Dyaa D

15 Februari 2024 02:18

Iklan

Iklan

Dyaa D

15 Februari 2024 02:18

Pertanyaan

buatlah peta konsep yang menjelaskan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sebelum dan sesudah kemerdekaan

buatlah peta konsep yang menjelaskan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sebelum dan sesudah kemerdekaan


4

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Erwin A

Community

17 Februari 2024 07:00

Jawaban terverifikasi

<h2>Peta Konsep Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia</h2><p><strong>Sebelum Kemerdekaan:</strong></p><p><strong>A. Masa Penjajahan Belanda:</strong></p><ul><li><strong>Pendidikan:</strong> Terbatas untuk kaum elit, fokus pada penunjang kolonialisme.</li><li><strong>Teknologi:</strong> Dibawa Belanda untuk eksploitasi sumber daya alam.</li><li><strong>Contoh:</strong><ul><li>Sarekat Islam (1912): organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh HOS Tjokroaminoto.</li><li>Budi Utomo (1908): organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh Wahidin Sudirohusodo.</li></ul></li></ul><p><strong>B. Masa Penjajahan Jepang:</strong></p><ul><li><strong>Pendidikan:</strong> Digunakan untuk propaganda perang Jepang.</li><li><strong>Teknologi:</strong> Digunakan untuk mendukung perang Jepang.</li><li><strong>Contoh:</strong><ul><li>Chuo Sangi In (1943): badan perwakilan rakyat bentukan Jepang.</li><li>PETA (1943): organisasi militer bentukan Jepang.</li></ul></li></ul><p><strong>Sesudah Kemerdekaan:</strong></p><p><strong>A. Masa Awal Kemerdekaan:</strong></p><ul><li><strong>Pendidikan:</strong> Berfokus pada pemberantasan buta huruf dan pembangunan infrastruktur pendidikan.</li><li><strong>Teknologi:</strong> Dimulai dengan pengembangan teknologi sederhana untuk kebutuhan dasar.</li><li><strong>Contoh:</strong><ul><li>Kongres Pemuda II (1928): melahirkan Sumpah Pemuda.</li><li>Konferensi Meja Bundar (1949): Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia.</li></ul></li></ul><p><strong>B. Masa Orde Baru:</strong></p><ul><li><strong>Pendidikan:</strong> Ditingkatkan dengan pembangunan sekolah-sekolah dan program wajib belajar.</li><li><strong>Teknologi:</strong> Dilakukan transfer teknologi dari negara maju dan pengembangan teknologi tepat guna.</li><li><strong>Contoh:</strong><ul><li>REPELITA (1969-1998): program pembangunan jangka panjang.</li><li>Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI): lembaga penelitian nasional.</li></ul></li></ul><p><strong>C. Masa Reformasi:</strong></p><ul><li><strong>Pendidikan:</strong> Dilakukan desentralisasi dan otonomi pendidikan.</li><li><strong>Teknologi:</strong> Dilakukan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan teknologi tinggi.</li><li><strong>Contoh:</strong><ul><li>Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (2003).</li><li>Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT): lembaga penelitian dan pengembangan teknologi.</li></ul></li></ul><p><strong>Dampak:</strong></p><ul><li><strong>Positif:</strong> Peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemajuan ekonomi, dan daya saing bangsa.</li><li><strong>Negatif:</strong> Kesenjangan digital, eksploitasi sumber daya alam, dan degradasi lingkungan.</li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.</li><li>Mengembangkan teknologi yang tepat guna dan ramah lingkungan.</li><li>Memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</li></ul><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Perkembangan IPTEK di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat setelah kemerdekaan. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai kemajuan yang merata dan berkelanjutan.</p><p><strong>Catatan:</strong></p><p>Peta konsep ini hanya memberikan gambaran umum tentang perkembangan IPTEK di Indonesia. Untuk informasi yang lebih lengkap, Anda dapat merujuk pada sumber-sumber terpercaya.</p>

Peta Konsep Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia

Sebelum Kemerdekaan:

A. Masa Penjajahan Belanda:

  • Pendidikan: Terbatas untuk kaum elit, fokus pada penunjang kolonialisme.
  • Teknologi: Dibawa Belanda untuk eksploitasi sumber daya alam.
  • Contoh:
    • Sarekat Islam (1912): organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh HOS Tjokroaminoto.
    • Budi Utomo (1908): organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh Wahidin Sudirohusodo.

B. Masa Penjajahan Jepang:

  • Pendidikan: Digunakan untuk propaganda perang Jepang.
  • Teknologi: Digunakan untuk mendukung perang Jepang.
  • Contoh:
    • Chuo Sangi In (1943): badan perwakilan rakyat bentukan Jepang.
    • PETA (1943): organisasi militer bentukan Jepang.

Sesudah Kemerdekaan:

A. Masa Awal Kemerdekaan:

  • Pendidikan: Berfokus pada pemberantasan buta huruf dan pembangunan infrastruktur pendidikan.
  • Teknologi: Dimulai dengan pengembangan teknologi sederhana untuk kebutuhan dasar.
  • Contoh:
    • Kongres Pemuda II (1928): melahirkan Sumpah Pemuda.
    • Konferensi Meja Bundar (1949): Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia.

B. Masa Orde Baru:

  • Pendidikan: Ditingkatkan dengan pembangunan sekolah-sekolah dan program wajib belajar.
  • Teknologi: Dilakukan transfer teknologi dari negara maju dan pengembangan teknologi tepat guna.
  • Contoh:
    • REPELITA (1969-1998): program pembangunan jangka panjang.
    • Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI): lembaga penelitian nasional.

C. Masa Reformasi:

  • Pendidikan: Dilakukan desentralisasi dan otonomi pendidikan.
  • Teknologi: Dilakukan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan teknologi tinggi.
  • Contoh:
    • Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (2003).
    • Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT): lembaga penelitian dan pengembangan teknologi.

Dampak:

  • Positif: Peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemajuan ekonomi, dan daya saing bangsa.
  • Negatif: Kesenjangan digital, eksploitasi sumber daya alam, dan degradasi lingkungan.

Tantangan:

  • Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
  • Mengembangkan teknologi yang tepat guna dan ramah lingkungan.
  • Memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan:

Perkembangan IPTEK di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat setelah kemerdekaan. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai kemajuan yang merata dan berkelanjutan.

Catatan:

Peta konsep ini hanya memberikan gambaran umum tentang perkembangan IPTEK di Indonesia. Untuk informasi yang lebih lengkap, Anda dapat merujuk pada sumber-sumber terpercaya.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

17 Februari 2024 07:26

Jawaban terverifikasi

<p>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia mengalami berbagai fase sebelum dan sesudah kemerdekaan pada tahun 1945. Berikut adalah gambaran umum perkembangan tersebut:</p><p><strong>Sebelum Kemerdekaan:</strong></p><p><strong>Era Kolonial:</strong></p><ul><li>Di bawah pemerintahan kolonial Belanda, pendidikan di Indonesia lebih difokuskan pada memenuhi kebutuhan administratif Belanda daripada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lokal.</li></ul><p><strong>Pusat Pendidikan Tinggi:</strong></p><ul><li>Sejumlah institusi pendidikan tinggi didirikan oleh Belanda, seperti Technische Hogeschool te Bandoeng (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1920, untuk mendukung kebutuhan teknis dan teknologi.</li></ul><p><strong>Masa Kemerdekaan:</strong></p><p><strong>Awal Kemerdekaan:</strong></p><ul><li>Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada tahun 1945, Indonesia menghadapi tantangan untuk membangun infrastruktur pendidikan dan penelitian di tengah kondisi yang sulit.</li></ul><p><strong>Pendidikan dan Penelitian:</strong></p><ul><li>Pada awal kemerdekaan, fokus utama adalah membangun sistem pendidikan dan penelitian. Universitas Gadjah Mada (UGM) didirikan pada tahun 1949 dan menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia.</li></ul><p><strong>Teknologi dan Industri:</strong></p><ul><li>Pada awal kemerdekaan, Indonesia mengalami keterbatasan sumber daya dan teknologi. Upaya dilakukan untuk mengembangkan industri nasional, termasuk industri kecil dan menengah.</li></ul><p><strong>Era Modern:</strong></p><p><strong>Perkembangan Teknologi Informasi:</strong></p><ul><li>Seiring dengan perkembangan teknologi global, Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan di bidang teknologi informasi. Internet dan komunikasi digital membuka akses ke informasi global dan memicu pertumbuhan industri teknologi.</li></ul><p><strong>Peningkatan Infrastruktur Riset dan Pendidikan:</strong></p><ul><li>Pemerintah telah fokus meningkatkan infrastruktur riset dan pendidikan tinggi. Peningkatan kualitas perguruan tinggi dan penelitian di Indonesia menjadi prioritas.</li></ul><p><strong>Kemitraan Internasional:</strong></p><ul><li>Indonesia menjalin kemitraan dengan berbagai negara dan lembaga internasional dalam penelitian dan pengembangan. Hal ini memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi.</li></ul><p><strong>Pengembangan Industri:</strong></p><ul><li>Pemerintah berusaha untuk mengembangkan industri strategis dan teknologi tinggi untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional.</li></ul><p><strong>Pengembangan Sumber Daya Manusia:</strong></p><ul><li>Program-program pendidikan dan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan sumber daya manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.</li></ul>

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia mengalami berbagai fase sebelum dan sesudah kemerdekaan pada tahun 1945. Berikut adalah gambaran umum perkembangan tersebut:

Sebelum Kemerdekaan:

Era Kolonial:

  • Di bawah pemerintahan kolonial Belanda, pendidikan di Indonesia lebih difokuskan pada memenuhi kebutuhan administratif Belanda daripada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lokal.

Pusat Pendidikan Tinggi:

  • Sejumlah institusi pendidikan tinggi didirikan oleh Belanda, seperti Technische Hogeschool te Bandoeng (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1920, untuk mendukung kebutuhan teknis dan teknologi.

Masa Kemerdekaan:

Awal Kemerdekaan:

  • Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada tahun 1945, Indonesia menghadapi tantangan untuk membangun infrastruktur pendidikan dan penelitian di tengah kondisi yang sulit.

Pendidikan dan Penelitian:

  • Pada awal kemerdekaan, fokus utama adalah membangun sistem pendidikan dan penelitian. Universitas Gadjah Mada (UGM) didirikan pada tahun 1949 dan menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia.

Teknologi dan Industri:

  • Pada awal kemerdekaan, Indonesia mengalami keterbatasan sumber daya dan teknologi. Upaya dilakukan untuk mengembangkan industri nasional, termasuk industri kecil dan menengah.

Era Modern:

Perkembangan Teknologi Informasi:

  • Seiring dengan perkembangan teknologi global, Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan di bidang teknologi informasi. Internet dan komunikasi digital membuka akses ke informasi global dan memicu pertumbuhan industri teknologi.

Peningkatan Infrastruktur Riset dan Pendidikan:

  • Pemerintah telah fokus meningkatkan infrastruktur riset dan pendidikan tinggi. Peningkatan kualitas perguruan tinggi dan penelitian di Indonesia menjadi prioritas.

Kemitraan Internasional:

  • Indonesia menjalin kemitraan dengan berbagai negara dan lembaga internasional dalam penelitian dan pengembangan. Hal ini memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pengembangan Industri:

  • Pemerintah berusaha untuk mengembangkan industri strategis dan teknologi tinggi untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Pengembangan Sumber Daya Manusia:

  • Program-program pendidikan dan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan sumber daya manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Topik: Sebab-sebab kurangnya penguasaan Bahasa Indonesia. Kalimat penjelas: 1) Kurangnya motivasi dalam pemakaian bahasa Indonesia dengan baik dan benar. 2) Ada anggapan bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa kedua sesudah bahasa ibu 3) Bahasa Indonesia adalah bahasa orang Indonesia yang dipandang tidak ilmiah 4) Bahasa Indonesia adalah bahasa komunikasi sehari-hari sehingga tidak perlu dipelajari 5) Bahasa asing merupakan bahasa ilmu pengetahuan Kalimat penjelas yang sesuai dengan topik adalah .... A. (1), (2), dan (3) B. (1), (2), dan (4) D. (3), (4), dan (5) C. (2), (3), dan (4) E. (2), (4), dan (5)

3

0.0

Jawaban terverifikasi