Roboguru

Tujuan pembagian Romawi menjadi dua yaitu Romawi Barat dan Romawi Timur oleh Kaisar Theodosius adalah ....

Pertanyaan

Tujuan pembagian Romawi menjadi dua yaitu Romawi Barat dan Romawi Timur oleh Kaisar Theodosius adalah .... 

  1. menghindari serangan bangsa Barbar undefined

  2. agar tidak terjadi perang saudara undefined

  3. agar lebih mudah mengadakan pengawasan undefined

  4. agar lebih mudah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat undefined

  5. mewujudkan keinginan rakyat Romawi undefined

Pembahasan Soal:

Pembagian Romawi menjadi 2 terjadi pada masa Kaisar Theodosius I. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh sejumlah faktor, mulai dari wilayah kekuasaan yang sangat luas, perebutan takhta, perang saudara, dan pemimpin yang tidak kompeten. Dengan pembagian Romawi menjadi 2 diharapkan tidak akan terjadi lagi perang saudara atau perebutan kekuasaan. 

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

K. Ivan

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 31 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Salah satu bagian penting dari seluruh ritus di kuil Romawi adalah keberadaan petugas yang disebut augur dalam proses ibadat atau ritus. Augur adalah pendeta kuil atau petugas khusus yang bertugas mem...

Pembahasan Soal:

Augur merupakan pendeta kuil atau petugas khusus yang bertugas membaca keinginan para dewa. Cara para augur mengetahui keinginan para dewa dengan mengamati perilaku burung. Mulai dari terbang dalam kelompok maupun sendirian, bunyi apa yang dikeluarkan saat terbang, arahnya terbang, dan jenis burung apa yang terbang. Bentuk perilaku ini memberi pesan tertentu pada para augur.

0

Roboguru

Peletak dasar pemerintahan kekaisaran Romawi adalah kaisar ....

Pembahasan Soal:

Dinamika politik Romawi terbagi menjadi tiga, yakni Kerajaan Romawi, Republik Romawi, dan Kekaisaran Romawi. Kekaisaran Romawi berdiri antara tahun 31 SM-1453 M dan mencapai puncak kejayaannya pada masa Kaisar Octavianus (31 SM-14 SM). Pada masa Kaisar Octavianus, tercipta kestabilan dan kemakmuran di wilayah Imperium Romawi. Kaisar Octavianus juga disebut sebagai peletak dasar Kekaisaran Romawi. 

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A. 

0

Roboguru

Perhatikan pernyataan berikut ini ! senat memberikan kekuasaan sebagai konsul dan tribun seumur hidup memberikan kuasa sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata, sebagai sensor dan senat mem...

Pembahasan Soal:

Kaisar Octavianus yang kemudian bergelar Augustus memerintah dari tahun 63 SM-14 M yang merupakan kaisar pertama dari Imperium Romawi yang paling berpengaruh. Banyak kekuasaan yang diberikan oleh senat pada Augustus yaitu memberikan kekuasaan sebagai konsul, tribun seumur hidup, sebagai panglima tertinggi dari angkatan bersenjata, sebagai sensor dan senat lalu memberikan kekuasaan untuk mengontrol kekuasaan dan mengepalai senat. selain itu, memberikan hak untuk meratifikasi perjanjian, bernegosiasi dengan pemimpin asing serta mengendalikan Pontifex Maximus atau mengendalikan lembaga keagamaan.

Berdasarkan pembahasan di atas, maka jawabannya adalah E

0

Roboguru

Fungsi dari konsul pada periode republik adalah….

Pembahasan Soal:

Pada periode republik terdapat tiga lembaga penting yaitu 1) konsul 2)senat dan 3) Majelis Kuria. Fungsi konsul adalah sebagai jabatan tertinggi dalam politik di Republik Romawi dimana setiap tahun dipilih dua orang konsul untuk masa jabatan selama satu tahun dan mereka memegang kendali penuh atas pasukan, berhak menyatakan perang, menentukan jumlah pajak dan membuat hukum. Kelebihan lainnya konsul memiliki hak veto atas konsul lainnya. Konsul dipilih dan diangkat oleh Majelis Kuria.

Berdasarkan pembahasan di atas, maka jawabannya adalah A

0

Roboguru

Concilium Plebis tidak mampu mempertahankan ritme serta kendalinya atas kekuasaan pasca dikeluarkannya Les Hortensia karena . . . .

Pembahasan Soal:

Concilium Plebis sudah tidak mampu mempertahankan ritme serta kendalinya atas kekuasaan setelah dikeluarkannya Lex Hortensia. Hal ini disebabkan karena banyaknya anggota pleb yang mengikuti Perang Funisia dan ekspansi militer ke Mediterania. Keadaan ini menunjukkan tidak ada lagi pergolakan politik sengit di senat, konsul, dan sebagainya. Sehingga pada permulaan abad ke-3 SM, keadaan politik Romawi Kuno mengalami antiklimaks.

1

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved