Fadhilah Z

08 Mei 2024 16:34

Iklan

Fadhilah Z

08 Mei 2024 16:34

Pertanyaan

Apa perbedaan permutasi dan kombinasi? Gimana untuk mengetahui soal merupakan pertanyaan permutasi atau kombinasi? Apa mungkin ada pertanyaan yang meminta menggunakan permutasi juga kombinasi sekaligus? Contohnya untuk ketiga pertanyaan di atas?

Apa perbedaan permutasi dan kombinasi? 

Gimana untuk mengetahui soal merupakan pertanyaan permutasi atau kombinasi? 

Apa mungkin ada pertanyaan yang meminta menggunakan permutasi juga kombinasi sekaligus? 

Contohnya untuk ketiga pertanyaan di atas? 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

10

:

20

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Trixiee T

09 Mei 2024 04:30

Jawaban terverifikasi

Permutasi dan kombinasi adalah dua konsep dalam matematika yang digunakan untuk menghitung jumlah cara yang berbeda untuk mengatur atau memilih objek. Permutasi digunakan ketika urutan pengaturan atau penempatan objek menjadi penting. Dalam permutasi, setiap susunan yang berbeda dianggap unik. Contoh Permutasi: Misalnya, jika Anda memiliki 3 buku berbeda (A, B, C) dan ingin tahu berapa banyak cara Anda dapat menyusunnya di rak: Anda dapat memilih buku pertama dengan 3 cara, buku kedua dengan 2 cara setelah memilih buku pertama, dan buku terakhir dengan 1 cara. Jadi, jumlah total permutasi adalah 3 ร— 2 ร— 1 = 6 cara (ABC, ACB, BAC, BCA, CAB, CBA). Kombinasi digunakan ketika urutan tidak penting, hanya kombinasi objek yang dihitung. Contoh Kombinasi: Misalnya, jika Anda memiliki 3 buku (A, B, C) dan ingin memilih 2 buku untuk dibawa pulang, Anda akan melihat kombinasi: Kombinasi mungkin adalah AB, AC, dan BC. Perhatikan bahwa BA bukan kombinasi baru dari AB karena urutan tidak penting dalam kombinasi. Jadi, hanya ada 3 kombinasi yang mungkin. Perbedaan kunci antara permutasi dan kombinasi adalah: Permutasi mempertimbangkan urutan sebagai faktor penting (misalnya, AC dan CA dianggap berbeda). Kombinasi tidak mempertimbangkan urutan (misalnya, AC dan CA dianggap sama). Ini adalah penjelasan dasar dengan contoh untuk membantu memahami perbedaan antara permutasi dan kombinasi. Yg kutau cumana gini Kalo salah mohon maafffff:)


Fadhilah Z

09 Mei 2024 05:03

๐Ÿ‘€ boleh tanya satu pertanyaan lagi? Sebelumnya makasih udah menjawab pertanyaan di atas ๐Ÿ™๐Ÿป Apa perbedaan antara rumus permutasi dan kombinasi?

โ€” Tampilkan 1 balasan lainnya

Iklan

Salsabila M

Community

14 Mei 2024 01:00

Jawaban terverifikasi

<p>Permutasi dan kombinasi adalah dua konsep dalam matematika yang berkaitan dengan cara mengatur atau memilih objek-objek dari sebuah himpunan. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:</p><p><strong>Permutasi</strong>: Permutasi adalah cara mengatur atau mengurutkan objek-objek dari sebuah himpunan dengan memperhatikan urutan atau susunan. Artinya, dalam permutasi, urutan atau susunan objek-objek tersebut penting. Permutasi dinyatakan dengan notasi ๐‘ƒ(๐‘›,๐‘˜)<i>P</i>(<i>n</i>,<i>k</i>), yang menunjukkan jumlah cara yang mungkin untuk mengatur ๐‘˜<i>k</i> objek dari total ๐‘›<i>n</i> objek.</p><p><strong>Kombinasi</strong>: Kombinasi adalah cara memilih objek-objek dari sebuah himpunan tanpa memperhatikan urutan atau susunan. Dalam kombinasi, urutan objek-objek tersebut tidaklah penting. Kombinasi dinyatakan dengan notasi ๐ถ(๐‘›,๐‘˜)<i>C</i>(<i>n</i>,<i>k</i>), yang menunjukkan jumlah cara yang mungkin untuk memilih ๐‘˜<i>k</i> objek dari total ๐‘›<i>n</i> objek.</p><p>Cara untuk mengetahui apakah sebuah soal merupakan pertanyaan permutasi atau kombinasi tergantung pada informasi yang diberikan dalam soal tersebut. Jika urutan atau susunan objek-objek tersebut penting, maka itu adalah pertanyaan permutasi. Namun, jika urutan tidaklah penting, maka itu adalah pertanyaan kombinasi.</p><p>Adapun pertanyaan yang meminta penggunaan permutasi dan kombinasi sekaligus mungkin saja ada. Misalnya, dalam beberapa kasus, kita perlu menghitung berapa banyak cara yang mungkin untuk mengatur atau memilih objek-objek tertentu dengan memperhatikan urutan (permutasi) dan juga tanpa memperhatikan urutan (kombinasi).</p><p>Contoh pertanyaan untuk ketiga konsep di atas adalah:</p><p><strong>Contoh Pertanyaan 1 (Permutasi):</strong> Berapa banyak cara yang mungkin untuk mengatur 4 buku yang berbeda di atas rak buku?</p><p><strong>Contoh Pertanyaan 2 (Kombinasi):</strong> Berapa banyak cara yang mungkin untuk memilih 3 siswa dari sebuah kelas untuk membentuk sebuah tim?</p><p><strong>Contoh Pertanyaan 3 (Permutasi dan Kombinasi):</strong> Sebuah gudang menyimpan 5 jenis kue yang berbeda. Berapa banyak cara yang mungkin untuk mengatur 3 jenis kue secara berurutan di atas piring? Berapa banyak pula cara yang mungkin untuk memilih 3 jenis kue tanpa memperhatikan urutan?</p>

Permutasi dan kombinasi adalah dua konsep dalam matematika yang berkaitan dengan cara mengatur atau memilih objek-objek dari sebuah himpunan. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

Permutasi: Permutasi adalah cara mengatur atau mengurutkan objek-objek dari sebuah himpunan dengan memperhatikan urutan atau susunan. Artinya, dalam permutasi, urutan atau susunan objek-objek tersebut penting. Permutasi dinyatakan dengan notasi ๐‘ƒ(๐‘›,๐‘˜)P(n,k), yang menunjukkan jumlah cara yang mungkin untuk mengatur ๐‘˜k objek dari total ๐‘›n objek.

Kombinasi: Kombinasi adalah cara memilih objek-objek dari sebuah himpunan tanpa memperhatikan urutan atau susunan. Dalam kombinasi, urutan objek-objek tersebut tidaklah penting. Kombinasi dinyatakan dengan notasi ๐ถ(๐‘›,๐‘˜)C(n,k), yang menunjukkan jumlah cara yang mungkin untuk memilih ๐‘˜k objek dari total ๐‘›n objek.

Cara untuk mengetahui apakah sebuah soal merupakan pertanyaan permutasi atau kombinasi tergantung pada informasi yang diberikan dalam soal tersebut. Jika urutan atau susunan objek-objek tersebut penting, maka itu adalah pertanyaan permutasi. Namun, jika urutan tidaklah penting, maka itu adalah pertanyaan kombinasi.

Adapun pertanyaan yang meminta penggunaan permutasi dan kombinasi sekaligus mungkin saja ada. Misalnya, dalam beberapa kasus, kita perlu menghitung berapa banyak cara yang mungkin untuk mengatur atau memilih objek-objek tertentu dengan memperhatikan urutan (permutasi) dan juga tanpa memperhatikan urutan (kombinasi).

Contoh pertanyaan untuk ketiga konsep di atas adalah:

Contoh Pertanyaan 1 (Permutasi): Berapa banyak cara yang mungkin untuk mengatur 4 buku yang berbeda di atas rak buku?

Contoh Pertanyaan 2 (Kombinasi): Berapa banyak cara yang mungkin untuk memilih 3 siswa dari sebuah kelas untuk membentuk sebuah tim?

Contoh Pertanyaan 3 (Permutasi dan Kombinasi): Sebuah gudang menyimpan 5 jenis kue yang berbeda. Berapa banyak cara yang mungkin untuk mengatur 3 jenis kue secara berurutan di atas piring? Berapa banyak pula cara yang mungkin untuk memilih 3 jenis kue tanpa memperhatikan urutan?


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermatilah puisi " Aku " Karya CHAIRIL ANWAR benkut ini! Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak pertu sedu sedan itu Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Tema puisi di atas adalah.... A. ketekunan dan kemauan seseorang dalam memperjuangan hak dirinya B. kemauan untuk hidup tenang tanpa beban C. kegigihan sesorang dalam mendapatkan cinta sejati D. seseorang yang tidak mau diganggu oleh siapapun E. kepasrahan kepada keadaan yang sedang terjadi

20

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

9

5.0

Jawaban terverifikasi