau melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri atau orang lain. Dengan menghilangkan akses mudah ke perangkat ini, sekolah dapat mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi, seperti akses ke situs web yang tidak sesuai, pencurian identitas, atau aktivitas ilegal lainnya. Ini juga membantu menjaga integritas akademis dengan mencegah penggunaan handphone untuk menyontek selama ujian.</p><p><strong>Namun, penting untuk diakui bahwa handphone juga memiliki manfaat, seperti memudahkan komunikasi darurat.</strong> Untuk mengatasi masalah ini, sekolah dapat menyediakan sistem komunikasi darurat yang terpisah dari handphone pribadi siswa, atau membolehkan siswa untuk menyimpan handphone mereka di tempat yang aman selama jam pelajaran, dan hanya mengaksesnya saat istirahat.</p><p><strong>Kesimpulannya, larangan membawa handphone ke sekolah adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengurangi gangguan sosial, dan mencegah penyalahgunaan teknologi.</strong> Meskipun ada keuntungan dari penggunaan handphone, manfaat larangan ini dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus dan aman jauh lebih besar. Sekolah perlu mempertimbangkan kebijakan ini sebagai bagian dari upaya untuk menyediakan pendidikan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih aman bagi semua siswa.</p>

 

Berikut adalah contoh teks argumentasi mengenai larangan membawa hape ke sekolah:

Judul: Pentingnya Larangan Membawa Handphone ke Sekolah

Di era digital ini, handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, meskipun kehadiran teknologi ini memberikan banyak manfaat, ada argumen yang kuat mengapa membawa handphone ke sekolah seharusnya dilarang. Larangan ini penting untuk menjaga fokus belajar, menghindari gangguan, dan mencegah potensi penyalahgunaan teknologi.

Pertama, larangan membawa handphone ke sekolah dapat meningkatkan fokus belajar siswa. Salah satu masalah utama yang timbul dari penggunaan handphone di sekolah adalah gangguan yang ditimbulkannya. Siswa yang membawa handphone sering kali terdistraksi oleh notifikasi, pesan, dan aplikasi sosial media, yang dapat mengganggu konsentrasi mereka selama pelajaran. Ketika siswa lebih fokus pada perangkat mereka daripada materi pelajaran, proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Dengan melarang handphone, siswa dapat lebih konsentrasi pada pelajaran dan kegiatan belajar-mengajar di kelas.

Kedua, larangan handphone di sekolah dapat menghindari gangguan sosial di kalangan siswa. Handphone memfasilitasi komunikasi yang terus-menerus, yang sering kali beralih menjadi aktivitas sosial yang tidak terkait dengan kegiatan sekolah. Misalnya, siswa dapat terlibat dalam perundungan cyber, penyebaran gosip, atau penggunaan media sosial yang tidak sesuai dengan norma sekolah. Larangan ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi semua siswa, mengurangi kemungkinan terjadinya masalah sosial yang berkaitan dengan teknologi.

Ketiga, melarang handphone di sekolah dapat mencegah potensi penyalahgunaan teknologi. Dalam beberapa kasus, siswa menggunakan handphone untuk mengakses konten yang tidak pantas atau melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri atau orang lain. Dengan menghilangkan akses mudah ke perangkat ini, sekolah dapat mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi, seperti akses ke situs web yang tidak sesuai, pencurian identitas, atau aktivitas ilegal lainnya. Ini juga membantu menjaga integritas akademis dengan mencegah penggunaan handphone untuk menyontek selama ujian.

Namun, penting untuk diakui bahwa handphone juga memiliki manfaat, seperti memudahkan komunikasi darurat. Untuk mengatasi masalah ini, sekolah dapat menyediakan sistem komunikasi darurat yang terpisah dari handphone pribadi siswa, atau membolehkan siswa untuk menyimpan handphone mereka di tempat yang aman selama jam pelajaran, dan hanya mengaksesnya saat istirahat.

Kesimpulannya, larangan membawa handphone ke sekolah adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengurangi gangguan sosial, dan mencegah penyalahgunaan teknologi. Meskipun ada keuntungan dari penggunaan handphone, manfaat larangan ini dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus dan aman jauh lebih besar. Sekolah perlu mempertimbangkan kebijakan ini sebagai bagian dari upaya untuk menyediakan pendidikan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih aman bagi semua siswa.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Apakah kalian tahu mengapa tumbuhan tidak selamanya mempunyai klorofil, mengapa? 2. Apa yang kamu ketahui tentang kloroplas, dan bagaimana dengan tumbuhan yang tidak mempunyai kloroplas?

6

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

8

0.0

Jawaban terverifikasi