Iklan

Iklan

Pertanyaan

Tulis nama kepemimpinan Pak Abdurrahman Wahid dan kebijakan beliau!

Tulis nama kepemimpinan Pak Abdurrahman Wahid dan kebijakan beliau! space

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur terjadi sejak tanggal 20 Oktober 1999-23 Juli 2001 dengan Kabinet Persatuan Nasional. Beberapa kebijakan yang dilaksanakan pada masa ini adalah penghapusan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan, pengakuan hak minoritas Tionghoa, membentuk Dewan Ekonomi Nasional, menunda bantuan dari IMF, dan mengusulkan untuk mencabut TAP MPRS No. XXV tahun 1966.

masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur terjadi sejak tanggal 20 Oktober 1999-23 Juli 2001 dengan Kabinet Persatuan Nasional. Beberapa kebijakan yang dilaksanakan pada masa ini adalah penghapusan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan, pengakuan hak minoritas Tionghoa, membentuk Dewan Ekonomi Nasional, menunda bantuan dari IMF, dan mengusulkan untuk mencabut TAP MPRS No. XXV tahun 1966. space

Iklan

Pembahasan

Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dengan Wakil Presidennya, yaitu Megawati Soekarnoputri, berlangsung sejak tanggal 20 Oktober 1999-23 Juli 2001. Nama kabinet pada masa kepemimpinannya disebut sebagai Kabinet Persatuan Nasional. Terpilihnya Gus Dur merupakan hasil dari dukungan yang berasal dari Poros Tengah. Beberapa kebijakan beliau adalah sebagai berikut. Penghapusan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan. Pengakuan hak minoritas Tionghoa. Pembentukan Dewan Ekonomi Nasional untuk perbaikan ekonomi. Menunda bantuan dari IMF. Mengusulkan untuk mencabut TAP MPRS No. XXV tahun 1966 mengenai pelarangan Partai Komunis Indonesia. Presiden Gus Dur tidak dapat menyelesaikan masa jabatan selama lima tahun. Hal ini disebabkan karena banyak pihak yang menilai bahwa kebijakannya terlalu kontroversial serta dugaan korupsi pada skandal Brunei Gate dan Bulog Gate. Kondisi tersebut diperparah dengan dikeluarkannya memorandum I dan II oleh DPR yang ditanggapi Gus Dur dengan Dekrit Presiden 23 Juli 2001. Dalam dekrit tersebut, Presiden Gus Dur menyatakan membekukan MPR/DPR, mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat, dan membekukan Partai Golkar. Akibatnya, DPR memakzulkan Presiden Gus Dur dan pemerintahannya digantikan oleh Wakil Presidennya, Megawati Soekarnoputri. Jadi, masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur terjadi sejak tanggal 20 Oktober 1999-23 Juli 2001 dengan Kabinet Persatuan Nasional. Beberapa kebijakan yang dilaksanakan pada masa ini adalah penghapusan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan, pengakuan hak minoritas Tionghoa, membentuk Dewan Ekonomi Nasional, menunda bantuan dari IMF, dan mengusulkan untuk mencabut TAP MPRS No. XXV tahun 1966.

Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dengan Wakil Presidennya, yaitu Megawati Soekarnoputri, berlangsung sejak tanggal 20 Oktober 1999-23 Juli 2001. Nama kabinet pada masa kepemimpinannya disebut sebagai Kabinet Persatuan Nasional. Terpilihnya Gus Dur merupakan hasil dari dukungan yang berasal dari Poros Tengah. Beberapa kebijakan beliau adalah sebagai berikut.

  • Penghapusan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan.
  • Pengakuan hak minoritas Tionghoa.
  • Pembentukan Dewan Ekonomi Nasional untuk perbaikan ekonomi.
  • Menunda bantuan dari IMF.
  • Mengusulkan untuk mencabut TAP MPRS No. XXV tahun 1966 mengenai pelarangan Partai Komunis Indonesia.

Presiden Gus Dur tidak dapat menyelesaikan masa jabatan selama lima tahun. Hal ini disebabkan karena banyak pihak yang menilai bahwa kebijakannya terlalu kontroversial serta dugaan korupsi pada skandal Brunei Gate dan Bulog Gate. Kondisi tersebut diperparah dengan dikeluarkannya memorandum I dan II oleh DPR yang ditanggapi Gus Dur dengan Dekrit Presiden 23 Juli 2001. Dalam dekrit tersebut, Presiden Gus Dur menyatakan membekukan MPR/DPR, mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat, dan membekukan Partai Golkar. Akibatnya, DPR memakzulkan Presiden Gus Dur dan pemerintahannya digantikan oleh Wakil Presidennya, Megawati Soekarnoputri.

Jadi, masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur terjadi sejak tanggal 20 Oktober 1999-23 Juli 2001 dengan Kabinet Persatuan Nasional. Beberapa kebijakan yang dilaksanakan pada masa ini adalah penghapusan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan, pengakuan hak minoritas Tionghoa, membentuk Dewan Ekonomi Nasional, menunda bantuan dari IMF, dan mengusulkan untuk mencabut TAP MPRS No. XXV tahun 1966. space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Kebijakan Abdurrahman Wahid pada masa Reformasi ?

127

4.8

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia