Roboguru

Tuliskan rumus kimia senyawa berikut.      a. Timbal(II) hidroksida      b. Besi(II) sulfat      c. Tembaga(II) sulfat pentahidrat      d. Natrium karbonat dekahidrat      e. Etanol      f. Metana

Pertanyaan

Tuliskan rumus kimia senyawa berikut.

     a. Timbal(II) hidroksida

     b. Besi(II) sulfat

     c. Tembaga(II) sulfat pentahidrat

     d. Natrium karbonat dekahidrat

     e. Etanol

     f. Metanaspace

Pembahasan Soal:

Rumus kimia untuk senyawa pada soal di atas yaitu:

a. Timbal(II) hidroksida

  • Timbal(II) hidroksida merupakan senyawa basa. Senyawa basa ditandai dengan adanya ion hjdroksida (O H to the power of minus sign). Penamaan basa dengan menyebutkan nama kation atau ion logam terlebih dahulu, lalu diikuti dengan hidroksida.
  • Sehingga Timbal(II) hidroksida memiliki rumus kimia Pb open parentheses O H close parentheses subscript 2
    Unsur space 1 equals Timbal open parentheses I I close parentheses double bond Pb to the power of 2 plus sign Unsur space 2 equals Hidroksida double bond O H to the power of minus sign Pb to the power of 2 plus sign and O H to the power of minus sign yields Pb open parentheses O H close parentheses subscript 2

b. Besi(II) sulfat

  • Besi(II) sulfat merupakan senyawa poliatom. Senyawa poliatom adalah senyawa yang berasal dari ion-ion poliatom, yaitu ion yang terdiri atas dua atau lebih atom-atom yang terikat bersama membentuk ion-dengan ikatan kovalen. Penamaan senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam(ionik) mengikuti aturan berikut.. 
    • Penyebutan senyawa dari unsur yang berada didepan (kation logam) yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi disertai muatan kationnya dalam angka Romawi, lalu diikuti nama unsur anion. 
    • Untuk anion sejenis tetapi jumlah oksigennya berbeda maka anion yang mengandung oksigen lebih banyak diberi akhiran -at
    • Untuk anion sejenis tetapi jumlah oksigennya berbeda maka anion yang mengandung oksigen lebih sedikit diberi akhiran -it
  • Sehingga Besi(II) sulfat memiliki rumus kimia Fe S O subscript 4
    Unsur space 1 equals Besi open parentheses I I close parentheses double bond Fe to the power of 2 plus sign Unsur space 2 equals Sulfat double bond S O subscript 4 to the power of 2 minus sign Fe to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign yields Fe S O subscript 4

c. Tembaga(II) sulfat pentahidrat

  • Tembaga(II) sulfat pentahidrat merupakan senyawa hidrat. Senyawa hidrat merupakan senyawa yang dapat mengikat molekul air. Pemberian nama senyawa hidrat yaitu dengan menyebutkan nama senyawa diikuti dengan jumlah hidrat yang ditulis dengan sistematika nomor Romawi, lalu kata hidrat.
  • Sehingga Tembaga(II) sulfat pentahidrat memiliki rumus kimia Cu S O subscript 4 point 5 H subscript 2 O
    Unsur space 1 equals Tembaga open parentheses I I close parentheses double bond Cu to the power of 2 plus sign Unsur space 2 equals Sulfat double bond S O subscript 4 to the power of 2 minus sign Penta equals 5 Hidrat double bond H subscript 2 O

d. Natrium karbonat dekahidrat

  • Natrium karbonat dekahidrat juga merupakan senyawa hidrat. Sehingga memiliki rumus kimia Na subscript 2 C O subscript 3 point 10 H subscript 2 O
    Unsur space 1 equals Natrium double bond Na to the power of plus sign Unsur space 2 equals Karbonat double bond C O subscript 3 to the power of 2 minus sign Deka space equals 10 Hidrat double bond H subscript 2 O

e. Etanol

  • Etanol merupakan senyawa karbon turunan alkana (Alkohol). Senyawa karbon turunan alkana (alkohol) memilki rumus molekul open parentheses C subscript n H subscript 2 n plus 2 end subscript O close parentheses. Urutan penulisan namanya adalah = nomor cabang dan nama cabang (jika ada) -nomor letak gugus -O H -nama rantai utama
  • Sehingga etanol memilki rumus kimia C H subscript 3 C H subscript 2 O H
    Etanol space equals Etana space plus space gugus space Alkohol Etana double bond C H subscript 3 C H subscript 2 gugus space alkohol equals left parenthesis minus sign O H right parenthesis Etanol space equals C H subscript 3 C H subscript 2 O H

f. Metana

  • Metana merupakan senyawa hidrokarbon golongan alkana. Alkana memiliki rumus molekul yaitu C subscript n H subscript 2 n plus 2 end subscript. Nama alkana diambil berdasarkan jumlah atom karbon yang menyusunnya dan diakhiri dengan akhiran "ana".
  • Sehingga rumus kimia metana adalah C H subscript 4
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Jumlah space atom space C end cell equals 1 row cell Rumus space molekul space end cell equals cell C subscript n H subscript 2 n plus 2 end subscript end cell row blank equals cell C subscript 1 H subscript 2 left parenthesis 1 right parenthesis plus 2 end subscript end cell row blank equals cell C subscript 1 H subscript 4 end cell row blank equals cell C H subscript 4 end cell end table


Jadi, rumus kimia yang terbentuk dari nama senyawa soal di atas yaitu:

  • Timbal(II) hidroksida = Pb open parentheses O H close parentheses subscript 2
  • Besi(II) sulfat = Fe S O subscript 4
  • Tembaga(II) sulfat pentahidrat = Cu S O subscript 4 point 5 H subscript 2 O
  • Natrium karbonat dekahidrat = Na subscript 2 C O subscript 3 point 10 H subscript 2 O
  • Etanol = C H subscript 3 C H subscript 2 O H
  • MetanaspaceC H subscript 4 space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Harmiasri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Senyawa kalium nitrat merupakan bahan baku pembuatan mesiu dan asam nitrat. Senyawa tersebut dapat dibuat dalam bentuk larutan melalui reaksi berikut.       Nama senyawa yang direaksikan adalah...

Pembahasan Soal:

Senyawa biner adalah senyawa yang dibentuk dari dua unsur. Senyawa biner dapat terbentuk dari satu unsur logam dan satu unsur nonlogam, atau dapat terbentuk dari dua unsur nonlogam. Jika unsur pertama adalah logam dan unsur lainnya nonlogam, maka senyawa biner tersebut umumnya berbentuk ionik atau senyawa ionik biner. Sedangkan senyawa yang terbentuk dari dua unsur nonlogam disebut juga sebagai senyawa kovalen. Aturan penamaannya yaitu:

  • Menuliskan terlebih dahulu unsur dengan bilangan oksidasi positif baru kemudian diikuti dengan unsur bilangan oksidasi negatif
  • Beberapa unsur-unsur nonlogam dapat membentuk lebih dari satu senyawa biner. Oleh karena itu, diperlukan awalan seperti: 1 = mono, 2 = di, 3 = tri, dan seterusnya

Senyawa basa merupakan senyawa ion yang terdiri dari kation logam dan anion OH-. Adapun penamaan senyawa basa adalah dengan menuliskan nama kation berupa logam lalu diikuti dengan nama anion hidroksida.

Pada soal, pereaksi pertama dinamakan dinitrogen pentaoksida dan senyawa kedua yaitu kalium hdroksida.

Jadi, dapat disimpulkan jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Tuliskan nama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut.

Pembahasan Soal:

Beberapa aturan tata nama senyawa menurut IUPAC adalah sebagai berikut:

  1. Senyawa ionik dengan kation golongan utama
    Nama kation + nama anion
     
  2. Senyawa ionik dengan kation golongan transisi
    Nama kation+(biloks logam dalam romawi) + nama anion
     
  3. Senyawa kovalen
    Indeks non logam 1+non logam 1 + indeks non logam 2+non logam 2
    Catatan: indeks non logam 1 diberikan untuk nomor indeks 2 ke atas
     
  4. Senyawa asam
    Asam + nama anion

Berdasarkan aturan IUPAC tersebut, tata nama senyawa pada soal adalah:

p.   Ag O H = Perak(I) hidroksida

q.   H subscript 2 C O subscript 3 = Asam karbonat

r.   Sr S O subscript 4 = Stronsium sulfat

s.   Cu open parentheses O H close parentheses subscript 2 = Tembaga(II) hidroksida

t.   H I = Asam iodidaspace space space 

Roboguru

Berikan nama senyawa berikut ini! 1.   2.   3.

Pembahasan Soal:

Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri atas dua macam unsur yang berbeda. Senyawa biner digolongkan menjadi dua: senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam; dan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam.

Aturan penamaan senyawa biner yang terdiri atas unsur logam dan nonlogam adalah sebagai berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (logam) diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (nonlogam) diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut dengan mengganti akhiran -ida.
  3. Unsur logam yang mempunya lebih dari satu bilangan oksidasi, muatan kationnya dinyatakan dengan angka Romawi, lalu diikuti anion. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Rumus umum penggabungan kation dan anion pada senyawa biner adalah sebagai berikut.


begin mathsize 14px style A to the power of x plus end exponent plus B to the power of y minus sign end exponent yields A subscript y B subscript x end style


Penulisan rumus kimia senyawa biner yang terbentuk antarunsur nonlogam dimulai dengan unsur yang elektropositif diikuti unsur yang lebih elektronegatif. Aturan penamaan senyawa biner ini ditandai dengan awalan angka Yunani yang menyatakan jumlah atom nonlogam dan diikuti dengan nama unsur yang didepan. Penamaan unsur nonlogam yang belakang juga memiliki aturan yang sama, tetapi akhiran nama unsurnya diganti dengan akhiran -ida. Awalan "mono" hanya dipakai pada unsur nonlogam yang kedua.

Senyawa basa ditandai dengan adanya ion hidroksida (begin mathsize 14px style O H to the power of minus sign end style). Penamaan basa dengan menyebutkan nama kation atau ion logam terlebih dahulu lalu diikuti dengan hidroksida. Jika kation berupa logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi, bilangan oksidasi dituliskan setelah nama kation atau logamnya.

Berdasarkan informasi tersebut, nama senyawa di atas adalah sebagai berikut.

a. kalsium klorida

b. difosfor pentaklorida

c. natrium hidroksida


Jadi, nama senyawa-senyawa tersebut adalah kalsium klorida, difosfor pentaklorida, dan natrium hidroksida.space 

Roboguru

Tuliskan persamaan reaksi kimia dan setarakan reaksi tersebut dari peristiwa: Larutan asam phosfat direaksikan dengan larutan barium hidroksida menghasilkan endapan barium phosfat dan air.

Pembahasan Soal:

Berikut adalah rumus kimia dan fase senyawa dalam reaksi yang ditanyakan adalah sebagai berikut.

  • larutan asam fosfat = begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 left parenthesis italic a italic q right parenthesis end style  
  • larutan barium hidroksida = begin mathsize 14px style Ba open parentheses O H close parentheses subscript 2 left parenthesis italic a italic q right parenthesis end style 
  • endapan barium fosfat = begin mathsize 14px style Ba subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2 left parenthesis italic s right parenthesis end style 
  • air = begin mathsize 14px style H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses end style 

Persamaan reaksinya adalah:

begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus Ba open parentheses O H close parentheses subscript 2 left parenthesis italic a italic q right parenthesis yields Ba subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2 left parenthesis italic s right parenthesis plus H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses end style   

Reaksi di atas masih belum setara. Penyetaraan reaksi kimia umumnya dapat dilakukan dengan metode trial and error (coba-coba). Tetapi, penyetaraan reaksi kimia dapat dilakukan dengan cara yang sistematis.
Langkah-langkah dalam menyetarakan persamaan reaksi dengan cara menyusun persamaan matematis:

  1. Memberikan koefisien reaksi yang dinyatakan dengan variabel (misalnya a, b, c, dan d) pada setiap zat.
    begin mathsize 14px style italic a H subscript 3 P O subscript 4 left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus italic b Ba open parentheses O H close parentheses subscript 2 left parenthesis italic a italic q right parenthesis yields italic c Ba subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2 left parenthesis italic s right parenthesis plus italic d H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses end style   
     
  2. Menyusun persamaan matematis berdasarkan kesamaan jumlah atom unsur yang sama di ruas kiri maupun kanan, dimana jumlah atom sama dengan koefisien dikali dengan indeks.
    atom H: table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank 3 end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank a end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank plus end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank 2 end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank b end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank equals blank end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank 2 end table table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank d end table
    atom P: a equals 2 c
    atom O: table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 4 a and 2 b end cell equals cell 8 c and d end cell end table 
    atom Ba: b equals 3 c
     
  3. Menyelesaikan persamaan-persamaan matematis yang diperoleh dari langkah 2 dengan sebelumnya menetapkan koefisien salah satu zat sama dengan 1, dimana zat yang dipilih biasanya adalah zat dengan rumus kimia paling kompleks.
    Misalnya, c = 1, sehingga
     table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row a equals cell 2 c end cell row blank equals cell 2 middle dot 1 end cell row blank equals 2 end table

    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row b equals cell 3 c end cell row blank equals cell 3 middle dot 1 end cell row blank equals 3 end table

    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 3 a and 2 b end cell equals cell 2 d end cell row cell left parenthesis 3 middle dot 2 right parenthesis plus left parenthesis 2 middle dot 3 right parenthesis end cell equals cell 2 d end cell row cell 6 plus 6 end cell equals cell 2 d end cell row 12 equals cell 2 d end cell row d equals 6 end table
     
  4. Mensubstitusikan nilai a, b, c, d yang didapatkan ke dalam persamaan reaksi sehingga reaksi menjadi setara.
    begin mathsize 14px style 2 H subscript 3 P O subscript 4 left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus 3 Ba open parentheses O H close parentheses subscript 2 left parenthesis italic a italic q right parenthesis yields Ba subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2 left parenthesis italic s right parenthesis plus 6 H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses end style  

Jadi, persamaan reaksi setaranya adalahbold 2 H subscript bold 3 P O subscript bold 4 bold left parenthesis italic a italic q bold right parenthesis bold plus bold 3 Ba bold open parentheses O H bold close parentheses subscript bold 2 bold left parenthesis italic a italic q bold right parenthesis bold yields Ba subscript bold 3 bold open parentheses P O subscript bold 4 bold close parentheses subscript bold 2 bold left parenthesis italic s bold right parenthesis bold plus bold 6 H subscript bold 2 O bold open parentheses italic l bold close parentheses.

Roboguru

Tuliskan nama dari senyawa-senyawa berikut!

Pembahasan Soal:

Senyawa tersebut terdiri dari ion begin mathsize 14px style N H subscript 4 to the power of plus end style yaitu ion amonium dan ion begin mathsize 14px style S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent end style yang merupakan ion sulfat. Sehingga nama senyawa tersebut adalah amonium sulfat.

Jadi, nama senyawa tersebut adalah Amonium sulfat.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved