Iklan

Pertanyaan

Bila terjadi akan itu, terus dia berkata, “Tidak Hayati! Kau mesti pulang kembali ke Padang! Biarkan saya dalam keadaan begini. Pulanglah ke Minangkabau! Janganlah hendak ditumpang hidup saya, orang tak tentu asal. Negeri Minangkabau beradat. Besok hari senin, ada Kapal berangkat dari Surabaya ke Tanjung Periuk, akan terus ke Padang! Kau boleh menumpang dengan kapal itu ke kampungmu.” undefined

Unsur kebahasaan dari teks di atas adalah ....

Unsur kebahasaan dari teks di atas adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

25

:

00

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

unsur kebahasaan dari teks di atas adalah gaya bahasa penegasan terkait pleonasme.

unsur kebahasaan dari teks di atas adalah gaya bahasa penegasan terkait pleonasme. undefined

Pembahasan

Pembahasan
lock

Unsur kebahasaan merupakan hal yang penting dalam sebuah karya sastra. Kebahasaan dalam novel berkaitan gaya bahasa. Gaya bahasa sebagai salah satu unsur yang menarik dalam sebuah bacaan karya sastra. Gaya bahasa merupakan kiasan dan pengibaratan untuk memperoleh efek tertentu sehingga karya sastra menjadi semakin hidup. Gaya bahasa yang digunakan dalam karya sastra seperti gaya bahasa perbandingan, pertentangan, perulangan, dan penegasan. Berdasarkan kutipan tersebut, penggunaan gaya bahasa penegasan nampak dalam dialognya. Gaya bahasa penegasan adalah gaya bahasa yang mengulang kata-katanya dalam satu baris kalimat. Kalimat yang perlu diperhatikan adalah kau mesti pulang kembali ke Padang . Pengulangan kata pulang dan kembali merupakan pleonasme . Dalam kalimat tersebut terdapat pengulangan ungkapan yang sama yaitu pulang dan kembali . Penggunaan pulang dan kembali bertujuan untuk memperkuat makna agar 'kau' yang dimaksud benar-benar pulang atau kembali ke tempat asalnya (Padang). Dengan demikian, unsur kebahasaan dari teks di atas adalah gaya bahasa penegasan terkait pleonasme.

Unsur kebahasaan merupakan hal yang penting dalam sebuah karya sastra. Kebahasaan dalam novel berkaitan gaya bahasa. Gaya bahasa sebagai salah satu unsur yang menarik dalam sebuah bacaan karya sastra. Gaya bahasa merupakan kiasan dan pengibaratan untuk memperoleh efek tertentu sehingga karya sastra menjadi semakin hidup. Gaya bahasa yang digunakan dalam karya sastra seperti gaya bahasa perbandingan, pertentangan, perulangan, dan penegasan.

Berdasarkan kutipan tersebut, penggunaan gaya bahasa penegasan nampak dalam dialognya. Gaya bahasa penegasan adalah gaya bahasa yang mengulang kata-katanya dalam satu baris kalimat. Kalimat yang perlu diperhatikan adalah kau mesti pulang kembali ke Padang. Pengulangan kata pulang dan kembali merupakan pleonasme. Dalam kalimat tersebut terdapat pengulangan ungkapan yang sama yaitu pulang dan kembali. Penggunaan pulang dan kembali bertujuan untuk memperkuat makna agar 'kau' yang dimaksud benar-benar pulang atau kembali ke tempat asalnya (Padang).

Dengan demikian, unsur kebahasaan dari teks di atas adalah gaya bahasa penegasan terkait pleonasme. undefined

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Kalimat narasi yang tidak bermajas terdapat pada opsi berikut ....

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia