Iklan

Iklan

Pertanyaan

Tujuan pemerintah kolonial Belanda membangun sekolah STOVIA, OSVIA, dan AMS di Indonesia adalah ...

Tujuan pemerintah kolonial Belanda membangun sekolah STOVIA, OSVIA, dan AMS di Indonesia adalah ...

  1. adanya tuntutan yang semakin kuat dari rakyat Indonesia

  2. pemerintah kolonial Belanda mendapatkan tenaga terdidik yang siap bekerja pada birokrasi dan perusahaan swasta Barat

  3. pemerintah kolonial Belanda mendapat simpati dari rakyat Indonesia

  4. rakyat Indonesia dapat melanjutkan pendidikannya ke tingkat lebih tinggi di negeri Belanda

  5. pemerintah kolonial Belanda mempersiapkan rakyat Indonesia menghadapi abad modern

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

akan menciptakan suatu elit yang tahu berterima kasih yang nantinya mau bekerja sama, lalu memperkecil anggaran belanja pemerintah, dan mengendalikan fanatisme Islam yang melahirkan sekolah-sekolah berpendidikan Barat seperti OSVIA, STOVIA, AMS, dan MULO.

akan menciptakan suatu elit yang tahu berterima kasih yang nantinya mau bekerja sama, lalu memperkecil anggaran belanja pemerintah, dan mengendalikan fanatisme Islam yang melahirkan sekolah-sekolah berpendidikan Barat seperti OSVIA, STOVIA, AMS, dan MULO.

Iklan

Pembahasan

Menjelang diterapkannya sistem Politik Etis tahun 1901, pemerintah kolonial Belanda memiliki perbedaan pendapat terkait sistem pendidikan apa yang akan diterapkan di Indonesia. Bagi Snouck Hurgronje dan J.H. Abendanon, mereka mendukung pendidikan yang bersifat elitis, yaitu pendidikan yang bernuansa Eropa dengan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantarnya. Pendidikan ini juga ditujukan untuk kaum elit Indonesia agar dapat mengambil alih pekerjaan yang telah ditangani para pegawai pemerintah berkebangsaan Belanda. Dengan demikian, akan menciptakan suatu elit yang tahu berterima kasih yang nantinya mau bekerja sama, lalu memperkecil anggaran belanja pemerintah, dan mengendalikan fanatisme Islam yang melahirkan sekolah-sekolah berpendidikan Barat seperti OSVIA, STOVIA, AMS, dan MULO.

Menjelang diterapkannya sistem Politik Etis tahun 1901, pemerintah kolonial Belanda memiliki perbedaan pendapat terkait sistem pendidikan apa yang akan diterapkan di Indonesia. Bagi Snouck Hurgronje dan J.H. Abendanon, mereka mendukung pendidikan yang bersifat elitis, yaitu pendidikan yang bernuansa Eropa dengan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantarnya. Pendidikan ini juga ditujukan untuk kaum elit Indonesia agar dapat mengambil alih pekerjaan yang telah ditangani para pegawai pemerintah berkebangsaan Belanda. Dengan demikian, akan menciptakan suatu elit yang tahu berterima kasih yang nantinya mau bekerja sama, lalu memperkecil anggaran belanja pemerintah, dan mengendalikan fanatisme Islam yang melahirkan sekolah-sekolah berpendidikan Barat seperti OSVIA, STOVIA, AMS, dan MULO.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

16

Nita Putri

Makasih ❤️

Amanda Prahesti

Pembahasan tidak menjawab soal

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Politik Etis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Hindia Belanda dalam praktiknya dimaksudkan untuk kepentingan

14

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia