Auraria R

01 April 2024 14:46

Iklan

Iklan

Auraria R

01 April 2024 14:46

Pertanyaan

berikan masing-masing 1 contoh puisi deskriptif dan naratif!

berikan masing-masing 1 contoh puisi deskriptif dan naratif!


1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Wilidisappear. W

01 April 2024 16:20

Jawaban terverifikasi

<p>1. Puisi deskriptif adalah puisi di mana penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap suatu keadaan, peristiwa, benda, maupun suasana yang menarik perhatiannya. Puisi deskriptif terbagi menjadi dua yaitu satire dan puisi kritik sosial.</p><p>Contoh puisi deskriptif<br>Berdiri Aku<br>(Puisi karya Amir Hamzah)</p><p>Berdiri aku si senja gelap<br>Camar melayang menepis buih<br>Melayah bakau mengurai puncak<br>Berjuang datang ubur berkembang<br>Angin pulang menyejuk bumi<br>Menepuk teluk mengempas emas<br>Lari ke gunung memuncak sunyi</p><p>Berayun-ayun di atas alat<br>Benang raja mencelup ujung<br>Naik marak mengorak-corak<br>Elang leka sayap tergulung</p><p>Dimabuk warna berarak-arak<br>Dalam rupa maha sempurna<br>Rindu sendu mengharu kalbu<br>Ingin datang merasa sentosa<br>Mengecap hidup bertemu tuju</p><p>2. Secara umum, puisi naratif berisi tentang ungkapan cerita atau penjelasan tentang penyair, karakter, latar atau rangkaian peristiwa tertentu yang bisa menjelaskan kisah tersebut. Singkatnya, jenis puisi ini berusaha untuk menceritakan suatu kisah dan menyampaikannya dengan jelas.</p><p>Berikut ini adalah contoh puisi naratif dalam karya sastra yang bisa menjadi referensi</p><p>(Pertemuan Di Malam Hari)</p><p>Setelah minum jus bulan pertama</p><p>Aku berjalan tanpa tujuan melewati hutan.</p><p>Kemudian aroma dobel yang menakjubkan menenggelamkanku</p><p>Berdiri di tengah semak belukar</p><p>Berhenti menyanyikan serangga nokturnal.</p><p>Didesain sebagai Gail Gail</p><p>Tanpa pikiran dan perasaan.</p><p>Banyak masalah bersatu,</p><p>Tanpa sebab dan akibat.</p><p>Kegelapan menyelimutiku.</p><p>Seperti kabut yang menghalangi pandangan.</p><p>Itu juga tidak masuk akal.</p><p>Tidak ada penjelasan. Tidak ada hubungan.</p><p>Bau gandasuli memenuhi paru-paru.</p><p>Membanjiri pembuluh darah.</p><p>Bahkan daging.</p><p>Ya Tuhan, apa aku mati berdiri?</p><p>Cahaya bulan dan bintang</p><p>Jatuh ke pohon yang hanya pohon.</p><p>Serangga malam bersuara lagi, hanya bersuara.</p><p>Tidak, tidak ada Tidak, tidak ada</p><p>Tidak masalah Tidak bagaimana.</p><p>Apa perbedaan di abad kedua dan abad ini?</p><p>Tiba-tiba</p><p>Dari hutan pohon jati keemasan yang gelap</p><p>Oleskan rasa tembakau.</p><p>Lalu aku melihat kilatan kacamata.</p><p>Lalu tersenyum dengan gigi putih.</p><p>dan kemudian keluar dari kegelapan</p><p>Tubuh gagah dengan topi hitam</p><p>dan mantel malam coklat gelap.</p><p>Ayah saya, Yang Mulia telah muncul secara tak terduga!</p><p>Apa arti kehadiran Anda?</p><p>Apa batas antara hidup dan mati</p><p>Menurunkan berat badan di bawah sinar bulan?</p><p>Saya tidak mengharapkan pertemuan ini.</p><p>Aku akan membiarkanmu beristirahat</p><p>Di tempat tidur kematianmu.</p><p>Sekarang apa yang kamu katakan?</p><p>Tanpa harapan. Tanpa keinginan.</p><p>Aku berdiri mati di tanah.</p><p>Apakah saya benar-benar mati?</p><p>Apakah sekarang mandul?</p>

1. Puisi deskriptif adalah puisi di mana penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap suatu keadaan, peristiwa, benda, maupun suasana yang menarik perhatiannya. Puisi deskriptif terbagi menjadi dua yaitu satire dan puisi kritik sosial.

Contoh puisi deskriptif
Berdiri Aku
(Puisi karya Amir Hamzah)

Berdiri aku si senja gelap
Camar melayang menepis buih
Melayah bakau mengurai puncak
Berjuang datang ubur berkembang
Angin pulang menyejuk bumi
Menepuk teluk mengempas emas
Lari ke gunung memuncak sunyi

Berayun-ayun di atas alat
Benang raja mencelup ujung
Naik marak mengorak-corak
Elang leka sayap tergulung

Dimabuk warna berarak-arak
Dalam rupa maha sempurna
Rindu sendu mengharu kalbu
Ingin datang merasa sentosa
Mengecap hidup bertemu tuju

2. Secara umum, puisi naratif berisi tentang ungkapan cerita atau penjelasan tentang penyair, karakter, latar atau rangkaian peristiwa tertentu yang bisa menjelaskan kisah tersebut. Singkatnya, jenis puisi ini berusaha untuk menceritakan suatu kisah dan menyampaikannya dengan jelas.

Berikut ini adalah contoh puisi naratif dalam karya sastra yang bisa menjadi referensi

(Pertemuan Di Malam Hari)

Setelah minum jus bulan pertama

Aku berjalan tanpa tujuan melewati hutan.

Kemudian aroma dobel yang menakjubkan menenggelamkanku

Berdiri di tengah semak belukar

Berhenti menyanyikan serangga nokturnal.

Didesain sebagai Gail Gail

Tanpa pikiran dan perasaan.

Banyak masalah bersatu,

Tanpa sebab dan akibat.

Kegelapan menyelimutiku.

Seperti kabut yang menghalangi pandangan.

Itu juga tidak masuk akal.

Tidak ada penjelasan. Tidak ada hubungan.

Bau gandasuli memenuhi paru-paru.

Membanjiri pembuluh darah.

Bahkan daging.

Ya Tuhan, apa aku mati berdiri?

Cahaya bulan dan bintang

Jatuh ke pohon yang hanya pohon.

Serangga malam bersuara lagi, hanya bersuara.

Tidak, tidak ada Tidak, tidak ada

Tidak masalah Tidak bagaimana.

Apa perbedaan di abad kedua dan abad ini?

Tiba-tiba

Dari hutan pohon jati keemasan yang gelap

Oleskan rasa tembakau.

Lalu aku melihat kilatan kacamata.

Lalu tersenyum dengan gigi putih.

dan kemudian keluar dari kegelapan

Tubuh gagah dengan topi hitam

dan mantel malam coklat gelap.

Ayah saya, Yang Mulia telah muncul secara tak terduga!

Apa arti kehadiran Anda?

Apa batas antara hidup dan mati

Menurunkan berat badan di bawah sinar bulan?

Saya tidak mengharapkan pertemuan ini.

Aku akan membiarkanmu beristirahat

Di tempat tidur kematianmu.

Sekarang apa yang kamu katakan?

Tanpa harapan. Tanpa keinginan.

Aku berdiri mati di tanah.

Apakah saya benar-benar mati?

Apakah sekarang mandul?


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

06 April 2024 05:43

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Puisi Deskriptif:</strong><br>Di Pagi yang Indah</p><p>&nbsp;</p><p>Di pagi yang indah, mentari bersinar,<br>Memancarkan sinar keemasan yang mempesona,<br>Burung-burung berkicau riang di pepohonan,<br>Mengisi udara dengan kesegaran dan kehidupan.</p><p>Gunung-ganang megah berdiri di kejauhan,<br>Menghiasi lanskap dengan keanggunan yang menakjubkan,<br>Sungai mengalir perlahan di bawahnya,<br>Melambai-lambai di tepinya dedaunan hijau.</p><p>Di pagi yang indah ini, alam menyapa kita,<br>Dengan keindahan yang tiada tara,<br>Seolah memberi pesan damai dan kebahagiaan,<br>Bahwa setiap hari adalah anugerah yang berharga.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Puisi Naratif:</strong></p><p><br>Petualangan Sang Pelayan</p><p>&nbsp;</p><p>Di tanah yang jauh, di zaman yang lampau,<br>Seorang pelayan bernama John berangkatlah dia,<br>Menjelajahi negeri-negeri yang luas,<br>Dengan tujuan memenuhi tugas yang diberikan raja.</p><p>Ia melewati hutan belantara yang gelap,<br>Menembus sungai-sungai yang ganas,<br>Berjumpa dengan mahluk-mahluk ajaib di perjalanan,<br>Namun tak gentar ia, terus bergerak maju.</p><p>Bertemu dengan prajurit yang gagah berani,<br>Berpengalaman dalam pertempuran yang sengit,<br>Mereka menjadi sahabat dalam petualangan,<br>Membantu John melawan bahaya-bahaya yang mengancam.</p><p>Akhirnya, setelah melewati segala rintangan,<br>John sampailah di istana yang megah,<br>Menyampaikan pesan raja dengan gagah berani,<br>Dan dipuji sebagai pelayan yang setia dan berani.<br><br>&nbsp;</p>

Puisi Deskriptif:
Di Pagi yang Indah

 

Di pagi yang indah, mentari bersinar,
Memancarkan sinar keemasan yang mempesona,
Burung-burung berkicau riang di pepohonan,
Mengisi udara dengan kesegaran dan kehidupan.

Gunung-ganang megah berdiri di kejauhan,
Menghiasi lanskap dengan keanggunan yang menakjubkan,
Sungai mengalir perlahan di bawahnya,
Melambai-lambai di tepinya dedaunan hijau.

Di pagi yang indah ini, alam menyapa kita,
Dengan keindahan yang tiada tara,
Seolah memberi pesan damai dan kebahagiaan,
Bahwa setiap hari adalah anugerah yang berharga.

 

Puisi Naratif:


Petualangan Sang Pelayan

 

Di tanah yang jauh, di zaman yang lampau,
Seorang pelayan bernama John berangkatlah dia,
Menjelajahi negeri-negeri yang luas,
Dengan tujuan memenuhi tugas yang diberikan raja.

Ia melewati hutan belantara yang gelap,
Menembus sungai-sungai yang ganas,
Berjumpa dengan mahluk-mahluk ajaib di perjalanan,
Namun tak gentar ia, terus bergerak maju.

Bertemu dengan prajurit yang gagah berani,
Berpengalaman dalam pertempuran yang sengit,
Mereka menjadi sahabat dalam petualangan,
Membantu John melawan bahaya-bahaya yang mengancam.

Akhirnya, setelah melewati segala rintangan,
John sampailah di istana yang megah,
Menyampaikan pesan raja dengan gagah berani,
Dan dipuji sebagai pelayan yang setia dan berani.

 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tolong jelaskan jawabannya

0

0.0

Jawaban terverifikasi