Sudut pandang atau point of view adalah sebuah teknik bercerita yang akan membuat ‘rasa’ yang berbeda pada alur dan cara penyampaian cerita.
Macam-macam sudut pandang
- Sudut pandang orang pertama (tokoh utama), si penulis seolah-olah ‘masuk’ dalam cerita tersebut sebagai tokoh utama/tokoh sentral dalam cerita (first person central). Segala hal yang berkaitan dengan pikiran, perasaan, tingkah laku, atau kejadian yang tokoh “aku” lakukan akan digambarkan pada cerita tersebut.
- Sudut pandang orang pertama (tokoh sampingan), pada teknik ini, tokoh “aku” hadir tidak dalam peran utama, melainkan peran pendukung atau tokoh tambahan (first personal peripheral).
- Sudut pandang orang ketiga (serba tahu), pada sudut pandang orang ketiga serba tahu, si penulis akan menceritakan apa saja terkait tokoh utama. Ia seakan tahu benar tentang watak, pikiran, perasaan, kejadian, bahkan latar belakang yang mendalangi sebuah kejadian.
- Sudut pandang orang ketiga (pengamat), teknik ini hampir sama dengan teknik sudut pandang orang ketiga serba tahu, hanya saja, tidak semahatahu teknik itu.Pada sudut pandang orang ketiga penulis menceritakan sebatas pengetahuannya saja.
Jika kutipan cerpen di atas sudut pandang nya diubah menjadi sudut pandang orang pertama, maka tokoh Mang Doir diubah menjadi kata ganti "aku". Maka kalimatnya menjadi:
Hingga suatu hari, aku pergi ke ladangnya. Celanaku robek terkena pohon berduri. Lalu, aku mencabut tanaman berduri itu. Hal itu kulakukan agar duri di pohon itu tak mengenai orang lain yang lewat. Saat aku mencabut tanaman itu, aku melihat sebuah kendi berisi uang perak yang tertanam di bawah tanaman tersebut. Alangkah senang hatiku.
Dengan demikian, jika kutipan cerpen di atas sudut pandang nya diubah menjadi sudut pandang orang pertama, maka kalimatnya menjadi:
Hingga suatu hari, aku pergi ke ladangnya. Celanaku robek terkena pohon berduri. Lalu, aku mencabut tanaman berduri itu. Hal itu kulakukan agar duri di pohon itu tak mengenai orang lain yang lewat. Saat aku mencabut tanaman itu, aku melihat sebuah kendi berisi uang perak yang tertanam di bawah tanaman tersebut. Alangkah senang hatiku.