Dhira M

Ditanya 4 hari yang lalu

Iklan

Dhira M

Ditanya 4 hari yang lalu

Pertanyaan

bantuu kakk

bantuu kakk

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

27

:

23

Klaim

16

2


Iklan

Moh. S

Dijawab 4 hari yang lalu

<p><strong>6.&nbsp;</strong></p><p>Sudut ∠ABC merupakan sudut keliling yang menghadap busur mayor AC (busur lingkaran bagian bawah). Oleh karena itu, besar sudut ∠ABC adalah setengah dari sudut pusat refleks ∠AOC.</p><p>Besar sudut pusat minor:</p><p>∠AOC<sub>minor</sub> = 112<sup>o</sup></p><p>Besar sudut pusat refleks (mayor):</p><p>∠AOC<sub>refleks</sub> = 360<sup>o</sup> - 112<sup>o</sup> = 248<sup>o</sup></p><p>Besar sudut keliling ∠ABC:</p><p>∠ABC = 1/2 x ∠AOC<sub>refleks</sub></p><p>∠ABC = 1/2 x 248<sup>o</sup> = 124<sup>o</sup></p><p>Jadi, besar ∠ABC adalah <strong>124<sup>o</sup></strong></p><p>&nbsp;</p><p><strong>7.</strong></p><p>Dua tali busur AC dan BD berpotongan di titik E di dalam lingkaran.</p><p><strong>Menentukan besar ∠AED$ dan ∠BEC:</strong> Sudut yang dibentuk oleh perpotongan dua tali busur di dalam lingkaran sama dengan setengah dari jumlah sudut pusat yang menghadap busur di depan dan di belakangnya:</p><p>∠AED = 1/2 x (∠AOD + ∠BOC)</p><p>∠AED = 1/2 x (48<sup>o</sup> + 124<sup>o</sup>) = 1/2 x 172<sup>o</sup> = 86<sup>o</sup></p><p>Karena ∠BEC bertolak belakang dengan ∠AED, maka:</p><p>∠BEC = ∠AED = 86<sup>o</sup></p><p><strong>Menentukan besar ∠DEC$ dan ∠AEB$:</strong> Sudut ∠DEC saling berpelurus dengan ∠AED:</p><p>∠DEC = 180<sup>o</sup> - ∠AED</p><p>∠DEC = 180<sup>o</sup> - 86<sup>o</sup> = 94<sup>o</sup></p><p>Karena ∠AEB bertolak belakang dengan ∠DEC, maka:</p><p>∠AEB = ∠DEC = 94<sup>o</sup></p><p>&nbsp;</p><p>∠AED = 86<sup>o</sup></p><p>∠BEC = 86<sup>o</sup></p><p>∠DEC = 94<sup>o</sup></p><p>∠AEB = 94<sup>o</sup></p><p>&nbsp;</p><p><strong>8.</strong></p><p>Perpotongan dua tali busur QP dan RS terjadi di titik T di dalam lingkaran.</p><p><strong>a. Menentukan besar ∠PTR</strong></p><p>Karena QP merupakan garis lurus yang melalui titik pusat O (diameter lingkaran), maka sudut lurus ∠QOP = 180<sup>o</sup>.</p><p>Besar sudut pusat ∠POS dapat dihitung melalui sudut berpelurus dengan ∠QOS:</p><p>∠POS = 180<sup>o</sup> - ∠QOS</p><p>∠POS = 180<sup>o</sup> - 140<sup>o</sup> = 40<sup>o</sup>&nbsp;</p><p>Besar sudut ∠PTR diperoleh dari setengah selisih atau jumlah sudut pusat yang sesuai. Karena ∠PTR dan ∠QTS saling bertolak belakang dan menghadap busur PR serta busur QS:</p><p>∠PTR = 1/2 x (∠POR +∠QOS)</p><p>∠PTR = 1/2 x (50<sup>o</sup> + 140<sup>o</sup>)</p><p>∠PTR = 1/2 x 190<sup>o</sup> = 95<sup>o</sup></p><p><strong>b. Menentukan besar ∠QTR</strong></p><p>Sudut ∠QTR dan sudut ∠PTR membentuk pasangan sudut yang saling berpelurus:</p><p>∠QTR = 180<sup>o</sup> - ∠PTR</p><p>∠QTR = 180<sup>o</sup> - 95<sup>o</sup> = 85<sup>o</sup></p><p><i>(Dapat juga diverifikasi menggunakan rumus: ∠QTR = 1/2 x (∠ROQ + ∠POS) = 1/2 x ((180<sup>o</sup> - 50<sup>o</sup>) + 40<sup>o</sup>) = 1/2 x (130<sup>o</sup> + 40<sup>o</sup>) = 1/2 x 170<sup>o</sup> = 85<sup>o</sup>)</i></p><p>&nbsp;</p><p><strong>a. Besar ∠PTR = 95<sup>o</sup></strong></p><p><strong>b. Besar ∠QTR = 85<sup>o</sup></strong></p>

6. 

Sudut ∠ABC merupakan sudut keliling yang menghadap busur mayor AC (busur lingkaran bagian bawah). Oleh karena itu, besar sudut ∠ABC adalah setengah dari sudut pusat refleks ∠AOC.

Besar sudut pusat minor:

∠AOCminor = 112o

Besar sudut pusat refleks (mayor):

∠AOCrefleks = 360o - 112o = 248o

Besar sudut keliling ∠ABC:

∠ABC = 1/2 x ∠AOCrefleks

∠ABC = 1/2 x 248o = 124o

Jadi, besar ∠ABC adalah 124o

 

7.

Dua tali busur AC dan BD berpotongan di titik E di dalam lingkaran.

Menentukan besar ∠AED$ dan ∠BEC: Sudut yang dibentuk oleh perpotongan dua tali busur di dalam lingkaran sama dengan setengah dari jumlah sudut pusat yang menghadap busur di depan dan di belakangnya:

∠AED = 1/2 x (∠AOD + ∠BOC)

∠AED = 1/2 x (48o + 124o) = 1/2 x 172o = 86o

Karena ∠BEC bertolak belakang dengan ∠AED, maka:

∠BEC = ∠AED = 86o

Menentukan besar ∠DEC$ dan ∠AEB$: Sudut ∠DEC saling berpelurus dengan ∠AED:

∠DEC = 180o - ∠AED

∠DEC = 180o - 86o = 94o

Karena ∠AEB bertolak belakang dengan ∠DEC, maka:

∠AEB = ∠DEC = 94o

 

∠AED = 86o

∠BEC = 86o

∠DEC = 94o

∠AEB = 94o

 

8.

Perpotongan dua tali busur QP dan RS terjadi di titik T di dalam lingkaran.

a. Menentukan besar ∠PTR

Karena QP merupakan garis lurus yang melalui titik pusat O (diameter lingkaran), maka sudut lurus ∠QOP = 180o.

Besar sudut pusat ∠POS dapat dihitung melalui sudut berpelurus dengan ∠QOS:

∠POS = 180o - ∠QOS

∠POS = 180o - 140o = 40o 

Besar sudut ∠PTR diperoleh dari setengah selisih atau jumlah sudut pusat yang sesuai. Karena ∠PTR dan ∠QTS saling bertolak belakang dan menghadap busur PR serta busur QS:

∠PTR = 1/2 x (∠POR +∠QOS)

∠PTR = 1/2 x (50o + 140o)

∠PTR = 1/2 x 190o = 95o

b. Menentukan besar ∠QTR

Sudut ∠QTR dan sudut ∠PTR membentuk pasangan sudut yang saling berpelurus:

∠QTR = 180o - ∠PTR

∠QTR = 180o - 95o = 85o

(Dapat juga diverifikasi menggunakan rumus: ∠QTR = 1/2 x (∠ROQ + ∠POS) = 1/2 x ((180o - 50o) + 40o) = 1/2 x (130o + 40o) = 1/2 x 170o = 85o)

 

a. Besar ∠PTR = 95o

b. Besar ∠QTR = 85o


Iklan

Az Z

Dijawab 4 hari yang lalu

<h1>Soal 6</h1><p>Diketahui:</p><p>- Sudut pusat ∠AOC = 112°</p><p>Ditanya:</p><p>- Besar sudut keliling ∠ABC</p><p>Penyelesaian:</p><p>Sudut pusat dan sudut keliling tersebut menghadap busur yang sama (busur AC). Hubungan antara keduanya adallah</p><p>&lt;ABC=1/2 x &lt;AOC</p><p>&lt;ABC=1/2 X 112 =56</p><p>Jawaban: Besar ∠ABC = 56°</p><h1>Soal 7</h1><p>Diketahui:</p><p>∠BOC = 124° (menghadap busur BC)</p><p>∠AOD = 48° (menghadap busur AD)</p><p>Ditanya:</p><p>- Besar ∠AED, ∠BEC, ∠DEC, dan ∠AEB</p><p>Penyelesaian:</p><p>1. Mencari ∠AED dan ∠BEC:</p><p>Kedua sudut ini bertolak belakang dan dibentuk oleh perpotongan dua tali busur di dalam lingKARAN&nbsp;</p><p>&lt;AED = &lt;BEC = 1/2 X (&lt;AOD + &lt;BOC)</p><p>&lt;AED= 1/2 (48+124) = 1/2 X 172 = 86&nbsp;</p><p>2. Mencari ∠DEC dan ∠AEB:</p><p>Kedua sudut ini berpelurus (suplemen) dengan sudut di atasnya (total 180°).</p><p>&lt;DEC=&lt;AEB=180-86=94</p><p>Jawaban:</p><p>∠AED = 86°</p><p>∠BEC = 86°</p><p>∠DEC = 94°</p><p>∠AEB = 94°</p><h1>Soal 8</h1><p>Diketahui:</p><p>∠POR = 50°</p><p>∠QOS = 140°</p><p>Ditanya:</p><p>a. Besar ∠PTR</p><p>b. Besar ∠QTR</p><p>Penyelesaian:</p><p>a. Besar ∠PTR</p><p>Sudut ini terbentuk dari perpotongan dua tali busur di dalam lingkaran yang menghadap busur PR dan QS.</p><p>&lt;PTR=1/2(&lt; POR+&lt; QOS)</p><p>&lt; PTR=1/2(50+140) =1/2 X 190 =95</p><p>b. Besar ∠QTR</p><p>Sudut ∠QTR berpelurus dengan ∠PTR karena membentuk garis lurus QR.</p><p>&lt;QTR=180-&lt;PTR</p><p>&lt; QTR=180-95=85</p><p>Jawaban:</p><p>a. ∠PTR = 95°</p><p>b. ∠QTR = 85°</p>

Soal 6

Diketahui:

- Sudut pusat ∠AOC = 112°

Ditanya:

- Besar sudut keliling ∠ABC

Penyelesaian:

Sudut pusat dan sudut keliling tersebut menghadap busur yang sama (busur AC). Hubungan antara keduanya adallah

<ABC=1/2 x <AOC

<ABC=1/2 X 112 =56

Jawaban: Besar ∠ABC = 56°

Soal 7

Diketahui:

∠BOC = 124° (menghadap busur BC)

∠AOD = 48° (menghadap busur AD)

Ditanya:

- Besar ∠AED, ∠BEC, ∠DEC, dan ∠AEB

Penyelesaian:

1. Mencari ∠AED dan ∠BEC:

Kedua sudut ini bertolak belakang dan dibentuk oleh perpotongan dua tali busur di dalam lingKARAN 

<AED = <BEC = 1/2 X (<AOD + <BOC)

<AED= 1/2 (48+124) = 1/2 X 172 = 86 

2. Mencari ∠DEC dan ∠AEB:

Kedua sudut ini berpelurus (suplemen) dengan sudut di atasnya (total 180°).

<DEC=<AEB=180-86=94

Jawaban:

∠AED = 86°

∠BEC = 86°

∠DEC = 94°

∠AEB = 94°

Soal 8

Diketahui:

∠POR = 50°

∠QOS = 140°

Ditanya:

a. Besar ∠PTR

b. Besar ∠QTR

Penyelesaian:

a. Besar ∠PTR

Sudut ini terbentuk dari perpotongan dua tali busur di dalam lingkaran yang menghadap busur PR dan QS.

<PTR=1/2(< POR+< QOS)

< PTR=1/2(50+140) =1/2 X 190 =95

b. Besar ∠QTR

Sudut ∠QTR berpelurus dengan ∠PTR karena membentuk garis lurus QR.

<QTR=180-<PTR

< QTR=180-95=85

Jawaban:

a. ∠PTR = 95°

b. ∠QTR = 85°


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam suatu kelas terdapat 40 siswa, 34 siswa suka matematika dan 22 siswa tidak menyukai keduanya. Ketika seorang siswa dipilih secara acak, maka temukan minimal sebanyak 3 cara berbeda untuk menentukan berapa banyak peluang siswa tersebut menyukai matematika setelah mengetahui dia menyukai fisika!

77

5.0

Jawaban terverifikasi