Roboguru

Tuliskan rumus kimia senyawa berikut ini.  Kalsium klorida

Pertanyaan

Tuliskan rumus kimia senyawa berikut ini.space space space 

  • Kalsium kloridaspace space space 

Pembahasan Soal:

Kalsium klorida terdiri dari kation kalium dan anion klorida. Muatan kation kalsium yaitu +2 (karena kalsium logam golongan IIA) sedangkan muatan untuk anion klorida yaitu -1. Jika  keduanya membentuk senyawaan, maka rumus kimianya dapat mengikuti konsep reaksi berikut:space space space 

Ca to the power of 2 plus sign space plus space 2 Cl to the power of minus sign space rightwards arrow space Ca Cl subscript 2  


Jadi, rumus kimia senyawa kalsium klorida yaitu CaCl2.space space space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

Y. Gultom

Mahasiswa/Alumni Politeknik AKA Bogor

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tuliskan nama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut...

Pembahasan Soal:

Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri atas dua macam unsur yang berbeda. Senyawa biner digolongkan menjadi dua, yaitu senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam (ionik) serta senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam (kovalen). Tata nama kedua jenis senyawa tersebut sebagai berikut. 

Penamaan senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam (ionik) mengikuti aturan berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (unsur logam) sebagai kation diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (unsur nonlogam) sebagai anion diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut dengan mengganti akhiran unsur menjadi akhiran -ida. 
  3. Penyebutan senyawa dari unsur logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi disertai muatan kationnya dalam angka Romawi, lalu diikuti nama unsur anion. Kation (ion positif) merupakan unsur logam, sedangkan anion (ion negatif) merupakan unsur nonlogam. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Penamaan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam (kovalen) mengikuti aturan berikut.

  1. Aturan penamaan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam diawali dengan menyebutkan angka Yunani yang menyatakan jumlah atom nonlogam pertama, lalu diikuti dengan nama unsur pertama tersebut. Penamaan unsur nonlogam kedua mengikuti aturan yang sama, tetapi akhiran namanya diganti dengan -ida
  2. Awalan "mono" hanya dipakai pada unsur nonlogam yang kedua. 
  3. Tata nama senyawa biner antar unsur nonlogam dapat pula mengunakan angka Romawi. Nama unsur yang di depan disebutkan dahulu, diikuti penulisan bilangan oksidasi dalam angka Romawi. Angka tersebut berada di dalam kurung. Selanjutnya, nama unsur di belakang disebutkan dan akhiran nama unsurriya diganti dengan akhiran -ida. 

f. N2O3 merupakan senyawa kovalen

N memiliki jumlah atom 2 (di-) dan O memiliki jumlah atom 3 (tri-)

Maka nama senyawanya adalah dinitrogen trioksida.

g. Al2O3 merupakan senyawa ionik

begin mathsize 14px style Al subscript 2 O subscript 3 yields Al to the power of 3 plus sign and O to the power of 2 minus sign Kation space Al to the power of 3 plus space end exponent equals space aluminium space Anion space O to the power of 2 minus sign space equals space oksigen end style 

Maka nama senyawanya adalah Aluminium Oksida.

h. NO merupakan senyawa kovalen

Jumlah atom N adalah 1 dan jumlah atom O adalah 1 (mono-)

Maka nama senyawanya adalah Nitrogen Monoksida.

i. N2O5 merupakan senyawa kovalen

Jumlah atom N adalah 2 (di-) dan jumlah atom O adalah 5 (penta-)

Maka nama senyawanya adalah Dinitrogen Pentaoksida.

j. SO2 merupakan senyawa kovalen

Jumlah atom S adalah 1 dan jumlah atom O adalah 2 (di-)

Maka nama senyawanya adalah Sulfur Dioksida.

Roboguru

Tuliskan nama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut:

Pembahasan Soal:

Ketentuan penamaan senyawa ionik monoatomik adalah

  • nama ion positif diambil dari nama logamnya, alumunium
  • nama ion negatif monoatomik disebut sesuai nama unsurnya dan diberi akhiran -ida, oksida

Jadi, nama senyawa Al subscript bold 2 O subscript bold 3 adalah alumunium oksida.space

Roboguru

Lengkapilah tabel berikut!

Pembahasan Soal:

Barium bromida merupakan senyawa biner dengan kation logam golongan utama (II A), begin mathsize 14px style Ba to the power of 2 plus sign end style. Anion telah diketahui begin mathsize 14px style Br to the power of minus sign end style. Maka rumus kimianya:

begin mathsize 14px style Ba to the power of 2 plus sign and 2 Br to the power of minus sign yields Ba Br subscript 2 end style 

Jadi, kationnya adalah begin mathsize 14px style bottom enclose Ba to the power of bold 2 bold plus sign end enclose end style dan rumus senyawanya begin mathsize 14px style bottom enclose Ba Br subscript bold 2 end enclose end style.

Roboguru

Tuliskan nama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut:

Pembahasan Soal:

Ketentuan penamaan senyawa ionik monoatomik adalah

  • nama ion positif diambil dari nama logamnya, alumunium
  • nama ion negatif monoatomik disebut sesuai nama unsurnya dan diberi akhiran-ida, klorida

Jadi, nama senyawa Al Cl subscript bold 3 adalah alumunium klorida.space

Roboguru

Lengkapi tabel berikut!

Pembahasan Soal:

Penamaan senyawa ionik:

  • Aturan tata nama senyawa biner (terdiri dari dua jenis atom) adalah semua nama senyawa biner diberi akhiran -ida (akhiran -ida disandang oleh unsur nonlogam).
  • Jika logam hanya satu jenis biloks (logam utama umumnya golongan IA, IIA, dan IIIA), maka muatan biloks tidak dituliskan.
  • Jika suatu logam mempunya biloks lebih dari satu, maka ada dua cara penamaan. Pertama, biloks unsur pertama (logam) ditandai dengan angka romawi di belakang nama logam tersebut. Kedua, unsur pertama (logam) dengan biloks rendah memakai nama latin berakhiran -o, dan logam dengan biloks tinggi memakai akhiran -i.
    ​​​

Penamaan senyawa kovalen biner:

  • Jumlah unsur pada senyawa kovalen biner disebutkan dengan awalan bahasa yunani sebagai berikut:
    1=mono, 2=di, 3=tri, 4=tetra, 5=penta, 6=heksa, 7=hepta, 8=okta, 9=nona, 10=deka
  • Urutan penamaan sebagai berikut: Jumlah unsur 1 + nama unsur 1 + jumlah unsur 2 + nama unsur 2 diberi akhiran -ida.undefined 

Sehingga tabel yang lengkap adalah sebagai berikut:

 

Jadi, jawaban yang benar adalah sesuai tabel di atas.

 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved