Zahra Z

18 Februari 2024 13:24

Iklan

Iklan

Zahra Z

18 Februari 2024 13:24

Pertanyaan

Apa perbedaan penyimpangan bersifat relatif mutlak dengan penyimpangan bersifat primer sekunder?

Apa perbedaan penyimpangan bersifat relatif mutlak dengan penyimpangan bersifat primer sekunder?


7

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Erwin A

Community

18 Februari 2024 22:01

Jawaban terverifikasi

<p>Berikut adalah perbedaan antara penyimpangan bersifat relatif mutlak dengan penyimpangan bersifat primer sekunder:</p><p><strong>Penyimpangan Relatif vs Mutlak:</strong></p><p><strong>Penyimpangan Relatif:</strong></p><ul><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat normatif</strong>, artinya penyimpangan ditentukan oleh norma-norma yang berlaku di masyarakat.</li><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat situasional</strong>, artinya penyimpangan dapat berubah tergantung pada situasi dan kondisi.</li><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat universal</strong>, artinya penyimpangan dapat terjadi di semua masyarakat.</li><li>Contoh: Bermain game di jam pelajaran</li></ul><p><strong>Penyimpangan Mutlak:</strong></p><ul><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat universal</strong>, artinya penyimpangan ini dianggap menyimpang di semua masyarakat.</li><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat serius</strong>, artinya penyimpangan ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.</li><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat statis</strong>, artinya penyimpangan ini tidak berubah tergantung pada situasi dan kondisi.</li><li>Contoh: Pembunuhan, penipuan, dan pencurian</li></ul><p><strong>Penyimpangan Primer vs Sekunder:</strong></p><p><strong>Penyimpangan Primer:</strong></p><ul><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat sementara</strong>, artinya penyimpangan ini hanya terjadi sekali atau beberapa kali.</li><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat ringan</strong>, artinya penyimpangan ini tidak terlalu membahayakan diri sendiri dan orang lain.</li><li>Penyimpangan ini <strong>tidak memiliki dampak yang serius</strong> pada kehidupan individu dan masyarakat.</li><li>Contoh: Terlambat datang ke sekolah</li></ul><p><strong>Penyimpangan Sekunder:</strong></p><ul><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat permanen</strong>, artinya penyimpangan ini terjadi secara berulang kali.</li><li>Penyimpangan ini <strong>bersifat serius</strong>, artinya penyimpangan ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.</li><li>Penyimpangan ini <strong>memiliki dampak yang serius</strong> pada kehidupan individu dan masyarakat.</li><li>Contoh: Menjadi pecandu narkoba, anggota geng, dan melakukan tindakan kriminal</li></ul><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Perbedaan utama antara penyimpangan relatif dan mutlak terletak pada <strong>sifatnya yang normatif dan universal</strong>. Penyimpangan primer dan sekunder terletak pada <strong>sifatnya yang temporer dan permanen, serta dampaknya pada individu dan masyarakat.</strong></p><p>Semoga penjelasan ini membantu!</p>

Berikut adalah perbedaan antara penyimpangan bersifat relatif mutlak dengan penyimpangan bersifat primer sekunder:

Penyimpangan Relatif vs Mutlak:

Penyimpangan Relatif:

  • Penyimpangan ini bersifat normatif, artinya penyimpangan ditentukan oleh norma-norma yang berlaku di masyarakat.
  • Penyimpangan ini bersifat situasional, artinya penyimpangan dapat berubah tergantung pada situasi dan kondisi.
  • Penyimpangan ini bersifat universal, artinya penyimpangan dapat terjadi di semua masyarakat.
  • Contoh: Bermain game di jam pelajaran

Penyimpangan Mutlak:

  • Penyimpangan ini bersifat universal, artinya penyimpangan ini dianggap menyimpang di semua masyarakat.
  • Penyimpangan ini bersifat serius, artinya penyimpangan ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
  • Penyimpangan ini bersifat statis, artinya penyimpangan ini tidak berubah tergantung pada situasi dan kondisi.
  • Contoh: Pembunuhan, penipuan, dan pencurian

Penyimpangan Primer vs Sekunder:

Penyimpangan Primer:

  • Penyimpangan ini bersifat sementara, artinya penyimpangan ini hanya terjadi sekali atau beberapa kali.
  • Penyimpangan ini bersifat ringan, artinya penyimpangan ini tidak terlalu membahayakan diri sendiri dan orang lain.
  • Penyimpangan ini tidak memiliki dampak yang serius pada kehidupan individu dan masyarakat.
  • Contoh: Terlambat datang ke sekolah

Penyimpangan Sekunder:

  • Penyimpangan ini bersifat permanen, artinya penyimpangan ini terjadi secara berulang kali.
  • Penyimpangan ini bersifat serius, artinya penyimpangan ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
  • Penyimpangan ini memiliki dampak yang serius pada kehidupan individu dan masyarakat.
  • Contoh: Menjadi pecandu narkoba, anggota geng, dan melakukan tindakan kriminal

Kesimpulan:

Perbedaan utama antara penyimpangan relatif dan mutlak terletak pada sifatnya yang normatif dan universal. Penyimpangan primer dan sekunder terletak pada sifatnya yang temporer dan permanen, serta dampaknya pada individu dan masyarakat.

Semoga penjelasan ini membantu!


Zahra Z

25 Februari 2024 13:34

makasihh banyakk kak

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

09 Maret 2024 22:44

Jawaban terverifikasi

<p>Penyimpangan bersifat relatif mutlak dan penyimpangan bersifat primer dan sekunder merujuk pada dua konsep yang berbeda dalam kriminologi dan sosiologi. Berikut adalah perbedaan di antara keduanya:</p><p><strong>Penyimpangan Bersifat Relatif Mutlak:</strong></p><ul><li><strong>Definisi:</strong> Penyimpangan bersifat relatif mutlak mengacu pada pelanggaran norma sosial yang dianggap menyimpang dari standar umum dalam masyarakat tertentu.</li><li><strong>Karakteristik:</strong> Tingkat penyimpangan ini relatif dan dapat berubah tergantung pada norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat. Apa yang dianggap menyimpang di satu tempat mungkin tidak dianggap demikian di tempat lain.</li><li><strong>Contoh:</strong> Pakaian dengan gaya yang dianggap aneh di suatu masyarakat dapat dianggap sebagai penyimpangan bersifat relatif mutlak.</li></ul><p><strong>Penyimpangan Bersifat Primer dan Sekunder:</strong></p><p><strong>Penyimpangan Bersifat Primer:</strong></p><ul><li><strong>Definisi:</strong> Penyimpangan bersifat primer merujuk pada pelanggaran norma yang terjadi karena individu belum sepenuhnya terintegrasikan ke dalam norma sosial masyarakat.</li><li><strong>Karakteristik:</strong> Penyimpangan primer biasanya terkait dengan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada fase awal pembelajaran nilai-nilai dan norma sosial.</li><li><strong>Contoh:</strong> Tindakan-tindakan seperti vandalisme atau penggunaan nar-koba oleh remaja yang belum sepenuhnya memahami dan menginternalisasi norma sosial.</li></ul><p><strong>Penyimpangan Bersifat Sekunder:</strong></p><ul><li><strong>Definisi:</strong> Penyimpangan bersifat sekunder terjadi ketika individu yang telah terintegrasikan ke dalam norma masyarakat melakukan pelanggaran norma.</li><li><strong>Karakteristik:</strong> Penyimpangan sekunder lebih terkait dengan tindakan yang terjadi setelah individu telah terlibat dalam masyarakat dan kemudian melakukan pelanggaran norma.</li><li><strong>Contoh:</strong> Seorang siswa yang sebelumnya baik-baik saja (terintegrasikan ke dalam norma) mulai terlibat dalam perilaku menyimpang seperti perkelahian di sekolah.</li></ul><p>Jadi, perbedaan utama adalah bahwa penyimpangan bersifat relatif mutlak berkaitan dengan norma sosial dalam suatu masyarakat, sementara penyimpangan bersifat primer dan sekunder lebih berfokus pada tahap integrasi individu ke dalam norma sosial dan waktu terjadinya pelanggaran norma.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Penyimpangan bersifat relatif mutlak dan penyimpangan bersifat primer dan sekunder merujuk pada dua konsep yang berbeda dalam kriminologi dan sosiologi. Berikut adalah perbedaan di antara keduanya:

Penyimpangan Bersifat Relatif Mutlak:

  • Definisi: Penyimpangan bersifat relatif mutlak mengacu pada pelanggaran norma sosial yang dianggap menyimpang dari standar umum dalam masyarakat tertentu.
  • Karakteristik: Tingkat penyimpangan ini relatif dan dapat berubah tergantung pada norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat. Apa yang dianggap menyimpang di satu tempat mungkin tidak dianggap demikian di tempat lain.
  • Contoh: Pakaian dengan gaya yang dianggap aneh di suatu masyarakat dapat dianggap sebagai penyimpangan bersifat relatif mutlak.

Penyimpangan Bersifat Primer dan Sekunder:

Penyimpangan Bersifat Primer:

  • Definisi: Penyimpangan bersifat primer merujuk pada pelanggaran norma yang terjadi karena individu belum sepenuhnya terintegrasikan ke dalam norma sosial masyarakat.
  • Karakteristik: Penyimpangan primer biasanya terkait dengan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada fase awal pembelajaran nilai-nilai dan norma sosial.
  • Contoh: Tindakan-tindakan seperti vandalisme atau penggunaan nar-koba oleh remaja yang belum sepenuhnya memahami dan menginternalisasi norma sosial.

Penyimpangan Bersifat Sekunder:

  • Definisi: Penyimpangan bersifat sekunder terjadi ketika individu yang telah terintegrasikan ke dalam norma masyarakat melakukan pelanggaran norma.
  • Karakteristik: Penyimpangan sekunder lebih terkait dengan tindakan yang terjadi setelah individu telah terlibat dalam masyarakat dan kemudian melakukan pelanggaran norma.
  • Contoh: Seorang siswa yang sebelumnya baik-baik saja (terintegrasikan ke dalam norma) mulai terlibat dalam perilaku menyimpang seperti perkelahian di sekolah.

Jadi, perbedaan utama adalah bahwa penyimpangan bersifat relatif mutlak berkaitan dengan norma sosial dalam suatu masyarakat, sementara penyimpangan bersifat primer dan sekunder lebih berfokus pada tahap integrasi individu ke dalam norma sosial dan waktu terjadinya pelanggaran norma.

 

 

 


 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Mengapa manusia cenderung pura-pura terlihat baik-baik saja di hadapan orang lain?

3

0.0

Jawaban terverifikasi