Khanza I

28 Agustus 2024 11:15

Iklan

Khanza I

28 Agustus 2024 11:15

Pertanyaan

1.Buatlah deskripsi dampak positif dan negatif zat aditif dalam kehidupan sehari-hari 2.Tuliskan tanggapan anda tentang zat aditif dan bagaimana anda menyikapinya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

44

:

42

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Qisara A

29 Agustus 2024 09:39

Jawaban terverifikasi

<p>1. Dampak Positif dan Negatif Zat Aditif dalam Kehidupan Sehari-hari</p><p>Dampak Positif:</p><p>- Meningkatkan kualitas produk: Zat aditif sering digunakan untuk meningkatkan rasa, tekstur, dan tampilan produk makanan, membuatnya lebih menarik dan tahan lama. Contohnya, pengawet membantu memperpanjang masa simpan makanan sehingga dapat dinikmati lebih lama tanpa cepat rusak.<br>&nbsp;<br>- Meningkatkan nilai gizi: Beberapa zat aditif, seperti vitamin dan mineral, ditambahkan ke dalam makanan untuk meningkatkan nilai gizi, terutama dalam produk yang diperkaya atau difortifikasi.</p><p>- Mengurangi biaya produksi: Zat aditif dapat membantu produsen mengurangi biaya produksi dengan meningkatkan efisiensi pembuatan dan memperpanjang masa simpan, sehingga produk bisa dijual dengan harga lebih terjangkau.</p><p>Dampak Negatif:</p><p>- Potensi alergi: Beberapa orang mungkin alergi terhadap zat aditif tertentu, seperti pewarna atau pengawet, yang dapat menyebabkan reaksi alergi, mulai dari ringan hingga berat.</p><p>- Dampak kesehatan jangka panjang: Penggunaan zat aditif tertentu secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap masalah kesehatan jangka panjang, seperti peningkatan risiko obesitas, hipertensi, atau gangguan metabolisme.</p><p>- Mengurangi kualitas bahan alami: Dalam beberapa kasus, penambahan zat aditif dapat mengurangi kualitas alami makanan atau mengubah rasa asli, sehingga konsumen kurang mendapat manfaat dari bahan-bahan alami yang sebenarnya lebih sehat.</p><p>2. Tanggapan dan Sikap Terhadap Zat Aditif</p><p>Zat aditif memang memiliki manfaat dalam meningkatkan kualitas, keamanan, dan masa simpan produk makanan, namun juga memiliki potensi risiko bagi kesehatan jika digunakan secara tidak bijak. Sebagai konsumen, penting untuk selalu membaca label makanan dan memahami kandungan zat aditif di dalamnya. Mengonsumsi makanan segar dan alami sebanyak mungkin adalah cara terbaik untuk meminimalkan paparan terhadap zat aditif. Dengan mengutamakan keseimbangan dan kesadaran, kita bisa memanfaatkan manfaat zat aditif tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.</p>

1. Dampak Positif dan Negatif Zat Aditif dalam Kehidupan Sehari-hari

Dampak Positif:

- Meningkatkan kualitas produk: Zat aditif sering digunakan untuk meningkatkan rasa, tekstur, dan tampilan produk makanan, membuatnya lebih menarik dan tahan lama. Contohnya, pengawet membantu memperpanjang masa simpan makanan sehingga dapat dinikmati lebih lama tanpa cepat rusak.
 
- Meningkatkan nilai gizi: Beberapa zat aditif, seperti vitamin dan mineral, ditambahkan ke dalam makanan untuk meningkatkan nilai gizi, terutama dalam produk yang diperkaya atau difortifikasi.

- Mengurangi biaya produksi: Zat aditif dapat membantu produsen mengurangi biaya produksi dengan meningkatkan efisiensi pembuatan dan memperpanjang masa simpan, sehingga produk bisa dijual dengan harga lebih terjangkau.

Dampak Negatif:

- Potensi alergi: Beberapa orang mungkin alergi terhadap zat aditif tertentu, seperti pewarna atau pengawet, yang dapat menyebabkan reaksi alergi, mulai dari ringan hingga berat.

- Dampak kesehatan jangka panjang: Penggunaan zat aditif tertentu secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap masalah kesehatan jangka panjang, seperti peningkatan risiko obesitas, hipertensi, atau gangguan metabolisme.

- Mengurangi kualitas bahan alami: Dalam beberapa kasus, penambahan zat aditif dapat mengurangi kualitas alami makanan atau mengubah rasa asli, sehingga konsumen kurang mendapat manfaat dari bahan-bahan alami yang sebenarnya lebih sehat.

2. Tanggapan dan Sikap Terhadap Zat Aditif

Zat aditif memang memiliki manfaat dalam meningkatkan kualitas, keamanan, dan masa simpan produk makanan, namun juga memiliki potensi risiko bagi kesehatan jika digunakan secara tidak bijak. Sebagai konsumen, penting untuk selalu membaca label makanan dan memahami kandungan zat aditif di dalamnya. Mengonsumsi makanan segar dan alami sebanyak mungkin adalah cara terbaik untuk meminimalkan paparan terhadap zat aditif. Dengan mengutamakan keseimbangan dan kesadaran, kita bisa memanfaatkan manfaat zat aditif tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Kapan usaha di nyatakan positif? 2. Untuk Memperkecil kuasa pada tuas ada dua cara yaitu ... dan .... Bantu jawab kaka kak

1

1.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

44

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

5

5.0

Jawaban terverifikasi