Urutkan
( 1 ) Aku tidak pernah peduli dengan mamaku yang sangat memperhatikanku. ( 2 ) Ketika jari-jemariku bergerak, otak ini memerintahkan jari-jariku ini untuk membentuk sehuah kalimat "Aku menyayangi papaku". ( 3 ) "Aku tidak pernah berterima kasih atau apapun itu pada mamaku". ( 4 ) Mamaku begitu menyayangiku.
Bukti watak tokoh aku egois dalam cerita tersebut tergambar pada kalimat nomor ...
2
0.0
Perhatikan kutipan cerita berikut!
Bibirku tak sanggup lagi untuk berbicara sepatah kata pun. Langsung kunonaktifkan hp ku. Dan kulempar jauh dariku. Aku benar-benar tidak pernah menduga bahwa dia akan pindah. Kabar ini sungguh membuatku kehilangan tulang-tulang rangka yang menopang tubuhku. Badanku terasa sangat lemah dan aku hanya bisa terduduk lemas sambil menggigit guling yang ada di genggamanku.
Latar kutipan cerpen tersebut adalah...
3
3.0
PRAJURIT JAGA MALAM
Waktu jalan, aku tidak apa nasib waktu?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras?
Bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
Kepastian
Ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu
Waktu jalan, aku tidak tahu apa nasib waktu!
(Chairil Anwar)
Maksud larik pertama puisi tersebut adalah ....
2
0.0
Setelah Raja Habsyi mendengar kata utusan itu maka baginda pun sangat marahnya bagai api bernyala-nyala dan seperti ular berbelit-belit seraya memandang kiri dan kanan maka baginda pun mengambil prajuritnya yang kembar itu seraya katanya, "Hai Wira Maya dan Wira Santika, pergilah engkau segera-segeralah ke negeri Mesir, ambil olehmu Putri Siti Bagdad"
Setelah itu maka Wira Maya dan Wira Santika pun menyembah lalu berjalan ke luar kota maka lalu terbang ke udara menuju negeri Mesir. Maka tiadalah tersebut lagi di jalan maka segeralah ia sampai. Maka Wira Maya dan Wira Santika pun masuk ke dalam puri pada ketika tengah malam ia membaca aji halimunan dan sirap. Maka orang dalam puri pun tidurlah seperti akan mati, tiadalah khabarkan lagi daripada sebab kena sirap Wira Maya dan Wira Santika itu. Maka Tuan Putri pun sangatlah tidur. Maka Wira Maya dan WIra Santika pun segeralah ia mengambil Tuan Putri itu serta dimasukkannya ke dalam peti lalu dibawanya terbang ke udara pulang ke negeri Habsyi.
Kemustahilan kutipan hikayat tersebut adalah .......
5
0.0
Perhatikan kalimat tersebut!
Setelah mendapat penjelasan dari Pembina OSIS, akhirnya mereka [...] untuk saling memaafkan.
Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
1
0.0
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan kepada siswa SMA Indonesia Raya saat mereka mengikuti upacara bendera, semua siswa memakai sepatu hitam dan kaos kaki putih. Pakaian mereka putih-putih dan kemeja dimasukkan ke dalam celana atau rok, memakai ikat pinggang hitam. Pakaian mereka dilengkapi lagi dengan dasi dan topi abu-abu. Dapat dikatakan bahwa siswa SMA Indonesia Raya. ...
Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang pada paragraf generalisasi tersebut adalah ...
2
0.0
Episode kamuflase Kahono akhirnya sampai di titik akhir. Pencitraan diri yang dilakukannya menemui titik balik. Penampilan diri, tutur kata, dan kemurahan hati yang selama ini ditampilkannya telah terkelupas dan menampakkan keasliannya. Kahono tak Iebih sebagai tengkulak licik yang siap mencekik leher petani sayur di Karangsari menjadi sesak napas. Menghisap darah dan keringat para pejuang agraris itu demi kemakmuran hidupnya rnelalui cara yang tak dikenali masyarakat. Kini para petani pun menyadari bahwa selama ini mereka telah tertipu.
Amanat pada kutipan cerita tersebut adalah ...
1
4.7
Bacalah teks berikut!
(1) Balap Sepeda Tour de Singkarak di Sumatera Barat memulai debutnya pada awal Juni 2014. (2) Balap Sepeda berskala internasional ini hanya menargetkan 15 tim peserta. (3) Selain tim-tim dari Asia, empat tim Eropa sudah memastikan ikut serta. (4) Panitia penyelenggara juga merencanakan akan mengundang pembalap kelas dunia.
Kalimat utama teks tersebut adalah ....
1
1.0
Gelombang<o:p></o:p>
Gelombang itu telah berhasil menenggelamkan kapal tua<o:p></o:p>
Semua isinya telah tertumpah ke laut<o:p></o:p>
Di atas papan orang-orang berenag<o:p></o:p>
Ingin menyelamatkan diri<o:p></o:p>
Nahkoda kapal yang berpuluh tahun memegang kendali kapal itu<o:p></o:p>
Namun tidak juga mati<o:p></o:p>
(Eko Yepe)
Masih isi larik pertama puisi tersebut adalah ..
<o:p></o:p>
3
0.0
Gelombang<o:p></o:p>
Gelombang itu telah berhasil menenggelamkan kapal tua<o:p></o:p>
Semua isinya telah tertumpah ke laut<o:p></o:p>
Di atas papan orang-orang berenag<o:p></o:p>
Ingin menyelamatkan diri<o:p></o:p>
Nahkoda kapal yang berpuluh tahun memegang kendali kapal itu<o:p></o:p>
Namun tidak juga mati<o:p></o:p>
(Eko Yepe)<o:p></o:p>
Makna lambang kata "kapal" dalam puisi tersebut adalah ..
2
1.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia